Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi menyerahkan hadiah kepada enam pemenang lomba baca puisi, di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jum'at (21/10/2022) malam. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian lomba dan seminar yang yang berlangsung sejak tanggal 17 Oktober 2022 lalu, dengan tajuk "Repertoar Kebudayaan dalam bingkai Pancasila," Gelaran seni budaya dan penanaman semangat kebangsaan yang dilaksankan oleh komunitas "Ampas Kopi". Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda. 


Tampak hadir dalam acara penutupan dan penyerahan hadiah berbagai lomba ini, Wakil Gubernur H. Hadi Mulyadi, Seniman Senior Hamdani Swara dari Dewan Kesenian Kaltim, Sultan Sandima Elansyah Jamhari dari Dewan Kesenian Samarinda, Politisi Sarwono, Anggota DPRD Kaltim Martinus, Ketua Teater Mahakam Iyan BL dan banyak tokoh lainnya. 

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Sastrawan Abdillah Syafei, dan Sambutan sekaligus pembagian hadiah baca puisi dan berbagai lomba lainnya. Selain itu juga dimeriahlan dengan atraksi seni dan budaya dari berbagai sekolah dan komunitas yang ada di kota Samarinda. 


Dalam sambutannya Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas semangat dan bakat yang ditampilkan oleh generasi muda khususnya para pelajar dalam mengembangkan potensi seni yang mereka miliki. Menurut Hadi seni membuat manusia memiliki kelembutan jiwa. 

Hadi Mulyadi yang yang seorang sastrawan  ini juga menyelipkan pantun dan anekdot-anekdot yang membuat suasana semakin cair serta meriah. Wakil Gubernur Kalimantan Timur ini bercerita tentang berbagai kisah yang ada di balik beberapa puisi yang ditulisnya dan telah dibukukan dalam momen ini.

Acara menjadi semakin meriah dengan tampilan beberapa tokoh seniman senior  yang hadir pada acara malam sabtu ini. (AF/MEDIAIBUKOTA)

Share on:

 

Catatan Rizal Effendi

SAYA tak mengira launching buku saya “Bukan Pak Wali Lagi” di Kedai Kong Djie, Citra Niaga Samarinda, Rabu (7/9) malam jadi reuni meriah para tokoh. “Sekalian reuni alumni Universitas Mulawarman,” kata Gubernur Isran Noor. Maklum yang datang sebagian besar jebolan Unmul. Isran sendiri adalah ketua ikatan alumni. Saya ketua IKA FEB. Malah owner Kong Djie, Elita juga dari kampus yang sama.



Rektor Unmul yang hadir, Prof Dr Masjaya, M.Si tampak berbunga-bunga. “Sekalian saya undang mengikuti rangkaian acara Dies Natalis ke-60 Unmul, 27 September mendatang,” kata Masjaya. Itu juga dies natalis terakhir dia setelah 8 tahun menjadi rektor. Penggantinya Dr Ir Abdunnur, M.Si, asli Samarinda, putra  tokoh ulama kharismatik, KH Sabranity.



“Saya juga alumnus Unmul karena S2 saya di kampus ini, meski S1 dan S3-nya di UI,” kata Dr Sabri Ramdhani yang turut hadir. Pengusaha Balikpapan ini pernah memimpin Perusda Kaltim, pada era Gubernur Suwarna AF. Isran menyebutnya sebagai pengusaha ferry di Kariangau, sebab  salah satu usaha Sabri memang di bidang itu.

Selain Sabri, hadir juga mantan gubernur Kaltara Dr Irianto Lambrie, alumnus Fakultas Pertanian Unmul. Dirut Bankatimtara M Yamin dari fakultas ekonomi. Ketua harian IKA FEB pengusaha muda Apri Gunawan. Sejumlah dosen Unmul di antaranya Dr Aji Sofyan Effendi dan Dr Fitriadi, dan mantan pejabat Kaltim dan seniman Drs Syafruddin Pernyata, MHum. “Kami sama-sama… tidak saja di kampus, aktivis,  tapi juga dalam dunia pers,” kata Irianto, yang juga pernah menjadi Sekprov Kaltim.



 

Saya juga menaruh respek atas kehadiran Ketua DPRD Kaltim Drs H Makmur HAPK, MM. Padahal lelaki berdarah biru yang bernama lengkap Drs H Makmur Haji Aji Pangeran Kahar, MM,  ini beberapa jam sebelumnya tengah berada di Tanjung Redeb, Berau. Juga sesepuh Kaltim dan Nasdem, H Harbiansyah Hanafiah, yang harus terbang dari Jakarta. “Saya ingat disuruh membaca puisi di Sporthall Segiri. Harbi, harapan bangsa Indonesia,” kata Harbiansyah yang pernah bersama-sama saya menjadi anggota MPR Utusan Daerah.

 

 

Wagub Hadi Mulyadi dengan “segudang” pantunnya juga datang. Dia  langsung berpantun. Gubernur sempat mencandai Wagub. Melihat sesuatu di panggung.  Maksudnya kok tak ada alat musik drum. Kalau ada drum itu pasti digebuk Hadi bertubi-tubi.

Juga datang Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun masih mengenakan pakaian kerja, didampingi Sekkot Samarinda Hero Mardanus Satyawan.  “Selesai rapat anggaran kami langsung ke sini,”. Hadir juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Samarinda Hermanus Barus, SE M.Si. Malah Andi Harun sempat begadang sampai tengah malam di teras Kedai Kong Djie.

 

Makmur lagi menjadi pusat perhatian terutama dari awak media. Banyak wartawan yang hadir malam itu membicarakannya, di antaranya Intoniswan, Charles Siahaan, Abdurrahman Amin, Sofyan Masykur, Hamdani, dan Sekretaris PWI Wiwid Marhaendra.  “Pak Makmur, ketua DPRD yang ‘baru’,” kata Gubernur Isran setengah bercanda.

Seperti kita ketahui Golkar ingin mengganti Makmur dari kursi ketua DPRD Kaltim. Penggantinya Hasanuddin Mas’ud. Pelantikan dijadwalkan 12 September ini di Hotel Mercure. Tapi sebagian pihak melihat hal itu niscaya terhalang karena turunnya putusan PN Samarinda, yang membatalkan rencana tersebut. “Terima kasih atas doa dan dukungannya,” kata Makmur merendah.



Hadir juga owner Mesra Group, Yusi Ananda dan istri, putra tokoh Kaltim H Rusli, yang juga pemilik Hotel Mesra. Sejumlah kepala dinas dan Humas termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs Agus Tianur dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Drs M Syafranuddin, MM.

Ada juga Ketua KNPI Kaltim Arif Rahman Hakim, S.Hi dan Ketua Kadin Kaltim Dayang Dona Faroek. “Salam dari ayahanda, Pak Awang Faroek,” kata Dona. Pak Awang, mantan gubernur yang sekarang menjadi anggota DPR RI dapil Kaltim dari Nasdem.



PESTA LEMPENG

Saya sengaja memilih launching buku saya di Kedai Kong Djie. Maklum kedai ini menyediakan menu zaman baheula, yang tak ada di tempat lain yaitu lempeng. Makanan yang dibuat dari pisang. Ada yang bilang itu pizza masa silam. Ternyata penganan bahari itu juga  disukai Gubernur Isran. “Saya sering dikirimi,” katanya. Semasa kecil dahulu, ibu saya sering membuat lempeng untuk sarapan pagi.

