SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim selain menandatangani naskah kerjasama dengan Ojek Muslimah Samarinda (OMS) terkait pelayanan perpustakaan, Rabu (5/10/2022) kemaren juga melakukan kerjasama dengan lima lembaga pendidikan.
Kelima lembaga pendidikan itu terdiri dari Politeknik Negeri Balikpapan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda, SD IT Cordova Samarinda dan MA Negeri 2 Samarinda.
Menurut , Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan DPK Kaltim Hj E Mustika Wati, kerjasama DPK dengan 5 lembaga pendidikan itu dalam kegiatan supervisi pengelolaan keperpustakaan yang bermuara kepada peningkatan pengelolaan Perpustakaan di masing-masing lembaga pendidikan.
“Ruang lingkup kerjasama yang dilakukan ada delapan item diantaranya pembinaan SDM, Manajemen Perpustakaan dan Kearsipan serta fasilitasi sumber daya koleksi perpustakaan,” terang wanita yang akrab disapa Eka ini.
Seraya mendampingi Kadis PK Kaltim M Syafranuddin, diuraikan kedua belah pihak mempunyai hak dan kewajiban seperti pihak lembaga mendapat kesempatan untuk pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keperpustakaan yang diberikan atau dilaksanakan Dinas PK Kaltim.
“Dinas PK juga bisa mendapatkan karya-karya dari lembaga pendidikan untuk menjadi koleksi Dinas PK Kaltim,” ungkapnya seraya menambahkan kerjasama berlangsung selama 3 tahun.
Dalam penandatangan naskah kerjasama kemarin, Politeknik Negeri Balikpapan dihadiri Ramli , Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, oleh Muchammad Eka Mahmud, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda dihadiri Supomo, SD IT Cordova Samarinda dan MA Negeri 2 Samarinda masing-masing oleh Farrosih dan H Saharuddin.(adv-dpk/dho)
Media Ibukota
Aneka Informasi penting nasional dan dunia.
CATEGORY >
Catatan Rizal Effendi
PUKUL 02.00 dinihari saya terbangun. Ada sepotong WA masuk ke HP saya. Ternyata kabar duka dari Jakarta. “Telah berpulang ke Rahmatullah, ayahanda H Imdaad Hamid bin Kadir Hamid pukul 00.30 WIB. Semoga diampuni dosa-dosanya. Aamiin.”
Kabar duka itu datang dari putra almarhum, Muhammad Dimyathie Riza disertai foto dirinya bersama sang ayahanda. Kabar terbaru jenazah diterbangkan dari Jakarta Rabu ini pukul 11.00 WIB dan tiba di Balikpapan sekitar pukul 14.00 Wita. “Jenazah disemayakamkan di rumah duka Jl Bhayangkara (Jalan Wiluyo Puspoyudho, samping kantor wali kota) dan selanjutnya ba’da Ashar disalatkan di Masjid Agung At Taqwa sebelum diberangkatkan ke pemakaman,” kata salah seorang kerabat almarhum.
Pak Imdaad meninggal dalam usia 78 tahun. Ia dilahirkan di Tenggarong, 5 Juli 1944. Istri beliau, Aji Syarifah Fauzan Azimah Hanum lebih dulu tiada. Buah perkawinan mereka, selain Riza, juga Mirza Imada Zulfhiqar, Nurfhareza Mu’thia Felayathie, dan Qamara Fathasya Naazila.
Ucapan dukacita sejak dinihari sudah ramai di media sosial. Pak Imdaad salah seorang pemimpin daerah yang banyak dikagumi. Dia sempat menjadi sekretaris daerah era Pak Tjutjup Suparna. Lalu berlanjut menjadi wali kota Balikpapan dua periode, sejak 2001 sampai 2011 setelah sebelumnya menjadi Asisten IV Gubernur.
