Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan


SAMARINDA
- Setelah 48 tahun (1976), Provinsi Kalimantan Timur kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur an Nasional (MTQN) ke XXX. Seluruh rangkaian kegiatan MTQN akan berlangsung di Kota Samarinda, hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), Hj Dasmiah saat rapat koordinasi, Rabu (31/07/2024) di ruang rapat Sembuyutan lantai III gedung Balaikota Samarinda.

Untuk itu Dasmiah mengharapkan dukungan dan kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda demi kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan MTQN tersebut. Dia melanjutkan diperkirakan saat pelaksanaan MTQN nanti, Kota Samarinda akan dipadati oleh sekitar 10.000 lebih tamu.

Jumlah peserta yang akan bertanding nanti ada 1.960 orang, pelatih 910 orang, ofisial 990 orang, pendamping 1.630 orang, dewan haqim (juri) 156 orang, pejabat pusat dan daerah 150 orang serta tamu negara 50 orang. Dasmiah menambahakan bahwaa jumlah tersebut ditambah lagi oleh para sporter dari masing-masing provinsi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah memastikan akan mengirimkan masing-masing 1.000 orang. Pada MTQ nanti juga akan diselenggarakan lomba kaligrafi internasional yang akan diikuti oleh 10 negara. Artinya Kota Samarinda harus benar-benar bersiap.



Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Dr H Muhammad Ridwan Tasa MM tersebut juga dipaparkan mengenai seluruh jadwal dan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan MTQN. Ridwan Tasa mengatakan, Pemkot Samarinda juga segera membuat panitia lokal yang akan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim, guna kelancaran koordinasi dan komunikasi dalam mempersiapkan Kota Samarinda sebagai tempat pelaksanaan MTQN ke XXX.

Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda mengharapkan dukungan dari semua elemen, sehingga Provinsi Katim dan Kota Samarinda sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQN dan mendapat nama baik. Dasmiah mengingatkan hal yang cukup penting juga untuk diperhatikan, yaitu restoran atau rumah makan untuk menetapkan Harga normal, sebab dari pengalaman yang sudah-sudah, resoran dan rumah makan yang berada di kota pelaksanaan MTQN maupun even-even besar tingkat nasional itu ada yang menaikan Harga hingga 100 persen.

Dasmiah juga mengharapkan agar UMKM di Kota Samarinda untuk aktif dalam berpartisipasi di arena-arena atau venue pelaksanaan MTQN, terutama di luar venue utama yang tidak diatur oleh EO. Ini merupakan kesempatan besar bagi UMKM kota Samarinda dan daerah disekitarnya untuk memasarkan dan mengenalkan produknya. Dinas terkait tentunya nanti dapat mengkoordinasikannya. UMKM yang berpartisipasi harus bersertifikasi halal.

Menurut rancana MTQN akan berlangsung sejak tanggal 09 hingga 14 September 2024. Namun diperkirakan sejak tanggal 06 - 07 September, Kota Samarinda sudah mulai ramai kedatangan tamu dari luar daerah, baik itu kafilah MTQN maupun para tamu undangan dan sporter. Pembukaan MTQN akan berlangsung pada tanggal 08 September dan penutupan pada tanggal 15 September 2024.

Untuk memeriahkan MTQN nanti, juga akan dihadirkan berbagai even hiburan bernuansa Islami dan kehadiran artis-artis dari Kota Jakarta, pawai ta'aruf, pameran MTQN, pameran Halal Food dan lain-lain. Semoga masyarakat Kota Samarinda dan daerah-daerah disekitarnya dapat meramaikan seluruh venue pelaksanaan MTQN ke XXX. (MAF/KMF-SMR)


Share on:

SAMARINDA MEDIAIBUKOTA- Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Samarinda mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Sesuai Dengan Radiogram Kementerian dalam Negeri, di ruang Ruang Comand Center Diskominfo, Senin (21/11/2022). 

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Dr.  Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa saat ini inflasi Indonesia berada di peringkat 139 dari 186 negara yang ada di dunia. Dan berdasarkan kategori inflasi, Indonesia masih termasuk dalam inflasi ringan yakni 5,7%.


Inflasi yang terparah di Eropa dialami oleh Turki yakni  85,51%. Sedang yang terparah di Asia Tenggara dialami Laos yang mencapai 36,75%. Dibawahnya ada  Myanmar 19,42%, Timor Leste 7,9%, Singapura 7,5 %, Philipina 7,7%, dan Thailan 5,98%. 

Sedangkan kondisi  Indonesia sendiri di tingkat Asia Tenggara berada di urutan ke-7 dengan tingkat inflasi 5,71%. Ini menurut Tito Karnavian sudah sangat bagus. Ada beberapa negara lain yang memang masih lebih bagus dari Indonesia yakni Kamboja 5,4%, Brunei 4,3%, Malaysia 4,5% dan Vietnam 4,3%.


Sementara itu Narasumber dari Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, Dr. Andriko Noto Susanto, SP., MP mengatakan bahwa tingkat inflasi Indonesia Indonesia yang 5,71% ini turun 0,25% dibanding bulan september 2022 lalu. 

"Salah satu faktor inflasi terkendali yaitu pangan sebesar 6,7% Versus 7,7% pada September 2022 lalu." ujar Andriko. Komoditas beras menurutnya menjadi kontributor tertinggi terhadap inflasi pangan nasional. Hal tersebuttentu saja perlu menjadi perhatian bersama Pemerintah Pusat dan Daerah, karena tren peningkatan harga beras telah terjadi sejak bulan juli 2022 lalu.

Disebutkan bahwa periode Oktober 2022 terjadi Deflasi 0,11% sehingga seara "year on year" angka inflasi nasional mengalami kenaikan menjadi 5,71%. Di tingkat Pemerintah Daerah (Pemda) inflasi tertinggi dialami Kabupaten Bulungan yakni 9,11% dan terendah Kota Ternate 3,32%.