Isran yang datang paling awal mendahului semua undangan, langsung melahap lempeng Kong Djie. Dia memuji ada alumnus Unmul berani jualan lempeng.  Saya kira malam kemarin itu, lebih seratus lempeng dinikmati para undangan. Suasana kedai sangat terasa guyub dan gembira. Isran sendiri duduk berbaur, tak perlu ada kursi khusus. “Di sini tak ada gubernur, santai saja,” katanya.

Pembawa acara Ririz, yang saya datangkan dari Bali juga bersemangat. Dia asal Balikpapan, yang sekarang tinggal di sana. Saya bilang dia lagi go international, sebab Bali sedang membutuhkan banyak pembawa acara atau presenter berkaitan dengan dilaksanakannya pertemuan pemimpin dunia, G-20 dalam waktu dekat ini. “Yang ingin pakai Ririz, silakan hubungi manajernya Anggun,” kata saya mempromosikan.

Buku saya setebal 413 halaman itu, memang saya tulis setelah saya tak lagi menjadi wali kota. Masa jabatan kedua saya sebagai wali kota Balikpapan, berakhir 31 Mei 2021. Belakangan saya banyak menulis, lalu teman-teman meminta saya dikumpulkan menjadi buku. Ada 64 tulisan di situ, sesuai dengan HUT saya ke-64, tanggal 27 Agustus lalu. Ada tulisan pengantar dari Zainal Muttaqin dan penulis kawakan, bos saya Pak Dahlan Iskan.

 


Tim penyusun buku itu, di antaranya Syafril TH Noer, wartawan yang juga ketua Dewan Kesenian Kaltim. Ada “Jenderal” Sjarifuddin Hs sebagai editor bahasa. Ada putra sulung Syafruddin Pernyata, yakni Ramadhan S Pernyata yang menjadi  ilustrator.  Saya juga disemangati Ketua PWI Kaltim Endro S Effendi, yang datang walau acara sudah berakhir. “Buku Pak Rizal saya akan kirim ke Dewan Pers untuk menunjukkan bukti bahwa Pak Rizal masih aktif sebagai wartawan senior,” kata Endro. Saya berencana akan menerbitkan buku “Bukan Pak Wali Lagi” edisi kedua menyambut HUT ke-66 Provinsi Kaltim, 10 Januari 2023. Ada 66 tulisan tengah saya siapkan. Tentu lebih banyak soal Kaltim, yang menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Pak Isran sangat mendukung. Dia mengajak yang lain juga menulis buku. Isran sendiri sudah menulis beberapa buku dan bahkan menjadi rujukan di salah satu universitas di Negeri Kanguru.  

Buku Isran sudah terbit sejak tahun 2012. Di antaranya “Politik Otonomi Daerah untuk Penguatan NKRI, Cakrawala Gagasan: Dari Daerah untuk Indonesia, Kepemimpinan Progresif: Menghindari Perangkap Sumber Daya Alam dan Daerah Maju Indonesia: Strategi Pembangunan yang Menyejahterakan dan Berkeadilan”.




Saat acara berlangsung malam itu saya memberi Gubernur Isran sebuah figura yang memuat foto dia hanya berdua dengan Presiden Joko Widodo di lokasi IKN. Itu juga bagian ilustrasi dari salah satu tulisan saya. Saat menyerahkan figura itu saya bilang foto ini seakan menggambarkan Presiden Jokowi bersama suksesor alias penggantinya. Isran tampak mengulum senyum. “Insyaallah beliau menjadi tokoh nasional,” timpal Irianto.

Bicara soal buku, saya jadi teringat sebuah joke. Ada seorang istri pagi-pagi penuh semangat menceritakan mimpinya semalam. Dia mendapat hadiah istimewa dari sang suami, cincin berlian yang sudah lama dia idamkan. Dia berharap mimpinya itu benar-benar menjadi kenyataan. Sorenya ketika sang suami pulang kerja, membawa bungkusan kado. “Alhamdulillah,” kata sang istri berbinar-binar. Tapi dia kaget ketika membuka bungkusan. Isinya bukan cincin berlian, melainkan buku tafsir mimpi.(*)

 












 

Share on:

SURABAYA: MEDIAIBUKOTA- Setelah 1 Juli 2022 dinyatakan lulus pada ujian disertasi terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, akhirnya Sabtu (3/9/2022) Syaharie Jaang salah satu putra terbaik Kalimantan Timur yang lahir di pedalaman mahakam ini menjadi salah satu wisudawan dengan predikat Cumlaude pada Wisuda Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor periode II tahun 2022 Untag Surabaya.

Wali Kota Samarinda periode 2010-2015 dan 2016-2021 ini lulus tepat waktu 3 tahun atau 6 semester bersama 6 rekan satu angkatan 37 ini.

Syaharie Jaang berhasil meraih nilai IPK 3.92. Begitu pula 6 rekannya pun lulus memuaskan, yakni Wahyu Prawesthi nilai IPK 4.00, Suwito (3.95), Rommy Hardyansyah (3.92), Novritsar Hasintongan Pakpahan (3.91), Jaidun (3.90) dan Totok Minto Leksono (3.87).

“Alhamdulillah akhirnya wisuda dan sekarang fokus untuk berbagi ilmu dan mengabdi di almater dengan menjadi dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda,” ucap pria kelahiran Mahakam Ulu yang kini menyandang gelar Dr H Syaharie Jaang SH MH MSi.

Jaang mengatakan sudah mendapat Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). “Alhamdulillah NIDN sudah keluar dan mulai mengajar di semester gasal tahun akademik 2022/2023,” ungkap Jaang yang dalam wisuda didampingi isterinya Hj Puji Setyowati SH MHum yang juga wakil ketua Komisi IV DPRD Kaltim, anak Muhammad Thezar Firrizqi BB Administration dan menantu Vinneta Tanisha. Sedangkan putri sulungnya An Nuur Wanda Tisya Anugerah BA Psychology tidak ikut serta karena sedang menyelesaikan Pendidikan bidang keperawatan  Lansia dan Anak kebutuhan khusus di Jerman.

Terpisah Dekan Fakultas Hukum Untag Surabaya Dr Slamet Suhartono SH MH CMC memberikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah meraih gelar baik Sarjana, Magister maupun Doktor.

“Ya semoga segera bisa mengabdikan diri di masyarakat. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah di kampus. Dimana ilmu hukum mampu menjangkau seluruh ruang kehidupan, oleh karenanya manfaatkan ilmu ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Slamet.

Hal yang sama disampaikan ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Untag Surabaya Dr Yovita Arie Magesti SH MH kepada 24 Doktor yang diwisuda pada 3 September 2022.

“Sebuah prestasi bukan kebetulan semata, tetapi buah dari perjuangan dan pengorbanan yang sepadan. Para doktor telah melalui masa studi yang tidak mudah, dan berproses akademik yang benar. Pencapaian ini bukanlah akhir, tetapi awal dari amanah yang Tuhan berikan untuk ambil bagian dalam pembangunan masyarakat di bidang hukum,” ucapnya.

Menurutnya seorang doktor harus mengatakan yang benar, tetap menjadi pribadi yang rendah hati, terbuka terhadap kritik dan responsif.