Sekitar 4 jam sebelum mendengar kabar tersebut, saya sempat memperbincangkan Pak Imdaad dengan Gubernur Kaltim Isran Noor. Kebetulan saya bertemu Pak Isran yang menginap di Hotel Gran Senyiur. Selain Pak Imdaad, kami juga menyinggung Pak Awang Faroek. Kedua tokoh ini sama-sama kelahiran Tenggarong dan menjadi pemimpin daerah yang layak diteladani. Visinya sangat maju ke depan. Punya semangat tinggi memajukan daerah.
“Innalillahi wa inna ilayhi raaji'uun, kita kehilangan tokoh kharismatik daerah yang banyak jasanya. Kita memberi hormat kepada almarhum seraya berdoa semoga Allah SWT menerimanya dalam keadaan husnul khatimah,” kata Isran setelah menerima kabar duka itu.
Pak Imdaad pencetus konsep Balikpapan Madinatul Iman. Kota modern, yang tetap agamis. Juga terinspirasi dari Piagam Madinah yang digagas Nabi Muhammad SAW. Kota yang mewadahi semua suku bangsa dan agama, yang hidup berdampingan dengan nyaman dan harmonis.
Selain itu, Pak Imdaad juga kepala daerah yang pro-lingkungan. Kebun Raya Balikpapan, enklosure beruang madu di Km 23, sekolah mangrove, Waduk Manggar, kota bersih, Adipura, dan Kalpataru adalah bagian pencapaian beliau.
Pada pemilihan gubernur Kaltim tahun 2013, Pak Imdaad sempat maju bersama Ipong Muchlissoni lewat jalur independen. Walau tidak berhasil, toh suara yang diraihnya sangat signifikan. Terpilih sebagai gubernur waktu itu adalah Pak Awang Faroek Ishak bersama Pak Mukmin Faisyal.
Sebelum Pak Imdaad, beberapa waktu lalu kita juga kehilangan dua tokoh daerah lainnya. Yaitu Pak Hermain Okol, mantan sekda dan Plt Wali Kota Balikpapan (1989-1991) dan Pak Chaidir Hafiedz, yang pernah menjabat bupati Kutai dan wakil gubernur Kaltim.
SUDAH LAMA
Saya mengenal Pak Imdaad sudah lama. Dia senior saya di Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman, kampus Flores Samarinda. Dia sempat menjadi dosen di sana. Adik beliau, Maruji Hamid yang lebih dulu tiada, satu angkatan dengan saya.
Komunikasi saya lebih intensif lagi ketika Pak Imdaad menjadi kepala Biro Humas Pemda Kaltim pada awal 1986. Waktu itu saya sudah menjadi wartawan, sehingga sering mewawancarai. Dia menjadi juru bicara yang andal di era Gubernur H Soewandi.
Setelah itu dia dipromosikan menjadi sekda Balikpapan selama 7 tahun. Sempat ditarik menjadi asisten di kantor gubernur dan akhirnya menjadi wali kota. Bersamaan dengan itu, saya juga menyusul pindah ke Balikpapan menjadi pemimpin redaksi SKH ManuntungG (Kaltim Post). Jadi komunikasi intensif terbangun kembali.
Pak Imdaad suka bermain tenis. Kebetulan saya punya hobi yang sama. Kami sering bermain bersama. Ramai juga bermain dengan beliau. Namanya olahraga, semua mau menang. Di bulan puasa pun, terkadang kita tetap bermain tenis. Saya mengusulkan stadion tenis kita dinamai Stadion Tenis Imdaad Hamid atau bisa juga Stadion Persiba Batakan. Itu dibangun pada era Pak Imdaad.
Menjelang pemilihan wali kota periode kedua, tahun 2006, pasangan Pak Imdaad – Mukmin Faisyal berpisah di detik terakhir. Melalui CEO Kaltim Post Pak Zaenal Muttaqin, secara mendadak Pak Imdaad meminta saya untuk mendampingi.
Itulah ceritanya sampai saya masuk ke pemerintahan. Dari wakilnya Pak Imdaad sampai menjadi wali kota dua periode. Saya benar-benar banyak belajar dari Pak Imdaad. Beliau benar-benar menguasai ilmu pemerintahan dan mengawal Balikpapan menjadi Kota Madinatul Iman, yang nyaman dihuni. Saya tak pernah berselisih paham dengan beliau. Nyaman sekali dalam menjalankan tugas.