Dari segi realisasi pendapat APBD Provinsi se-Indonesia tertnggi ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 108% dan terendah di Provinsi Maluku 60,27%. Dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia Kalimantan Timur berada di urutan ke-3 dengan nilai realisasi 96,78%.

Di kalangan kota yang ada di tanah air, presentase realisasi pendapat ABD tertinggi diraih Kota Prabumulih yakni sebesar 103,51% dan yang terendah adalah Kota Balikpapan sebesar 50,29%. Adapun Samarinda sangat bagus karena masih berada di urutan ke-8 dari 10 terbaik nasional, dengan realisasi pendapatan APBD nya sebesar 90,28%.

Ada 6 upaya konkrit yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam menangani inflasi daerah yakni dengan melaksanakan operasi pasar murah, Sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang, Kerja Sama dengan daerah penghasil komuditi untuk kelancaran pasokan, gerakan menanam, merealisasikan BTT dan dukungan transportasi dari APBD. (DIL/MIK)
Share on:

 


BALIKPAPAN, Swara Kaltim Perpustakaan sekolah mengoleksi buku-buku pelajaran sebagai bacaan untuk kepentingan pendidikan yang disusun menurut sistem tertentu yang ada di sekolah.

Selain itu, perpustakaan merupakan unit kerja berupa tempat pengumpulan, penyimpan dan memelihara koleksi pustaka, baik buku-¬buku ataupun bacaan lainnya yang diatur, dengan cara tertentu untuk memudahkan pembaca.

Staf perpustakaan SD Bhayangkari Balikpapan Yuda mengatakan, selain perpustakaan sekolah, di sekolahnya juga disediakan buku-buku bacaan di luar ruangan, begitu juga di setiap ruang kelas terdapat perpustakaan.

“Minat baca murid sangat tinggi dan yang paling diminati buku bacaan oleh murid di sini yakni buku buku atlas dan kamus tiga bahasa,” katanya kepada media ini beberapa waktu lalu.

Yuda menjelaskan, buku di perpustakaan boleh dipinjam dengan syarat mengisi buku daftar peminjaman buku. Jumlah buku yang ada di perpustakaan SD Bhayangkari Balikpapan sekitar 2.000 buku. “Kami berharap kedepan  generasi muda rajin membaca sehingga mempunyai pengetahuan yang luas dari buku yang di bacanya,” harap Yuda.(adv/sb/dho)

Share on:

 


 JAKARTA, MEDIAIBUKOTA- Kota Samarinda sebagai pusat peradaban memang bergerak semakin maju. Kali ini, implementasi Smart City Samarinda kembali mendapat pengakuan nasional, yaitu dengan diperolehnya penghargaan Indonesia Smart Nation Award (ISNA) kelima Tahun 2022. Inisiator penghargaan ini adalah Citiasia Inc, sebuah  konsultan Gerakan Menuju 100 Smart City Kementerian Komunikasi sejak tahun 2017.

Penghargaan diterima oleh Kepala Bidang Aplikasi dan Layanan E-Government Diskominfo Samarinda, Suparmin, SE, M.Eng  atas nama Pemerintah Kota Samarinda, Kamis (17/11/2022) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City.

Menuut Suparin, penghargaan ini diberikan berdasarkan riset komprehensif yang dilakukan menggunakan data 2020-2022, dari berbagai data primer yaitu survei masyarakat dan survei pemerintah daerah. 

"Data ini akan dilengkapi dengan analisis dari hasil Innovation Government Awards (IGA), Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), dan analisis Masterplan Smart City kabupaten/kota," jelas Suparmin.

Dalam penilaian dan penganugerahan ISNA 2022, Citiasia melibatkan panel ahli sebagai dewan juri, yaitu: Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi – Senat Telkom University, Dr. Ashwin Sasongko – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Farid Subkhan – Digital Business Subject Matter, Berly Martawardaya – Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Samarinda diganjar penghargaan Indonesia Smart Nation Award 5th 2022 for Thematic City karena dinilai mampu mengimplementasikan konsep smart city dengan usaha untuk menonjolkan karakteristik Kota Samarinda dengan segala kearifan lokalnya. Thematic City ini dianggap penting karena menolong untuk memperkuat identitas kota sehingga Kota Samarinda memiliki karakter yang berbeda dengan kota lainnya. (DIL/MIK)

Share on:


SANGATTA, MEDIAIBUKOTA- Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kutai Timur memiliki 4 Unit Pelaksana Teknis ( UPT) yang terbagi di empat zona di 18 Kecamatan Se-Kutai Timur dengan tujuan untuk mendukung, memperlancar serta meningkatkan kualitas tiap-tiap perpustakaan di UPT Perpustakaan masing-masing zona.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kutai Timur Dr Ayub melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Perpustakaan H Akhmad Zais saat ditemui diruang kerjanya, menyebutkan 18 Kecamatan itu dibentuk 4 UPT Perpustakaan dan masing-masing membawa beberapa kecamatan.

“Jadi empat UPT itu masing-masing membawa kecamatan sesuai zona untuk memudahkan melakukan pendataan,” kata Akhmad Zais.

Disebutkan seperti UPT  Sangatta Utara itu membawahi Kecamatan Sangatta Utara sendiri, kemudian Sangatta Selatan, Kecamatan Teluk pandan, Kecamatan Rantau Pulung dan Kecamatan Bengalon.

“UPT Sangatta ini masuk zona 1 dengan lima kecamatan,”sebut Akhmad Zais.Kemudian UPT Muara Bengkal itu membawahi Kecamatan Muara Bengkal sendiri lalu Kecamatan Muara Ancalong, Kecamatan Long Masengat, kecamatan Batu Ampar serta Kecamatan Busang.