“Wisuda yang berlangsung meriah selama 2 hari, semoga bukan sekedar seremoni dan euphoria, namun menjadi spirit untuk memulai dan menjadikan hidup lebih indah. Bagi para wisudawan  tetaplah memancarkan nilai penciri Untag, yaitu Kebangsaan, Kejujuran, Kecerdasan, Keberagaman dan Kreativitas lewat jati diri sebagai doktor,” pesan Yovita. (DN/MIK)

Share on:

 

Catatan Rizal Effendi

PUKUL 02.00 dinihari saya terbangun. Ada sepotong WA masuk ke HP saya. Ternyata kabar duka dari Jakarta. “Telah berpulang ke Rahmatullah, ayahanda H Imdaad Hamid bin Kadir Hamid pukul 00.30 WIB. Semoga diampuni dosa-dosanya. Aamiin.”

Kabar duka itu datang dari putra almarhum, Muhammad Dimyathie Riza disertai foto dirinya bersama sang ayahanda. Kabar terbaru jenazah diterbangkan dari Jakarta Rabu ini pukul 11.00 WIB dan tiba di Balikpapan sekitar pukul 14.00 Wita. “Jenazah disemayakamkan di rumah duka Jl Bhayangkara (Jalan Wiluyo Puspoyudho, samping kantor wali kota) dan selanjutnya ba’da Ashar disalatkan di Masjid Agung At Taqwa sebelum diberangkatkan ke pemakaman,” kata salah seorang kerabat almarhum.


 

Pak Imdaad meninggal dalam usia 78 tahun. Ia dilahirkan di Tenggarong, 5 Juli 1944. Istri beliau, Aji Syarifah Fauzan Azimah Hanum lebih dulu tiada. Buah perkawinan mereka, selain Riza, juga Mirza Imada Zulfhiqar, Nurfhareza Mu’thia Felayathie, dan Qamara Fathasya Naazila.

Ucapan dukacita sejak dinihari sudah ramai di media sosial. Pak Imdaad salah seorang pemimpin daerah yang banyak dikagumi. Dia sempat menjadi sekretaris daerah era Pak Tjutjup Suparna. Lalu berlanjut menjadi wali kota Balikpapan dua periode, sejak 2001 sampai 2011 setelah sebelumnya menjadi Asisten IV Gubernur. 

 

Sekitar 4 jam sebelum mendengar kabar tersebut, saya sempat memperbincangkan Pak Imdaad dengan Gubernur Kaltim Isran Noor. Kebetulan saya bertemu Pak Isran yang menginap di Hotel Gran Senyiur. Selain Pak Imdaad, kami juga menyinggung Pak Awang Faroek. Kedua tokoh ini sama-sama kelahiran Tenggarong dan  menjadi pemimpin daerah yang layak diteladani. Visinya sangat maju ke depan. Punya semangat tinggi memajukan daerah.

“Innalillahi wa inna ilayhi raaji'uun, kita kehilangan tokoh kharismatik daerah yang banyak jasanya. Kita memberi hormat kepada almarhum seraya berdoa semoga Allah SWT menerimanya dalam keadaan husnul khatimah,” kata Isran setelah menerima kabar duka itu.

Pak Imdaad pencetus konsep Balikpapan Madinatul Iman. Kota modern, yang tetap agamis. Juga terinspirasi dari Piagam Madinah yang digagas Nabi Muhammad SAW. Kota yang mewadahi semua suku bangsa dan agama, yang hidup berdampingan dengan nyaman dan harmonis.

 



Selain itu, Pak Imdaad juga kepala daerah yang pro-lingkungan. Kebun Raya Balikpapan, enklosure beruang madu di Km 23, sekolah mangrove, Waduk Manggar, kota bersih, Adipura, dan Kalpataru adalah bagian pencapaian beliau.

Pada pemilihan gubernur Kaltim tahun 2013, Pak Imdaad sempat maju bersama Ipong Muchlissoni lewat jalur independen. Walau tidak berhasil, toh suara yang diraihnya sangat signifikan. Terpilih sebagai gubernur waktu itu adalah Pak Awang Faroek Ishak bersama Pak Mukmin Faisyal.

Sebelum Pak Imdaad, beberapa waktu lalu  kita juga kehilangan dua tokoh daerah lainnya. Yaitu Pak Hermain Okol, mantan sekda dan Plt Wali Kota Balikpapan (1989-1991) dan Pak Chaidir Hafiedz, yang pernah menjabat bupati Kutai dan wakil gubernur Kaltim.

SUDAH LAMA

Saya mengenal Pak Imdaad sudah lama. Dia senior saya di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, kampus Flores  Samarinda. Dia sempat menjadi dosen di sana. Adik beliau, Maruji Hamid yang lebih dulu tiada, satu angkatan dengan saya.

Komunikasi saya lebih intensif lagi ketika Pak Imdaad menjadi kepala Biro Humas Pemda Kaltim pada awal 1986. Waktu itu saya sudah menjadi wartawan, sehingga sering mewawancarai. Dia menjadi juru bicara yang andal di era Gubernur H Soewandi.

Setelah itu dia dipromosikan menjadi sekda Balikpapan selama 7 tahun. Sempat ditarik menjadi asisten di kantor gubernur dan  akhirnya menjadi wali kota. Bersamaan dengan itu, saya juga menyusul pindah ke Balikpapan menjadi pemimpin redaksi SKH ManuntungG (Kaltim Post). Jadi komunikasi intensif terbangun kembali.

Pak Imdaad suka bermain tenis. Kebetulan saya punya hobi yang sama. Kami sering bermain bersama. Ramai juga bermain dengan beliau. Namanya olahraga, semua mau menang. Di bulan puasa pun, terkadang kita tetap bermain tenis. Saya mengusulkan stadion tenis kita dinamai Stadion Tenis Imdaad Hamid atau bisa juga Stadion Persiba Batakan. Itu dibangun pada era Pak Imdaad.

Menjelang pemilihan wali kota periode kedua, tahun 2006, pasangan Pak Imdaad – Mukmin Faisyal berpisah di detik terakhir. Melalui CEO Kaltim Post Pak Zaenal Muttaqin,  secara mendadak Pak Imdaad meminta saya untuk mendampingi.

Itulah ceritanya sampai saya masuk ke pemerintahan. Dari wakilnya Pak Imdaad sampai menjadi wali kota dua periode. Saya benar-benar banyak belajar dari Pak Imdaad. Beliau benar-benar menguasai ilmu pemerintahan dan mengawal Balikpapan menjadi Kota Madinatul Iman, yang nyaman dihuni. Saya tak pernah berselisih paham dengan beliau. Nyaman sekali dalam menjalankan tugas.

“Dalam memimpin dan membangun kita harus amanah. Juga harus dekat dengan rakyat. Punya visi ke depan. Kota ini harus menjadi contoh bagi kota-kota lain,” begitu sebagian pesan Pak Imdaad kepada saya ketika saya meneruskan kepemimpinannya.