“Dalam memimpin dan membangun kita harus amanah. Juga harus dekat dengan rakyat. Punya visi ke depan. Kota ini harus menjadi contoh bagi kota-kota lain,” begitu sebagian pesan Pak Imdaad kepada saya ketika saya meneruskan kepemimpinannya.
Saya bertemu Pak Imdaad terakhir kali beberapa bulan lalu ketika beliau pulang beberapa minggu ke Balikpapan. Walau suaranya kecil dan didera penyakit, tapi dia sempat tertawa ketika saya ceritakan hal-hal yang lucu. Saya ingatkan juga ketika bermain tenis saya mengalahkan Pak Imdaad dengan cara meneror wasit. Pak Imdaad tersenyum. Senyum seseorang yang husnul khatimah. Selamat jalan Pak Imdaad. Kullunafsin dzaiqotul maut. (*)
Video di atas adalah sekilas tentang kampus Ma’had Hasan bin Ali. Sebuah Lembaga Pendidikan Bahasa Arab dan Ilmu Keislaman yang ada di kota Samarinda. Dulunya Ma’had Hasan bin Ali merupakan kampus yang dibangun atas kerjasama Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) sebuah lembaga kemanusiaan yang banyak berkiprah membantu masyarakat Indonesia.
Sejak tahun 2021, Mahad Hasan bin Ali sudah sepenuhnya menjadi milik Muhammadiyah Kaltim dan berada di bawah Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur (UMKT). Yang uniknya dari jurusan Bahasa Arab ini adalah bernaung di Fakultas Hukum. Hal ini dikarenakan UMKT belum membuka fakultas Agama Islam.
Meski demikian, kualitas pendidikan Bahasa Arab dan ilmu-ilmu keislaman di Ma’had (pesantren) ini tidakperlu diragukan. Hal ini dikarenakan kurikulum yang digunakan masih berstandar timur tengah sebagaimana yang diterapkan di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA). Dosen pengajar di Ma’had Hasan bin Ali inipun rata-rata adalah alumni Kampus di Timur Tengah.
6 Alasan Kenapa Anda Harus Daftar di MA’HAD HASAN BIN ALI
1. MA’HAD HASAN BIN ALI Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur merupakan salah satu Lembaga yang mempelajari tentang bahasa Arab, ilmu Quran,dan hadist,sehingga dapat menambah wawasan temen-temen tentang bahasa Arab dan sejarah Islam, sesuai dengan Al-Quran dan sunnah
2.Kabar gembira untuk mahasiswa angkatan semester ganjil 2022-2023 kalian sudah bisa mengambil 2 program sekaligus dengan biaya yang sangat terjangkau yakni 1. Program Pendidikan Bahasa Arab dan Studi Islam 2. Program S1 Hukum, karena mahad hasan bin Ali kini telah resmi berada di bawah naungan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
3. Pembelajaran menggunakan standar kurikulum LIPIA
4. Kalian dapat belajar langsung dengan pengajar-pengajar lulusan dari timur tengah dan beberapa Universitas Islam di Indonesia
5. Suasana belajar yang sangat nyaman, dan lahan parkir yang luas, sehingga sangat memudahkan para mahasiswa untuk membawa kendaraan sendiri
6. Jam belajar antara laki-laki dan perempuan di waktu yang berbeda , sehingga mengurangi adanya ikhtilat.
Jadi bagi anda yang ingin menguasai bahasa Arab dengan baik, sekaligus mendalami ilmu-ilmu keislaman, Ma’had Hasan bin Ali merupakan pilihan terbaik. Selain biaya studinya sangat terjangkau, lulusannyapun mendapat prioritas bahkan peluang beasiswa untuk melanjutkan ke program S.1 hukum Universitas Muhammadiyah kalimantan Timur (UMKT).