“Kalau UPT Muara Bengkal ini masuk di Zona 2 dengan 6 kecamatan,” ujarnya lagi.

Lalu lanjutnya lagi UPT Wahau membawahi Wahau sendiri, Kecamatan Telen, dan Kecamatan Kongbeng. Ini masuk zona 3.

Terakhir UPT Sangkulirang membawahi Kecamatan Sangkulirang, Kecamatan Kaubun Kecamatan Karangan, Kecamatan Sandaran atau disebut zona  4. (adv/lk/dho)

Share on:

 

TANJUNG REDEB, MEDIAIBUKOTA- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau Yudha Budisantosa mengakui antusias kunjungan masyarakat ke perpustakaan memang mengalami penurunan.

“Kami akui tingkat kunjungan mengalami penurunan terlebih faktor pandemi sehingga harus menyesuaikan kondisi. Namun sekarang pelayanan sudah kembali seperti biasa, sehingga pihaknya terus berupaya untuk menggenjot kembali kunjungan ke perpustakaan,” ucap Yudha belum lama ini.

Berbagai upaya yang dilakukan ini agar bisa meningkatkan jumlah kunjungan tersebut. Karena bagaimanapun, lanjut Yudha minat baca merupakan salah satu upaya untuk mencerdaskan masyarakat.

"Kita terus upayakan peningkatan jumlah kunjungan dengan menyediakan fasilitas dan sarana prasarana yang nyaman bagi masyarakat," bebernya.

Pihaknya juga senantiasa menyesuaikan dengan perkembangan zaman, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan perpustakaan.

"Perpustakaan merubah diri. Artinya memfasilitasi juga yang sifatnya digital. Seperti pengelolaan yang sudah menggunakan ITE. Selain itu juga kami juga punya buku digital yang bisa diakses semua orang, kapan dan di manapun," jelasnya.

Selain di perkotaan, sebutnya upaya memajukan literasi juga menyasar ke perkampungan. Pihaknya sudah membina perpustakaan-perpustakaan di berbagai kampung.

"Dari 100 kampung yang ada, sebagian besar sudah memiliki perpustakaan. Itu terus kita kembangkan sampai nantinya semua kampung punya perpustakaan,” jelas Yudha.

Salah satu upayanya, dengan menggelar lomba perpustakaan antarkampung yang sudah rutin digelar setiap tahun.

“Supaya perpustakaan ini terus menyebar ke seluruh kampung, dan mereka semua berada di bawah binaan kami,” ujar Yudha.

Diungkapkan pula salah satu metode lainnya, seperti saat memperingati Bulan Kunjung Perpustakaan mereka telah melaksanakan Festival Literasi.

“Luar biasa antusias warga mengikuti berbagai rangkaian lomba dan aneka kegiatan di Festival Literasi. Kami juga merasa bangga mendapat dukungan luar biasa dari ibu Bupati Berau,” pungkas Yudha.(adv/bp/dho)

Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2022 di ruang Mangkupelas lantai 2 Balaikota, Kamis (10/11/2022). Kegiatan ini sekaligus dalam rangka Aksi Perubahan yang dilakukan oleh Kabid sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan VI di lingkungan Pemkot Samarinda.

Sosialisasi yang diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se kota Samarinda ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas Asisten II Syam Saimun, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah, Muhammad Haidir dari Komisi Informasi , dan Sencihan sebagai narasumber dari TWAP (Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan).



Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Aji Syarif Hidayatullah, dalam laporannya selaku Paitia Penyeenggaran mengatakan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya sosialisasi pemeringkatan keterbukaan informasi publik yang merupakan rangkaian dari kegiatan monitoring dan evaluasi kepatuhan badan publik adalah untuk mengetahui dan mengukur pelaksanaan keterbukaan informasi publik pada badan publik lingkup pemerintah kota samarinda, dan meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi publik sehingga terwujud suatu layanan informasi yang akurat, update dan mudah diakses oleh masyarakat.   

Sementara itu Kabid Pengelolaan dan Pelayanan Informasi, Euis Eka April Yani   yang mengangkat topik "Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik Untuk Mewujudkan PPID Aktif" kepada media ini mengatakan bahwa untuk mengimplementasikan keterbukaan informasi publik, Pemerintah Kota Samarinda melalui Peraturan Walikota Nomor 64 Tahun 2016 tentang Standar Operasional Prosedur Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kota Samarinda. Peraturan ini sebenarnya sudah tidak relevan lagi dengan peraturan teknis nya yaitu Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi.



"Untuk mewujudkan Samarinda sebagai Kota Pusat Peradaban sesuai dengan Visi Walikota, maka harus diwujudkan pemerintahan yang professional, transparan, akuntabel dan bebas korupsi dengan memberi ruang bagi partisipasi masyarakat sebagai salah satu Misi Walikota dan Wakil Walikota Samarinda." jelas Euis Eka. Oleh karena itu, ujar dia, Pemerintah Kota Samarinda melalui Diskominfo berinisiatif mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Keterbukaan Informasi Publik yang saat ini sudah sampai pada tahap finalisasi bersama-sama tim bapemperda (badan pembentukan peraturan daerah) di DPRD Kota Samarinda dan hanya tinggal menunggu waktu untuk disahkan.

 


Dalam kaitannya dengan aksi perubahan yang dia ambil, Indeks Keterbukaan Informasi Publik adalah tolok ukur sebagai landasan dalam menentukan kebijakan pengelolaan dan pelayanan informasi publik. Tuntutan akan tata kelola pemerintahan yang baik, yang mensyaratkan adanya akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses terjadinya kebijakan publik. 