Saya bertemu Pak Imdaad terakhir kali beberapa bulan lalu ketika beliau pulang beberapa minggu ke Balikpapan. Walau suaranya kecil dan didera penyakit, tapi dia sempat tertawa ketika saya ceritakan hal-hal yang lucu. Saya ingatkan juga ketika bermain tenis saya mengalahkan Pak Imdaad dengan cara meneror wasit. Pak Imdaad tersenyum. Senyum seseorang yang husnul khatimah. Selamat jalan Pak Imdaad. Kullunafsin dzaiqotul maut. (*)
 

Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Kepedulian pengelola Hypermart Bigmall Samarinda dengan memberi ruang buat pelaku Usaha Kesil dan Menengah (UKM) untuk menggelar dagangan mereka di tempat ini mendapat tanggapan positif dari Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perindustrian Kota Samarinda Dr. Ibnu Araby. Hal ini disampaikannya kepada media ibukota seusai menghadiri Pameran UKM di Hypermart, Jum'at (29/07/2022)

kegiatan seperti ini menurut Ibnu Araby merupakan hal yang sangat positif dalam mengangkat produk-produk lokal agar bisa bersaing dengan produk luar. Disamping itu juga dapat membantu meningkatkan perkembangan perekonomian di kota Samarinda. Apalagi pasca pandemi yang hingga sekarang masih terasa adalah mundurnya aktifitas dunia usaha terutama usaha kesil dan menengah (UKM).

 



"Harapan saya sih semoga kegiatan seperti ini bisa berkesinambungan dan dilaksanakan tidak hanya sekali setahun. Kalau bisa ya per-triwulan atau setahun empat kali," ujar Ibnu Arabi.

Dia juga memuji kepedulian pengelola Hypermart yang telah memberikan secara gratis 14 Stand yang diisi oleh 48 UKM dari 5 dinas pemkot Samarinda. Dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ada 18 UKM yang menempati 5 stand. Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perindustrian ada 10 UKM menempati 3 stand.  Dinas KB  ada 10 UKM menempati 2 stand. Dinas Perikanan 5  UKM menempati 2 stand (1 prozen dan 1 tampilan stand amplang). Serta Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar)  menempati 2 stand.

 



"Alangkah bagusnya bila kepedulian Hypermar Bigmall ini juga diikuti oleh mall-mall lainnya yang ada di kota Samarinda ini," tambah Ibnu Arabi, seraya menyebut ada beberapa mall besar di Samarinda yang memilikim potensi untuk bekerjasama dengan kalangan UKM.

Saat mengunjungi pameran UKM di Hypermart sore Jum'at kemarin, Ibnu Araby sempat berkeliling melihat barang-barang yang dipamerkan oleh para pelaku usaha yang dibina oleh 5 instansi yang ada di bawah Pemerintah Kota Samarinda. Selain diampingi oleh Store General Manager Hypermart Big Mall Samarinda Irsan, juga ada Kepala Dinas Perikanan Sam Syaimun, SE yang juga Plh. Asisten 2, Sekretaris Dekranasda yang didampingi Kabag Perekonomian, pendamping pembina UKM dari 5 dinas di bawah Pemerintah Kota Samarinda. (Dil/Mediaibukota)




Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Walikota Samarinda Dr H Andi Harun bersama puteranya yang saat ini menjadi anggota DPRD kota Samarinda Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, melakukan penanam padi sawah di Girirejo Lempake, Rabu (13/07/2022). 

Kegembiraan dan antusiasme yang tinggi terlihat di wajah masyarakat petani Girirejo Lempake yang menyelenggarakan acara penanaman padi. Setelah beberapa kali mereka mengalami gagal panen lantaran lahan sawah selalu terendam banjir, saat ini harapan untuk memperoleh hasil yang lebih baik hadir kembali.

Apalagi orang nomor satu di pemerintah kpta Samarinda, yakni Wali Kota Dr H Andi Harun, datang dan membersamai mereka. Bersama para petani Andi Harun melakukan penanaman perdana bibit padi di lahan seluas 300 hektare milil kelompok tani di Lempake tersebut.

Semangat warga ini mendapat apresiasi yang sangat besar dari Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun yang dengan senang hati hadir bahkan turun langsung ke lumpur sawah guna menaman padi bersama para petani.

"Hari ini kita mengadakan kegiatan menanam bersama para petani. Kami menerima beberapa laporan, terkait perlindungan lahan, sesuai Perda, sudah kita tetapkan kawasan P2D (Personel sarana Prasarana,Dokumen). Kemudian yang ke dua pengalaman gagal panen di tahun-tahun sebelumnya akibat banjir, sekarang sudah ada kegiatan pengerukan di sisi Karangmumus, dan setahun ini Alhamdulillah  relatif sudah aman", terang Andi Harun.

Pimpinan Kota Samarinda tersebut pun juga berjanji akan memperbaiki saluran Irigasi Girirejo yang rusak yang akibatnya dirasakan para petani karena limpahan air irigasi yang rusak dan tersumbat masuk ke areal persawahan. (*/ASYA/MEDIAIBUKOTA)
Share on:

 


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Setelah dua tahun merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI secara terbatas dan sederhana, diperkirakan tahun ini peringatan HUT RI di berbagai daerah akan berlangsung meriah. Hal ini tentunya dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang sudah mulai mereda. Meski demikian penerapan protokol kesehatan tetap menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

Demikian pula yang akan diadakan di kota Samarinda, menurut Ketua Panitia Peringatan HUT RI ke 77 tingkat kota Samarinda, Muslimin, upacara yang rencananya diselenggarakan di halaman Gedung Olah Raga (GOR) Segiri Samarinda akan dilangsungkan dengan lebih maksimal dengan konsep upacara sebagaimana yang biasa dilaksanakan di istana Negara.

PLT Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) kota Samarinda ini saat memimpin rapat panitia pada Senin (1100702022) lalu menuturkan masa pandemi sudah berangsur mereda maka kegiatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2022 ini akan diselenggarakan secara normal sebagaimana biasa. Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan beberapa pembatasan, tanpa mengurangi kekhidmatan acara.

Untuk upacara bendera misalkan, akan diselenggarakan secara maksimal menghadirkan peserta dari pelajar sekolah, OPD se kota Samarinda hingga TNI-POLRI dan dengan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang lengkap. Namun jumlahnya direncananya secara proporsional sesuai standar kesehatan, yakni hanya 50 persen kapasitas tempat yang tersedia.

Selain upacara pengibaran dan penurunan bendera pusaka tepat pada hari Rabu tanggal 17 Agustus 2022, pemerintah kota Samarinda juga menyelenggarakan Pawai Pembangunan pada hari Sabtu tanggal 20 Agustus 2022. Namun berbeda dari pawai biasanya, pawai pembangunan tahun ini hanya diikuti peserta dengan menggunakan kendaraan terutama kendaraan roda 4 (mobil). Jadi tidak ada peserta yang berjalan kaki.

Setelah itu di  akhir bulan agustus juga akan diselenggarakan expo yang melibatkan pelaku  Usaha Kecil dan Menengah (UKM) serta OPD-OPD terkait. Hal ini untuk menggairahkan lagi dunia usaha di Samarinda demi peningkatan perbaikan ekonomi masyarakat pasca pandemi. (asya/mediaibukota)



Share on:

SAMARINDA. MEDIAIBUKOTA -  Usai mengikuti shalat Idul Fitri di Masjid Agung Pelita Samarinda, Minggu (10/07/2022) Wakil Wali Kota Samarinda H Rusmadi didampingi Asisten II H Sugeng Chairuddin menyerahkan 2 ekor sapi sebagai hewan kurban. 1 ekor atas nama keluarga dan yang 1 ekor lagi atas nama Pemerintah Kota Samarinda. 