Ayo, tunggu apa lagi? Segera daftarkan diri anda atau kerabat anda untuk mengikuti pendidikan di kampus ini. Insya Allah ilmu-ilmu yang diperoleh di Ma’had hasan bin Ali sangat bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat. (*adv)
1. HSE Pertamina RU V
2. KPHP Bongan
3. KRN Universitas Balikpapan
4. Explore Your Time
5. ORARI
6. Indonesian Excort Ambulance wil. Balikpapan
7. Pengawas Hutan Kota DLH Balikpapan
8. Satgas UPTD Kebun Raya Balikpapan
9. BKPB KNPI
10. Banda Indonesia
11. Balakarcana
12. Satupena Karang Taruna
13. Yayasan Pro Natura
Dalam pernyataan sikap tersebut, semua stakeholders siap untuk melaksanakan penanganan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kota Balikpapan dengan cara :
1. Melaporkan potensi atau kejadian kepada BPBD melalui call center (0542)113
2. Melakukan sosialisasi pencegahan dini bahaya kebakaran hutan dan lahan secara aktif dengan cara membuka lahan tanpa dibakar
3. Melakukan penanggulangan untuk memadamkan kebakaran dengan sarana dan prasarana yang ada
4. Bersedia terlibat langsung dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan
Selain itu, sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kebakaran hutan yakni kabut asap, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan juga telah membagikan masker untuk masyarakat Balikpapan. Dalam kesempatan ini Pemerintah Kota Balikpapan juga menerima bantuan berupa masker yang terbagi dalam 3 kelompok yakni kelompok 1 dari beberapa perusahan dibidang farmasi dan kesehatan sebanyak 30.500 lembar masker, kelompok 2 dari beberapa perusahaan perhotelan di Balikpapan sebanyak 5.450 lembar masker dan kelompok 3 dari rumah sakit - rumah sakit di Balikpapan sebanyak 4.675 lembar masker.
Seluruh kegiatan ini dirangkai dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional pagi tadi Selasa (17/9) di Halaman Kantor Wali Kota Balikpapan. (Diskominfo / mt)
http://balikpapan.go.id/berita/detail/8036/deklarasi-penanganan-tanggap-darurat-bencana-karhutla
-
This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
-
Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
John Doe
Founder of the websiteLabels
- Advertorial
- Agama
- astrologers
- astrology
- Balikpapan
- Banjar
- Banjir
- Bencana
- blood sugar
- blood sugar control
- body weight
- Budaya
- business
- Catatan Ismunandar
- chronic conditions and diseases
- Covi-19
- diabetes
- diet and nutrition
- donations
- DPRD Kaltim
- Ekonomi
- entertainment
- exercise
- exercise equipment
- fitness
- food and drink
- government
- Headline
- health
- health & fitness
- health & fitness
- health advice
- health and exercise
- health and healthcare economics
- health benefits
- health insurance
- health risks
- health tips
- healthcare and medicine
- healthcare industry
- heart diseases
- Hedline
- Hiburan
- Hikmah
- horoscopes
- Hukum
- illness
- incident
- insurance
- Internasional
- Iptek
- jobs and careers
- Kalteng
- Kaltim
- Kasus
- Keamanan
- Kependudukan
- Kesehatan
- Kominfo
- Komunitas
- Kota
- Kriminal
- Kukar
- Kuliner
- Kursus
- Kutim
- lifestyle
- Lingkungan
- Literasi
- local news
- Mahulu
- medical conditions and diseases
- medicine and healthcare
- Medsos
- metabolism
- Motivasi
- Nasional
- news
- Nusantara
- Olah Raga
- Olahraga
- Opini
- Ormas
- Paser
- Pejabat
- Pembamgunan
- Pembangunan
- Pemerintahan
- Pemkot
- Pendidikan
- Perpustakaan
- PKK
- politics
- politics and government
- Politik
- PPU
- Prestasi
- public health
- Ramadhan
- running and fitness
- sagittarius
- Samarinda
- Sastra
- Sejarah
- Sosiail
- Sosial
- spirituality
- sports
- sports injuries
- Tokoh
- Video
- Wanita
- working out