Oleh karena itu ujar dia perlu adanya aksi pemeringkatan keterbukaan informasi publik agar PPID menjadi lebih aktif dan memiliki tolok ukur sehingga terbentuk suatu ketepatan dalam memenuhi standar pendokumentasian dan kualitas layanan yang terstandarisasi. (AS/MIK)

Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Tak sia-sia keberadaan Perpustakaan yang SMA Negeri 5 Samarinda yang merupakan sekolah tertua di Samarinda. Ini terbukti dengan aktifitas jelang usai pelaksanaan ujian semester. Dimana staf layanan perpustakaan SMA Negeri 5 Samarinda bertambah kesibukan, lantaran banyak siswa yang mengembalikan pinjaman buku.

“Kalau sudah habis semesteran, buku-buku itu kembali banyak sekali, seperti gunung buku di ruangan  perpustakaan  ini,” kata Hamdah – salah satu staf layanan perpustakaan SMA Negeri 5 Samarinda belum lama ini.

Ia mengatakan peminjaman buku di perpustakaan tersebut memang mengalami peningkatan ketika menjelang ujian semester, karena memang perpustakaan juga menyediakan koleksi buku-buku paket pelajaran sekolah. Sehingga di waktu itu, isi rak buku di perpustakaan nyaris kosong. Namun setelah ujian semester selesai, rak-rak buku kembali penuh.

“Seperti sekarang, ini sudah waktu peminjaman, jadi bersih semua buku di sini, biasanya rak buku-buku full buku,” ungkapnya.

Sementara, peminjaman buku di perpustakaan SMA Negeri 5 Samarinda sendiri, lanjutnya, wajib menjadi anggota perpustakaan dan ada batasan waktu peminjaman.

“Kalau dulu per minggu, kalau sekaran per semester untuk pengembalian buku. Sama juga buku-buku lain seperti cerpen, kami pinjamkan juga cuma ada batasnya seminggu. Kalau peminjaman lewat waktu, kami tidak kenakan denda, karena kami punya catatanya di buku peminjaman, yang penting buku itu kembali,” terangnya.

Kendati waktu pengembalian buku sangat dilonggarkan di Perpustakaan SMA Negeri 5 Samarinda, tetapi kata Hamdah, ada saja buku-buku yang tidak kembali setelah dipinjam. Alasannya pun beragam, mayoritas siswa tidak membawa buku tersebut pulang, melainkan diletakkan di dalam kelas.

“Ada juga buku yang dipinjam tidak kembali. Sebenarnya bukan tidak kembali, cuma kadang di taruh di kelas, malas bawa berat-berat dalam tas.  Nanti kalau waktu pengembalian dia cari dan kembali bukunya. Jadi sebenarnya minat baca siswa di sini sangat tinggi sekali, hanya saja itu masalahnya,” katanya.

Dia menambahkan, Perpustakaan SMA Negeri 5 Samarinda memiliki sebanyak 2.002 judul koleksi buku atau lebih dari 8.512 eksemplar buku. Tidak hanya menyediakan buku pelajaran, tetapi juga ada koleksi buku fiksi dan non fiksi.

“Pengadaan buku dari bendahara langsung, kalau untuk pertahun pengadaannya  2 kali, cuma kalau tahun ini baru sekali. Tapi  waktu masa COVID masih tetap pengadaan buku juga walaupun anak-anak libur,” tandasnya.(adv/an/dho)

Share on:

SAMARINDA. MEDIAIBUKOTA - Ahad malam (06/11/2022) jembatan Nurul Amin Samarinda diresmikan oleh Wali Kota H Andi Harun. Didampingi Pembina Majelis Nurul Amin, KH Zhofaruddin (Guru Udin), orang nomor satu di pemerintah kota Samarinda ini meresmikan penggunaan jembatan yang menghubungkan majelis Guru Udin dengan Masjid Al Misbah. 


Tampak pula ribuan jamaah Guru Udin turut menyaksikan peristiwa bersejarah ini
 Apalagi waktu peresmian memang bertepatan dengan jadwal rutin majelis, yakni ahad malam senin. Beberapa ruas jalan yang ada di sekitar Jl. Kehewanan terlihat padat dengan kendaraan yang diparkir oleh para jamaah. 


Baik wali kota Andi Harun maupun Guru Udin mengungkapkan kegembiraan dan rasa syukurnya. Dengan keberadaan jembatan Nurul Amin yang melintas di atas sungai Karang Mumus dari Majelis di wilayah Kehewanan ke Masjid Al Misbah di seberangnya pada kawasan Muso Salim, memberi kemudahan bagi jamaah yang nantinya ingin melaksanakan ibadah shalat. (MAL/MIK)

Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Bekerjasama dengan kelompok penggemar ayam hias Serama, Dinas Kpmunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda menyelenggarakan Kontes Kecantikan Ayam Serama, Minggu (6/11/2022) bertempat di Convention Hall kompleks GOR Kadrie Oening Sempaja Samarinda. 


Perlombaan diikuti oleh 11 peserta dengan menurunkan 45 ekor ayam hias Serama pilihan. Para peserta tersebut tidak hanya berasal dari Samarinda namun juga dari kota lain seperti Balikpapan dan Tenggarong. 


Ada 7 kelas yang dilombakan dalam kontes ini yakni 3 kelas jantan yang terdiri dari kelas remaja, muda, dan Dewasa. 3 kelas Betina juga terbagi dari kelas remaja, muda, dan dewasa. Dan satu kelas eskebisi anakan. 

Kepala Diskominfo kota Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos, M.Psi mengatakan bahwa salah satu tupoksi OPD yang dipimpinnya adalah penyebaran informasi dan sosialisasi pembangunan melalui desiminasi tradisional. 



"Kominfo masuk ke berbagai komunitas dalam menebarkan inforrmasi dan pesan-pesan pembangunan khususnya mengenai pro bebaya. Dan dalam hal ini kami masuk ke komunitas penggemar ayam hias Serama," ujar Dayat (nama pangilannya) kepada media ini. 