Rusmadi mengungkapkan kegembiraannya karena perayaan Idul Adha tahun 1443 H atau tahun 2022 M ini sudah dalam keadaan yang agak longgar sejalan dengan mekin meredanya pandemi covid-19. Dia berharap pandemi sudah berakhir. 


Didampingi sang istri, Rusmadi menyampaikan ajakan kepada masyarakat Samarinda untuk memanfaatkan momen Idul Adha tahun ini untuk meningkatkan spirit ketauhidan, spirit berkurban, spirit gotong royong, san peduli pada sesama. 

Dia juga mengingatkan bahwa makna kurban ini juga 'menyembelih' nafsu dan perilaku yang tidak baik. Dengan begitu ujarnya diharapkan kita mencapai kehidupan yang lebih baik. 

Sementara itu ketua umum Pengurus Masjid Agung Pelita Samarinda H Khaerani Saleh menyampaikan bahwa tahun ini ada 23 ekor sapi dan 11 ekor kambing yang telah dipercayakan oleh umat untuk disembelih melalui panitia Masjid Agung Pelita. 

Ibadah Shalat Idul Adha di Nasjid Agung Pelita tahun 1443 H dipimpin oleh imam Ustadz H Moch Ali Yusni (qori Internasional) dengan Khotib Ustadz H Helmi Nizami SH MH, dan muadzin Ustadz Muslim. (Doni/MediaIbukota)

Share on:


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun menjadi khatib shalat Idul Adha di Masjid Raya Darussalam Samarinda hari ini Ahad (10/07/2022). Turut hadir dalam pelaksanaan Ibadah kali ini gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor, Dewan Pembina Yayasan Masjid Raya Darussalam H Farid Wadjdy dan para tokoh provinsi maupun kota Samarinda.



Pembina Pengurus Yayasan Masjid Raya Darussalam H Farid Wadjdy dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kehadiran dua pemimpin, yakni Gubernur Kaltim dan Wali Kota Samarinda. Hal ini ujar dia merupakan sebuah kebahagiaan bagi pengurus Masjid Raya dan masyarakat Kalimantan Timur. Farid mendoakan  kedua pemimpin tersebut agar diberi kesuksesan dalam memimpin.


Kepada jamaah Farid menginformasikan bahwa Pengurus Masjid Raya Darussalam menerima belasan hewan kurban dari berbagai kalangan, diantaranya dari Gubernur Isran Noor, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Wali Kota Andi Harun dan beberapa tokoh maupun pengusaha yang disalurkan melalui Panitia Kurban Masjid Raya. Diapun mendoakan semoga amal ibadah mereka mendapat balasan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mantan Wakil Gubernur Kalimantan Timur ini mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah, karena setelah beberapa tahun masa pandemi, sekarang kita mendapat kelonggaran sehingga lebih bebas melaksanakan aktifitas bersama termasuk pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha tahun ini.



Sementara itu Gubernur Kalimantan Timur H Isran Noor dalam sambutannya, atas nama pribadi dan keluarga serta atas nama pemerintah Kalimantan Timur mengucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 H. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur dan menyatakan telah memaafkan kepada siapun yang telah berbuat kesalahan kepadanya.


 
Isran Noor juga mengungkapkan rasa syukurnya  karena tahun ini ribuan jamaah haji Kaltim sudah bisa diberangkatkan ke tanah suci, dan dalam kondisi yang baik. Padahal selama dua tahun ini, menurut dia masyarakat seperti terikat dengan kondisi pandemi sehingga tidak bisa beraktifitas secara bebas.

Gubernur mengajak jamaah untuk berdoa agar bangsa ini selalu dihindarkan dari bencana dan musibah, salah satunya terhindar dari krisis pangan yang disinyalir oleh para tokoh dunia akan terjadi.  Meski pandemi bisa dibilang telah mulai berakhir, Isran Noor mengajak jamaah untuk tetap mengenakan masker guna mencegah terjadinya penularan penyakit sekiranya ada diantara jamaah yang mengalami sakit.

Di akhir sambutannya gubernur Kalimantan Timur ini menghimbau jamaah agar jangan sampai meninggalkan masjid sebelum khatib menyesaikan khutbahnya. Khutbah sendiri  disampaikan oleh Wali Kota Samatinda Dr H Andi Harun.

Dalam khutbahnya, Andi Harun menyampaikan bahwa sesuai makna yang terkandung dalam asal kata qurban yang berarti dekat, maka tidaklah berlebihan jika Hari Raya Idul Adha disebut sebagai perayaan kedekatan hamba kepada Allah. Yang menjadi pertanyaan sekarang ujar dia, adalah sudah seberapa dekatkah kita kepada Nya?

Ketua DPD Partai Gerindra ini mengatakan bahwa selaku umat Islam kita diperintahkan untuk menjadi orang yang selalu berbuat baik, yakni orang yang disebut ikhsan. Ia juga mengutip hadits Nabi Shalallah alaihi wa salam tentang apa itu ikhsan yakni kita beribadah seakan melihat Allah dan jika kita tidak mampu melakukan itu maka kita meyakini bahwa Allah melihat kita.

Dalam khutbahnya Andi Harun pun menceritakan bagaimana pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim. Pengorbanan istri  nabi Ibrahim yang bernama siti hajar beserta anaknya (Nabu Ismail) yang berjuang di tengah padang pasir. Lalu bagaimana Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismai yang kemudian digantikan oleh Allah dengan seekor qibas (kambing). Dari kejadian inilah kemudian menjadi sejarah penting dari hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Qurban.

Lanjut Andi Harun, apakah kita sudah memberikan yang terbaik menurut Allah agar kita semakin dekat kepadanya? Kita berupaya mendekat kepada Allah dengan pengorbanan yang kita lakukan mencontoh pengorbanan keluarga Nabi Ibrahim. Hal ini menurut Andi Harun sesuatu yang harus kita perhatikan dalam kehidupan seorang muslim. Dia mengingatkan bahwa harta dan jabatan bukanlah sesuatu yang utama dalam kehidupan. Hal-hal tersebut seharusnya justeru digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Seusai pelaksanaan shalat Idul Adha dilakukan penyerahan hewan qurban dari Gubernur Kalimantan Timur, Wali Kota Samarinda, dan para pejabat serta tokoh lainnya yang totalnya ada 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing. (Syafei/Mediaibukota)

Share on:

*Bantah Isu Maju Pilgub dan Pindah Partai

SAMARINDA: MEDIAIBUKOTA: Wali Kota Samarinda periode 2010-2015 dan 2016-2021 Dr H Syaharie Jaang SH MSi MH menegaskan setelah Jumat (1/7/2022) lalu menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum semakin memantapkan langkahnya hijrah dari politik ke akademisi.

Hal ini disampaikan Syaharie Jaang, Rabu (6/7/2022) untuk mengklarifikasi isu berkembang di masyarakat dirinya disebut-sebut bakal maju di kontestasi Pilgub Kaltim, Pilbub Kutai Barat hingga pindah partai politik.

“Setelah selesai S3 dan juga sebelum S2 Magister Hukum (MH) agar linear, kami bulat melanjutkan karir sebagai akademisi. Terima kasih kami sampaikan kepada pimpinan partai, dan kami tidak pindah partai dan juga tidak politik lagi,” tegas Syaharie Jaang di kediamannya.

Ia mengatakan kembali ke masyarakat sebagai orang biasa tanpa harus ada sekat.

“Anak, menantu senang dan mendukung penuh keputusan ini, sehingga kebersamaan yang dulu tidak intens mulai 2 periode wakil wali kota dan 2 periode wali kota. 20 tahun cukup lama. Insya Allah di masa-masa ini akan menebus kebersamaan keluarga,” ungkap Jaang.

Jadi dikatakannya tidak benar isu-isu yang berkembang itu.

“Memang ada yang menyebut maju Pilgub Kaltim. Bahkan ada juga teman petinggi media yang menyarankan maju di DPD RI dengan membuatkan perhitungan sebagai calon jadi berkaca dari hasil Pilgub 2018 lalu. Katanya tanpa modal besar pasti jadi,” beber Jaang.

Tak hanya itu, Jaang mengungkapkan juga ada dorongan dari para sahabatnya agar maju ke Pilbup Kutai Barat. 

“Suara kami waktu di Pilgub juga menang. Selain pulang kampung, juga diminta mengabdi membangun daerahnya. Ini banyak teman menyarankan,” beber Jaang lagi.

Di tempat yang sama, putra Syaharie Jaang, Muhammad Thezar Firrizqi menyambut gembira keputusan bulat bapaknya untuk tidak berpolitik lagi.

“Bisa dihitung dengan jari kami bisa satu mobil. Tapi sekarang sudah sering saya sama isteri bisa jalan satu mobil dengan papah dan mamah,” ungkap Thezar.

Tak hanya itu, Thezar yang sebelum juga menjadi pengurus di DPC Partai Demokrat Samarinda menyatakan mundur.

“Saya mundur dari politik karena kesibukkan di pekerjaan serta tak ingin terlalu mengabaikan keluarga rumah tangga. Terima kasih atas pengalaman yang telah saya dapatkan di partai dan tentunya berguna bagi saya,” tutur Thezar dibenarkan isterinya Vinneta Tanisha. (Doni/Mediaibukota)

Share on:

 

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi menjadi narasumber dalam acara Ngobrol Santai Siang Hari (Ngapeh) di TVRI Kalimantan Timut, Selasa (5/7/2022). Selaku Ketua Umum Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) orang nomor dua di pemerintah Kota Samarinda ini memaparkan berbagai hal mengenai rencana kegiatan Seni Budaya dalam rangka memperingatan hari jadi organisasi ini yang ke 19 tahun.

 



Rusmadi menceritakan bahwa akan digelar rangkaian acara dari tanggal 14 hingga 16 Juli 2022 mendatang yang dipusatkan di arena lapangan GOR Kadrie Oening di jalan M Yamin Samarinda. Acara puncak akan diisi dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk setelah beberapa hari sebelumnya ditampilkan berbagai kesenian, baik kesenian Jawa sendiri maupun kesenian daerah Kalimantan.




Bukan hanya itu, kegiatan Gebyar UKM juga akan membuat rangkaian acara ini menjadi makin meriah dan diperkirakan akan menyedot jumlah pengunjung yang besar. Diperkirakan tidak kurang dari 150 pelaku Usaha Kecil dan Menengah akan berpartisipasi menggelar lapak dagangan mereka dalam kegiatan ini.

Dipadu dengan aneka kegiatan seni budaya yang melibatkan berbagai etnis di Kalimantan diharapkan kegiatan ini akan menjadi momen yang meriah dan menjadi sesuatu yang membanggakan keluarga Ikapakarti dan masyarakat Kalimantan Timur pula. (*/dil/mediaibukota)


Share on:

SURABAYA.MEDIAIBUKOTA: Sebagai seorang anak petani di daerah pedalaman Mahakam Kalimantan Timur dan sebagai mantan kepala daerah yang berhasil membawa daerahnya meraih penghargaan Adi Bhakti Tani Nelayan serta beberapa kali mempertahankan TPID Award dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, tak heran Dr H Syaharie Jaang SH MSi MH mengangkat penelitian disertasi yang berjudul Perlindungan Hukum Pangan Lokal Berdasar Prinsip Keadilan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Syaharie Jaang, Jumat (1/7/2022) dalam ujian disertasi terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, performanya bagus sehingga bisa lulus predikat Cumlaude dengan IPK 3,92 dan juga lulus tepat waktu 3 tahun atau 6 semester dengan menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum.

“Harapan kami selaku tim promotor supaya hasil penelitian beliau dapat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam memberikan perlindungan hukum terhadap pangan lokal,” ucap Dekan Fakultas Hukum Untag Surabaya Dr Slamet Suhartono SH MH CMC kepada media ini, Minggu (3/7/2022).


Karena lanjut Slamet, dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan penciri daerah yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata.

Disinggung tentang sosok Syaharie Jaang, Slamet mengatakan Syaharie Jaang merupakan orang yang tekun dan sungguh-sungguh dalam menempuh pendidikannya, meskipun sebagai pejabat publik tetap sangat santun dan rendah hati.

“Beliau menunjukkan tanggungjawab akademik yang tinggi dan menjunjung nilai-nilai kejujuran,” ucap Slamet.

Sebelumnya disampaikan Syaharie Jaang ada dua kesimpulan dalam penelitian.
Pertama, sebutnya urgensi Perlindungan Hukum Pangan Lokal adalah bahwa perlindungan pangan lokal wujud perlindungan hak asasi manusia untuk hidup sehat dan berkualitas. Dimana pangan lokal mencirikan keunikan daerah, bernilai komoditi, dan merupakan asset daerah yang harus dikembangkan dan dilestarikan. 

Menurutnya terdapat sejumlah persoalan terkait pangan lokal yang membutuhkan konstruksi hukum sebagai alat kontrol sosial dan alat rekayasa sosial guna tercapainya ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, sehingga tercipta ketahanan pangan yang dapat dinikmati secara adil bagi seluruh masyarakat.

Kesimpulan kedua, lanjut Syaharie Jaang lagi, konsep Perlindungan hukum pangan lokal meliputi pengaturan tentang proses produksi, distribusi, pemasaran,  budidaya pangan lokal, perlindungan paten dan rekayasa genetik pangan, perlindungan produsen dan konsumen pangan lokal serta jaminan keamanan pangan lokal. 

Ia menyebutkan pengaturan dalam bentuk undang-undang tentang pangan lokal mencakup perlindungan merk dagang pangan lokal, hak paten pangan lokal, dan menjamin ketersediaan pangan secara berkesinambungan. Dimana pemerintah turut bertanggung jawab terhadap keamanan pangan. 

“Untuk Penyelesaian sengketa terkait persoalan pangan lokal diselesaikan dengan mengutamakan mediasi para pihak. Sedangkan pada tingkat litigasi memberlakukan sanksi ganti kerugian secara perdata, sanksi administrative, dan sanksi pidana sebagai ultimum remedium,” terangnya.(doni/mediaibukota)
Share on:


SURABAYA.MEDIAIBUKOTA:  Tepat di hari berkah, Jumat (1/7/2022) wali kota Samarinda periode 2010-2015 dan 2016-2021 Dr H Syaharie Jaang SH MSi MH mencatatkan namanya di kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai Doktor Ilmu Hukum dengan predikat Cumlaude dengan IPK 3,92.