Dayat menuturkan bahwa sebelumnya diskominfo juga menfasilitasi kelompok budaya. Misalnya kelompok seni Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) yang mementaskan karya musik khas Samarinda di panggung Kaltim Charity Festival pada Jum'at (4/11/2022) kemarin. 

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar yang menjadi pelaksana kegiatan ini mengatakan bahwa pesan-pesan pembangunan pro bebaya akan terus digemakan oleh Diskominfo khususnya Bidang Pelayanan Komunikasi melalui berbagai desiminasi yang ada. 

Diharapkan dengan peran Diskominfo ini pembangunan kota Samarinda dengan program pro bebayanya semakin meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Hal ini merupakan tugas dan tangungjawab yang besar sebagai abdi  masyarakat dan abdi negara. (MAL/MIK)

Share on:

SAMARINDA, KOMINFONEWS- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda menampilkan kearifan lokal seni musik daerah di atas panggung hiburan Kaltim Charity Festival 2022 di Convention Hall Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Jum'at (4/11/2022) sore. 


Kelompok musik yang dipilih adalah Kuarsa Mahakam pimpinan Lutfi Chairullah. Kelompok musik tradisi ini menyuguhkan lagu-lagu daerah dalam balutan irama Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) yang merupakan musik khas Samarinda. 

Dalam kesempatan ini Kuarsa Mahakam menurunkan 8 dari personilnya, masing-masing Lutfi Chairullah, Abdillah, Sopiansyah, Hary Gunawan, dan Muhammad Nurrohim. Dodukung 3 vokalis yang menyanyikan lagu-lagu daerah se Kalltim yakni Siti Rahmadaniah, Syaifatul Hadijah dan Aji Vema Herlina. 

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Dr Aji Syarif Hidayatullah, S Sos, M Psi mengatakan bahwa generasi muda harus mengenal kearifan lokal daerahnya. Oleh sebab itu Diskominfo sebagai instansi yang bertugas menyampaikan informasi positif ke masyarakat beupaya masuk melalui berbagai komunitas termasuk komunitas musik Salating. 


Musik Salating yang merupakan singkatan dari Samarinda Lagu Tingkilan ini adalah musil khas Samarinda yang merupakan perpaduan antara tradisi tingkilan ala Kutai dengan musik panting Banjar. 


"Bukan hanya hari ini, tapi nanti jari Minggu, Diskominfo juga akan memeriahkan panggung ini dengan kegiatan lomba Ayam Serama," ujar Aji Syarif Hidayatullah didampingi Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar. Menurut dia komunitas ayam Serama juga merupakan potensi yang unik yang patut diperhatikan karena selama ini memang kurang di kenal di masyarakat. Padahal nilai budaya dan kekhasannya sangat bagus. 

Sementara itu Kabid Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar berharap bahwa diseminasi informasi bisa masuk melalui berbagai komunitas, sehingga informasi positif dan sosialisasi program-program pemerintah kota dapat menyebar di masyarakat. Terutama dalam menggemakan program andalan pemerintah kota Samarinda Pro Bebaya.

Hadir pula dalam kesempatan ini seniman senior Kalltim Elansyah Jamhari yang merupakan pembina Kelompok Kuarsa Mahakam. Tokoh budaya yang banyak memiliki binaan di Bumi Etam ini memimpin Forum Aktualisasi Seni Tradisional (FORMAT) Kaltim yang merupakan wadah berkumpulnya aneka seniman daerah. (UJE/MIK)


Share on:


 *Rosana: Banyak Juga yang Belum Kembali


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA-  Buku-buku novel menjadi kegemaran anak-anak muda, karena memiliki berbagai cerita menarik. Salah satu tempat yang banyak menyediakan koleksi berbagai judul novel adalah Perpustakaan Daerah Kaltim, yang ada di Jalan Ir Juanda Samarinda. Puluhan ribu judul novel berbagai pengarang mudah ditemukan di tempat ini.

Perpustakaan Daerah Kaltim memberikan layanan peminjaman buku-buku novel kepada Pemustaka. Namun tentunya ada ketentuan dan syarat yang harus dipatuhi. Diantaranya, menjadi anggota Perpustakaan Daerah Kaltim dan siap dikenakan sanksi jika pengembalian buku melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

“Kalau untuk melebihi waktu akan dikenakan sanksi Rp 1.000 per hari per buku,” terang Staf Layanan Koleksi Referensi DPK Kaltim Rosanna BR Sitepu.

Koleksi buku-buku novel milik Perpustakaan Daerah Kaltim yang dipinjam oleh Pemustaka, kata dia, sampai hari ini masih saja ada yang tidak kembali, ataupun peminjaman melebihi batas waktu yang diberikan.

“Untuk pengembalian buku novel banyak yang melebihi batas waktu dan banyak juga yang tidak kembali. Karena kebanyakan mereka itu adalah mahasiswa  Pemustakanya, terus mereka suka pindah-pindah,” bebernya.

Sebenarnya, lanjut Rosanna, dulu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim memiliki cara untuk mengantisipasi adanya buku-buku yang tidak dikembalikan oleh Pemustaka.

“Dulu kita ada kirim surat, sebelum jatuh tempo sudah dikirim surat. Sebelum pandemi ada yang namanya SMS member, yang mengingatkan sebelum jatuh tempo.  Dulu kita juga jemput bola, kalau sekarang tidak tahu lagi apakah tidak ada anggaran atau bagaimana,  itu ada BBM  juga, ditambah petugas kami makin lama makin sedikit, karena banyak yang pensiun tapi tidak ada yang menggantikan,” pungkasnya.(adv/an/dho)

Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Perpustakaan Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda terus berkembang, tidak lagi menggunakan sistem layanan manual, tapi juga dengan layanan digitalisasi.