Syaharie Jaang yang merupakan Angkatan 37 tahun 2019/2020 Program Studi Doktor Ilmu Hukum Untag Surabaya ini, mengikuti perkuliahan di jelang-jelang berakhirnya jabatan wali kota Samarinda dan setelah tidak menjabat wali kota tetap aktif berkuliah hingga tuntas. Bahkan di sela-sela itu juga menyelesaikan program pasca sarjana S2 Magister Hukum (MH) di Universitas Merdeka Malang.

Prestasi akademik Syaharie Jaang ini memang pantas disandangnya. Bahkan ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya Dr Yovita Arie Mangesti SH MH CLA CMC memberikan apresiasi.

“Pak Syaharie Jaang pada saat ujian terbuka promosi Doktor dengan performa prima, mampu mengusung novelty penelitian yaitu perlindungan hukum pangan lokal guna mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan. Perlindungan hukum diwujudkan dalam asas pembuatan UU (Law Making), implementasi (Law Implementation) dan penegakan hukum (Law Enforcement),” ucap Yovita.

Yovita juga menyebutkan di program studi Doktor Ilmu Hukum Untag Surabaya, pada semester ini ada 7 doktor yang lulus dengan masa studi 6 semester, 3 doktor dengan masa studi 7 semester.

“Pak Syaharie Jaang termasuk yang lulus masa studi 6 semester atau selama 3 tahun. Lulus tepat waktu. Bahkan menariknya lagi, beliau merupakan Doktor ke 300 di prodi kita,” ungkap Yovita lagi.

Ketika ditanya sosok Syaharie Jaang yang sempat mengikuti perkuliahan dengan dua “status” baik semasa menjabat wali kota dan setelah tidak menjabat wali kota lagi, Yovita menilai sosok yang low profile.

“Selama mengikuti perkuliahan, beliau semangat, santun, rendah hati dalam bergaul dengan rekan-rekan dan dapat menyerap pembimbingan dengan baik,” nilai Yovita.(*doni/mediaibukota)

Share on:

 

SAMARINDA.MEDIAIBUKOTA - Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan Pramuka kota Samarinda  bekerja sama dengan Kwartir ranting (Kwarran) gerakan Pramuka Sungai Kunjang menyelenggarakan Pelatihan Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru)  tahun 2022 yang dilaksanakan di Kampus Al Azhar Jl. Manunggal Kel. Loa Bakung Samarinda, Jum'at (01/07/2022) siang.

Kegiatan Dianpinru yang akan  dilaksanakan tanggal 1-3 Juli 2022 ini langsung di buka oleh Wakil Wali kota Samarinda yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kota Samarinda, Dr. H. Rusmadi. 



Sebelum membuka pelatihan Rusmadi menyampaikan  apresiasi dan penghargaannya kepada Camat sebagai Mabiran dan Kwarran sungai kunjang yang sudah menyelenggarakan Gladian Pimpinan regu (Dianpinru).

"Karena Gladian Pimpinan regu ini dalam rangka untuk mencetak adik-adik Pramuka penggalang agar bisa mengatur, menata dan memimpin anggota regunya." jelas Rusmadi.

Sebagai pemimpin, ujar Rusmadi tentu bukan saja disiplin tetapi harus pula memiliki kepribadian yang baik, berkarakter, memiliki rasa patriotisme yang tinggi, jujur serta suka bermusyawarah sehingga regunya bisa berprestasi.




Ia menjelaskan, Pramuka diamanahkan oleh negara sebagai sebuah lembaga pendidikan khusus dalam pembinaan karakter yang tidak diberikan secara cukup di pendidikan formal. Caranya juga tidak diberikan di dalam kelas, tapi diberikan dengan cara kekeluargaan.

Manfaatkan Gladian Pimpinan regu (Dianpinru) ini sebagai Candradimuka untuk  menempa diri, melatih disiplin, bertanggung jawab, sabar untuk mendengarkan apa yang disampaikan oleh teman, tidak  merasa paling hebat, tapi pandai  untuk mengajak berdialog, bermusyawarah sehingga setiap keputusan diambil secara musyawarah dan mufakat.

"Ikuti Gladian Pimpinan regu ini! Saya yakin kakak pembina akan maksimal menjadikan adik-adik pemimpin regu yang baik dan tangguh." pungkas Rusmadi. (EKO/ASYA/KMF-SMR)


Share on:


SURABAYA, MEDIAIBUKOTA- Momen yang ditunggu-tunggu mantan Wali Kota Samarinda H. Syaharie Jaang akhirnya tiba. Bertepatan pada hari  Jumat yang penuh berkah (1/7/2022) ia berhasil menyelesaikan ujian disertasinya dan meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dengan predikat Cumlaude di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Wali kota Samarinda periode 2010-2015 & 2016-2021 ini saat mengikuti ujian disertasi terbuka mampu menjawab berbagai pertanyaan penguji dengan sangat baik sehingga dinyatakan lulus predikat Cumlaude dengan IPK 3,92. Ia menyelesaikan pendidikannya di program doktoral  tepat dalam waktu 3 tahun.

Dalam karya disertasi yang berjudul "Perlindungan Hukum Pangan Lokal Berdasar Prinsip Keadilan", Syaharie Jaang mengungkapkan ada dua kesimpulan dalam penelitian. Pertama, soal urgensi Perlindungan Hukum Pangan Lokal. Yakni bahwa perlindungan pangan lokal merupakan wujud perlindungan hak asasi manusia untuk hidup sehat dan berkualitas. Dimana pangan lokal, menurut dia mencirikan keunikan daerah, bernilai komoditi, dan merupakan asset daerah yang harus dikembangkan dan dilestarikan.

Jaang memaparkan bahwa terdapat sejumlah persoalan terkait pangan lokal yang membutuhkan konstruksi hukum sebagai alat kontrol sosial dan alat rekayasa sosial guna tercapainya ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, sehingga tercipta ketahanan pangan yang dapat dinikmati secara adil bagi seluruh masyarakat.

Kesimpulan kedua yang diungkapkan Syaharie Jaang  adalah mengenai konsep Perlindungan hukum pangan lokal. Yakni meliputi pengaturan tentang proses produksi, distribusi, pemasaran,  budidaya pangan lokal, perlindungan paten dan rekayasa genetik pangan, perlindungan produsen dan konsumen pangan lokal serta jaminan keamanan pangan lokal.

Ia menyebutkan pengaturan dalam bentuk undang-undang tentang pangan lokal mencakup perlindungan merk dagang pangan lokal, hak paten pangan lokal, dan menjamin ketersediaan pangan secara berkesinambungan.   Dimana katanya pemerintah turut bertanggung jawab terhadap keamanan pangan. Dan untuk Penyelesaian sengketa terkait persoalan pangan lokal diselesaikan dengan mengutamakan mediasi para pihak. Sedangkan pada tingkat litigasi,  memberlakukan sanksi ganti kerugian secara perdata, sanksi administrative, dan sanksi pidana sebagai ultimum remedium.