Perpustakaan ini memiliki koleksi buku lebih dari 12.000 judul, mayoritas terkait program study (Prodi) Hukum, Ekonomi, Fisipol, Sospol, Pertanian, Kesehatan hingga koleksi judul buku fiksi, non fiksi dan novel.

Staf Unit Pengolahan Koleksi Perpustakaan Untag Samarinda Andi Ferawati Mappatunru menjelaskan,  jumlah koleksi judul buku yang ada di perpustakaan tersebut sebenarnya mencapai di atas 12.000 judul. Tetapi  banyak dari buku-buku yang sudah berumur, sehingga untuk tetap menjaga buku-buku tersebut dialih mediakan ke dalam bentuk digital.

Menurut dia, buku-buku yang dialih mediakan tersebut memiliki beberapa syarat. Diantaranya, selain menjadi buku langka, jumlah buku terbatas dan buku mengalami kerusakan.

“Untuk koleksi buku-buku yang lama itu sudah kita alih mediakan ke bentuk digital dan untuk koleksinya sudah banyak,” katanya belum lama ini.

Masih kata dia, selama ini Perpustakaan Untag Samarinda belum pernah melakukan pemusnahan koleksi buku-buku lamanya. Karena kata dia, buku-buku tersebut masih dicari oleh Pemustaka.

“Kalau untuk pemusnahan kita tidak akan musnahkan, karena buku lama pasti ada beberapa yang akan mencari, karena buku semakin lama semakin langka. Jadi kita lakukan perawatan berkala,” terangnya.

“Untuk perawatan buku, kita perbaiki kalau sekiranya rusak, caranya bermacam-macam tergantung tingkat kerusakannya juga.  Alhamdulillah kalau dimakan rayap tidak, karena kita selalu menjaga buku-buku di sini,” sambung Andi.

Sejak Perpustakaan Untag Samarinda menggunakan sistem layanan digitalisasi, Andi mengatakan, koleksi buku-buku lebih aman. Pengembalian buku yang dipinjam oleh Pemustaka selalu kembali tepat waktu.

“Selama kita menggunakan data digital ini semua buku kembali. Selain itu mahasiswa sendiri seperti sudah sadar diri, jadi rata-rata pengembalian tepat waktu. Memang  buku yang tidak kembali ada, selama dulu masih diberlakukan peminjaman bebas pinjam atau bebas pustaka, karena  kami belum menggunakan data digital yang belum terkonek dengan mahasiswa,” ungkapnya.

Walaupun sudah menggunakan layanan digitalisasi untuk keamanan buku, tapi Perpustakaan Untag Samarinda tetap menerapkan aturan sanksi denda kepada Pemustaka yang tidak mengembalikan buku melebihi batas waktu yang ditentukan, ataupun kondisi buku hilang.

“Peminjaman buku maksimal 3 buku selama seminggu dengan 3 kali perpanjangan. Jika melewati batas itu, maka dikenakan sanksi. Karena buku itu eksemplarnya tidak banyak, ditakutkan ada juga yang ingin meminjam.  Kalau misalnya mahasiswa ini menghilangkan buku itu, maka wajib mengganti dengan judul yang sama atau  biasanya mereka mengganti uang seharga buku atau mengganti dengan buku yang sekiranya kita butuhkan,” pungkasnya.(adv/don/an/dho)


Share on:

 


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim HM Syafranuddin mengungkapkan, merujuk dari hasil kajian Perpustakaan Nasional RI pada tahun 2021 tercatat, bahwa Indeks Kegemaran Membaca di Kaltim mencapai angka 62.22 persen dan masuk kategori cukup tinggi.

“Indeks Kegemaran Membaca ini berkaitan dengan aktivitas masyarakat dalam membaca buku dan memanfaatkan internet, untuk sebagai preferensi dalam rangka memenuhi kebutuhan informasi dan bahan bacaan,” ujarnya di beberapa kali kesempatan acara perpustakaan.


Tapi dia juga mengingatkan bahwa  saat ini posisi Indeks  Pembangunan  Literasi Masyarakat (IPLM)  Kaltim   hanya tercatat 22.42 persen atau masih masuk dalam kategori rendah.

“Indeks Literasi ini berkaitan dengan komponen penyediaan sarana dan prasarana perpustakaan,” katanya.

Dengan keadaan ini, dia meminta dukungan kepada semua pihak untuk dapat bersama-sama meningkatkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan di Kaltim, karena masih memerlukan perhatian serius.

HM Syafranuddin menyebut, jumlah  perpustakaan di Kaltim, diungkapnya dari 2.775 unit perpustakaan, tapi yang baru memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) baru hanya mencapai 197 unit atau 7,21 %.

Untuk itu, kata dia, upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk meningkatkan standar perpustakaan di Kaltim tidak pernah berhenti.  Diantaranya dengan pemberian buku bacaan, pelatihan sumber daya manusia (SDM)  Perpustakaan, serta pembinaan.

“Kami bangga, sejumlah perusahaan juga ikut berpartisipasi membantu peningkatan SDM di bidang perpustakaan,” pungkasnya.(adv/Don/dho)

Share on:

 


SAMARINDA. MEDIAIBUKOTA – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun membuka Grand Final Duta Wisata dan Putri Pariwisata tahun 2022 di Grand Ballroom Aston Hotel Samarinda, Sabtu (29/10/2022) tadi malam.

Andi Harun mengatakan untuk memperkenalkan potensi wisata sebuah daerah kepada wisatawan, selain upaya pengelolaan kawasan wisatanya dengan baik, dibutuhkan juga promosi yang kreatif dan efektif, sehingga informasi tentang potensi wisata bersangkutan dapat tersampaikan dan diterima khalayak dengan baik. Demikian pula halnya di Kota Samarinda.