Pencapaian Syaharie Jaang ini tentu saja membuat bangga orang-orang dekatnya. Diantaranya adalah Dosen Universitas Dr Soetomo Surabaya Wahyu Prawesthi, Ketua Kelas Angkatan 37 tahun 2019/2020 Prodi Doktor Ilmu Hukum Untag Surabaya.  Menurut Wahyu, secara perform Jaang  menguasai materi yang dipaparkannya. Apalagi menurut dia Syaharie Jaang  adalah mahasiswa yang rajin masuk kuliah.

Syaharie Jaang sendiri mengaku merasa bahagia dan haru karena telah berhasil menuntaskan kuliah S3 nya ini. Bahkan disela-sela kuliah S3, ia juga sudah menyelesaikan S2 Ilmu Hukum agar linear. Sehingga putra Mahakam Hulu ini sekarang telah menyandang gelar Dr Syaharie Jaang SH MSi MH.

Makin lengkap kebahagiaan itu lantaran dalam menjalani ujian ia  didampingi isteri tercinta Hj Puji Setyowati yang juga wakil ketua Komisi IV DPRD Kaltim, anak Muhammad Thezar Firrizqi dan menantu Vinneta Tanisha, , beserta Ipar, keluarga, sahabat serta Rektor Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Dr Ali Mushofa, ketua STIMIK Samarinda Nursobah, Dekan Fakultas Univ Widya Gama Mahakam Samarinda, Dekan FPIPS IKIP PGRI Kaltim Dr Abdul Rozak Fahrudin M.Pd, Kepala BAAK Uwigama, Dosen, Ketua BAPEMPERDA DPRD Kota Samarinda Abdul Rofik serta Penanya eksternal sebagai penguji Dr Tumbur Ompu Sunggu SH MH Dosen Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda.(*/Don/Dil)

Share on:

SAMARINDA: Paguyuban Warga Sunda Samarinda menggelar Halal bi Halal dan Milad ke 15 Organisasi ini. Acara yang diadakan di taman 731 Jl. PM Noor pada minggu (29/5/2021) belangsung meriah dan dihadiri oleh para tokoh daerah. 

Tampak Gubernur Kaltim H Isran Noor, Danrem 091/ASN Samarinda, para tokoh ormas, dan tentunya juga warga Sunda yang bermukim di Samarinda. Acara dimulai dengan pembacaan doa, laporan panitia dilanjutkan dengan sambutan Ketua Paguyuban Warga Sunda Samarinda (PWSS). 


Ketua PWWS Nandang Sukmawijaya dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksannya kegiatan Halal bi Halal. Kepada warga Sunda ia menyerukan agar terus menjaga persatuan dan kesatuan serta rukun dan damai. 


Ia juga memberikan kabar gembira kepada warga Sunda dia mengabarkan bahwa Danrem Dendi Suryadi bersedia menjadi penasihat dan pembina Paguyuban Warga Sunda Samarinda. 

Dalam sambutannya Wali Kota Samarinda  yang diwakili oleh Kepala BPKAD kota Samarinda H. Ibrohim, SE, M.Si mengucapkan selamat kepada Paguyuban Warga Sunda Samarinda. Walikota mengajak, bahwa meskipun  samarinda bukan kampung Halaman warga Sunda, namun jadikan kota atau kampung kedua agar dapat mencintai kota Samarinda ini. 


Samarinda sebagai Ibu Kota Kaltim saat ini memiliki keberagaman suku, etnis dan agama. Keberagaman tersebut jika tidak disikapi dengan toleransi maka bisa mengalami konflik. Alhamdulillah, ujar waljkota, hingga saat ini kota Samarinda  selalu aman tentram dan nyaman. Hal ini tentu karena partisipasi seluruh etnis yang ada di kota ini, termasuk warga Sunda. 

Secara khusus dia berpesan kepada Paguyuban Warga Sunda Samarinda agar tetap membaja persatuan dan kesatuan dengan seluruh komponen mayarakat tanpaa memandang suku, ras dan agama. Wali Kota juga berharap agar warga Sunda di Samarina bisa menjadi agen dalam membangun persaudaraan dan perdamaian. 


Sementara itu Brigjen Dendi suryadi SH dalam sambutannya bercerita tentang beberapa hal yang berkaitan dengan sejarah masa kecilnya yang merupakan orang Sunda kelahiran Kaltim. Sebagai komandan Korem dia mengajak seluruh hadirin untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di daerah ini.  Ia memuji warga Sunda yang tidak membentuk laskar, brigade atau yang sejenis, namun lebih kepada Paguyuban. 


Adapun Gubernur Kaltim Isran Noor yang menyampaikan sambutannya dengan diselingi candaan membuat suasana semakin cair dan penuh nuansa kekeluargaan. Selaku ketua Satgas Covid, dia mengajak hadirin untuk tetap menjaga protokol kesehatan guna mencegah penyakit. 

Isran Noor mendoakan agar acara berjalan lancar. Menurut dia kita sudah terlalu lama menderita karena corona. 

"Dua tahun lebih berbagai acara kita terganggu. Akibatnya aktifitas kita tidak bebas, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi negara. Setelah dua tahun, barulah semua sektor bergerak. Kini aneka kebutuhan meningkat, karena permintaan menaik. Ditambah lagi dengan adanya perang di Ukraina." Ujar Isran. 

Orang nomor satu di pemprov Kaltim ini menjelaskan, secara sosial Kaltim merupakan provinsi yang dihuni oleh multi etnis dengan keragaman budayanya. Kepada presiden  Isran Noor mengaku pernah memberikan masukan bahwa di Kaltim relatif paling aman, hampir tidak pernah terjadi konflik yang besar. 

"Itulah mungkin yang menjadi salah satu pertimbangan pak Jokowi memutuskan Kaltim sebagai IKN Nusantara." Tutur Isran saat menceritakan soal keberagaman Kaltim dan pentingnya IKN di daerah ini. Padahal menurut dia, dari segi bobot, Kaltim di urutan ketiga di bawah Kalteng dan Kalsel. 

Isran juga mengajak warga Sunda Samarinda agar silaturahmi terjadi jangan hanya di waktu halal bi halal saja sehingga merekapun juga bisa amb bagian dalam pembangunan IKN. 

"Peluang warga sunda sama dengan warga lainnya. Tidak ada pengistimewaan warga asli dalam kaitannya dengan IKN karena IKN adalah milik bangsa. Jadi siapa saja yang punya kafasitas, dia boleh terlibat di dalamnya." lanjut Isran Noor. 

Isran mengilustrasikan bahwa dalam pembangunannya akan ada sekitar 250 ribuan pekerja IKN. Sehingga pengusaha kuliner Sunda juga berpeluang terlibat dalam penyediaan konsumsi bagi pekerja tersebut. 

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah Halal bi Halal oleh Ustadz Endang Kartasasmita yang membahas hikmah silaturahmi dan aneka prinsip hidup orang Sunda sehingga bisa beradaptasi di manapun mereka berada. 

Selesai ceramah agama diadakan pemakaian ikat kepala Sunda dan pin Kujang kepada para tokoh yang hadir, dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Isran Noor. 

Seusai acara seremonial, kegiatan warga Sunda Samarinda ini terus berlanjut hingga sore hari, diisi dengan pagelaran kesenian dan kumpul-kumpul guna lebih memupuk tali persaudaran diantara anggota Paguyuban Warga Sunda Samarinda. (*/dil)

Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home