“Peran pemuda sebagai komunikator dalam mempromosikan sebuah daerah memang sangat dibutuhkan, terlebih yang memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi, agar informasi yang disampaikan mendapat umpan balik yang baik dari banyak pihak, salah satunya melalui ajang pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata,” ucap Andi Harun.

Untuk itu, lanjut Andi Harun, sebagai program tetap tahunan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dirinya berharap ajang pemilihan duta dan putri pariwisata ini tidak terpaku pada kegiatan lombanya saja, melainkan harus benar-benar mampu menghasilkan sosok figur seorang duta yang memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang destinasi wisata Kota Samarinda, sekaligus mampu menjadi jembatan komunikasi kepada publik termasuk dalam hal promosi.

“melalui event pemilihan ini diharapkan dapat melahirkan seorang duta dengan sikap disiplin, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi, untuk membantu pemerintah khususnya dalam hal mempromosikan kekayaan seni budaya dan wisata di Kota Samarinda,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Samarinda ini pada hakikatnya pemilihan putri dan duta wisata bukan semata untuk menampilkan kelebihan secara lahiriyah dan fisik semata, melainkan lebih kepada upaya untuk mendidik sesorang agar bisa menjadi sosok yang memiliki wawasan, cerdas, berpikiran positif namun tetap menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal daerah.

“kepada seluruh calon duta dan putri pariwisata Kota Samarinda, saya sampaikan bahwa kalian semua adalah harapan untuk majunya dunia pariwisata Kota Samarinda, untuk itu bila nanti terpilih sebagai duta, kalian harus dapat menunjukan semangat dalam memberikan konstribusi bagi daerah,” tandasnya. (FER/KMF-SMR).


Share on:

 

KUPANG - Kontingen Kaltim benar-benar tampil maksimal di ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II yang berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 25 sampai 31 Oktober 2022. Bahkan sejak awal pada pembukaan kegiatan yang berlangsung di Stadion Oepoi Kupang itu, kontingen Kaltim menjadi "bintang". Tidak hanya karena berada di urutan terdepan sebagai kontingen peraih juara umum Pesparani I sehingga didaulat menyerahkan piala bergilir ke Gubernur NTT untuk selanjutnya diserahkan ke panitia pelaksana buat diperebutkan. Tetapi juga karena penampilan busana adat Dayak yang mampu menyita perhatian publik hingga berkali-kali diminta untuk foto bersama.


Tak cukup hanya sampai di situ. Penampilan kontingen Kaltim di hampir semua mata lomba juga sangat meyakinkan. Mulai dari paduan suara, mazmur, cerdas cermat, hingga bertutur Kitab Suci.

 



"Makanya, saya punya keyakinan yang sangat kuat untuk bisa membawa pulang kembali piala bergilir. Sesuai rencana awal kami sebelum keberangkatan, Kaltim kalau bisa juara umum," ungkap Pastor Petrus Prilion MSF, imam dari Keuskupan Agung Samarinda yang ikut mendampingi Kontingen Kaltim.

Karena itu lanjut Pastor Ion -sapaan akrab Petrus Prillion-, ia berharap agar Kaltim bisa meraih emas untuk semua kategori lomba. Itu berlaku untuk mata lomba baik yang offline maupun online.

"Bahkan kalau bisa Champion.Tapi Champion itu nilainya tinggi karena harus dua kali lipat. Yang jelas itu urusan nanti. Yang terpenting kalau bisa juara umum," ungkpnya.

Keyakinan Pastor Ion itu bukannya tanpa alasan. Karena untuk beberapa mata lomba sudah mulai terlihat. Bahkan dipastikan Cerdas Cermat Anak (CCA) dan Cerdas Cermat Remaja (CCR) bisa masuk sesi final. Belum lagi untuk mata lomba lainnya. Namun dari semua itu, Pastor Ion mengingatkan agar tetap mengedepankan semangat persaudaraan. Karena esensi sesungguhnya dari Pesparani adalah beryanyi dan menyatakan kemuliaan Tuhan dengan suasa hati yang penuh sukacita.

 



"Saya juga melihat semua peserta sangat semangat, hingga bisa masuk final. Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil yang terbaik," tambah Hermanus Barus, tokoh umat dari Samarinda yang juga ikut mendampingi.

Sementara Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan menyebut Pesparani II di NTT ini benar-benar mengusung semangat toleransi dan kebersamaan dalam membangun bangsa. Karena itu, kepanitiaan kegiatan Pesparani II ini juga melibatkan segenap elemen masyarakat lintas agama. Bahkan KH Jamaludin Ahmad yang menjadi ketua panitia Pesparani II ini merupakan seorang muslimin sejati. (*)




Share on:

PASER, MEDIAIBUKOTA– Tim Bola Basket Samarinda mencetak sejarah dengan tinta emas dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kaltim XVI Tahun 2022 di Kabupaten Paser, dengan mendapatkan 3 Medali Emas dan 1 Medali Perak. 

Momen yang  berlangsung Jumat (21/10/2022) ini disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda sekaligus Ketua Kontingen Samarinda H Muslimin SE MSi,


Menurut Muslimin hal ini menjadi suntikan moral bagi Tim Samarinda sehingga berhasil tampil maksimal. Samarinda, ujar dia berhasil mencetak sejarah baru dari cabor Bola Basket di perhelatan POPDA kali ini. 

Hasil pertandingan,  kelas pertandingan 3x3 putra adalah Juara 1 Samarinda, Juara 2 Balikpapan dan Juara 3 Paser. Hasil pertandingan 5x5 Putra dimana Juara 1 Samarinda,Juara 2 Balikpapan dan Juara 3 Bersama Berau dan Kutim.

Untuk hasil Pertandingan 5x5 Putri, Juara 1 Samarinda, Juara 2 Balikpapan dan Juara 3 Bersama Kukar dan Bontang. Sedangkan hasil Pertandingan 3x3 Putri, Juara 1 Paser, Juara 2 Samarinda dan Juara 3 Bersama Balikpapan dan Berau.(DN/MIK)

Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi menyerahkan hadiah kepada enam pemenang lomba baca puisi, di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jum'at (21/10/2022) malam. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian lomba dan seminar yang yang berlangsung sejak tanggal 17 Oktober 2022 lalu, dengan tajuk "Repertoar Kebudayaan dalam bingkai Pancasila," Gelaran seni budaya dan penanaman semangat kebangsaan yang dilaksankan oleh komunitas "Ampas Kopi". Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda. 


Tampak hadir dalam acara penutupan dan penyerahan hadiah berbagai lomba ini, Wakil Gubernur H. Hadi Mulyadi, Seniman Senior Hamdani Swara dari Dewan Kesenian Kaltim, Sultan Sandima Elansyah Jamhari dari Dewan Kesenian Samarinda, Politisi Sarwono, Anggota DPRD Kaltim Martinus, Ketua Teater Mahakam Iyan BL dan banyak tokoh lainnya. 

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Sastrawan Abdillah Syafei, dan Sambutan sekaligus pembagian hadiah baca puisi dan berbagai lomba lainnya. Selain itu juga dimeriahlan dengan atraksi seni dan budaya dari berbagai sekolah dan komunitas yang ada di kota Samarinda. 


Dalam sambutannya Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas semangat dan bakat yang ditampilkan oleh generasi muda khususnya para pelajar dalam mengembangkan potensi seni yang mereka miliki. Menurut Hadi seni membuat manusia memiliki kelembutan jiwa. 

Hadi Mulyadi yang yang seorang sastrawan  ini juga menyelipkan pantun dan anekdot-anekdot yang membuat suasana semakin cair serta meriah. Wakil Gubernur Kalimantan Timur ini bercerita tentang berbagai kisah yang ada di balik beberapa puisi yang ditulisnya dan telah dibukukan dalam momen ini.

Acara menjadi semakin meriah dengan tampilan beberapa tokoh seniman senior  yang hadir pada acara malam sabtu ini. (AF/MEDIAIBUKOTA)

Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi, mengadakan Rapat Koordinasi dan Sinergi bersama Admin Kecamatan. Kegiatan yang bertujuan untuk mencapai Publikasi Positif sebagai Solusi Inovatif di Lingkungan Pemerintah Kota Samarinda tersebut diselenggarakan pada Rabu (19/10/2022) di ruang rapat Karangasan lantai 2 Balai Kota samarinda.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kominfo Kota Samarinda Dian Ruhendra S.T, MM didampingi oleh Sub Koordinator Bidang Pengelola Opini dan Aspirasi Publik Reni Setiawati  S.Kom, Sub-Substansi Pelayanan Informasi dan PPID Murhansyah SP serta narasumber Sub Koordinator dari Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi, Abdillah Syafei S.Ag.

Dalam sambutannya Sekdis Kominfo Dian Ruhendra menyampaikan bahwa peran media sosial di tingkat Kecamatan, maupun OPD (Organisasi Perangkat Daerah, red) sangat penting dalam penyebaran informasi yang positif dan membangun citra pemerintah.

"Yang perlu kita garisbawahi bersama bahwa mengelola medsos pemerintah sangat berbeda dengan mengelola medsos swasta, karena kita perlu menganalisis dahulu dampaknya seperti apa nantinya, sebelum berita atau informasi tersebut di share untuk masyarakat," Kata Dian. Oleh karena itu ia berharap agar para admin terus meningkatkan kualitas mereka sehinga bisa membuat konten yang bermutu.

"Rencana kami di tahun depan kita akan menyelenggarakan pelatihan secara berjenjang demi menyiapkan admin medsos di OPD dan Kecamatan yang benar-benar berkualitas. Semua yang mengikuti pelatihan akan diberikan sertifikat keahlian sehingga dimanapun nanti mereka bertugas dapat mengelola media sosial instansinya," jelas Dian. Selain itu menurut dia admin akan diberikan SK resmi sebagai pengelola medsos.

Kominfo, ujar dia akan memberikan pelatihan atau bimtek tentang bagaimana penulisan berita, pengambilan foto dan video, serta editing video yang baik dan benar. Bahkan sebagai bentuk perhatian yang serius akan pentingnya pengelolaan media sosial, akan diberikan penghargaan kepada pengelola medsos yang terbaik.

Sementara itu Abdillah Syafei yang menjadi pembicara selanjutnya memaparkan bagaimana sebuah media sosial pemerintah itu seharusnya dikelola. Dia menjelaskan bahkan sejak tahun 2012 Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia  telah mengeluarkan Peraturan Nomor 83 Tentang Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah. Di dalamnya dijelaskan secara detil ketentuan-ketentuan pengelolaan sebuah akun media sosial pemerintah.

"Jadi persoalan pengelolaan media sosial Instansi Pemerintah bukan persoalan sambilan saja. Tetapi merupakan hal yang penting di era modern sekarang,"ujar Abdillah. Untuk itu dia berharap para admin media sosial Kecamatan dan OPD bisa mempelajari Peraturan Menteri tersebut sebagai rambu-rambu dalam mengelola media sosial instansi masing-masing.

" Selain itu tentu harus didukung dengan peningkatan kemampuan literasi dan teknis pengelolaan media sosial bagi para admin," lanjut dia.

Sub Koordinator Bidang Pengelola dan Opini dan Aspirasi Publik Reni Setiawati  S.Kom mewakili Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi menyambut gembira rencana yang dikemukakan oleh Sekretaris Diskominfo dan pemaparan pembicara. Menurut dia tersebut akan dilaksanakan untuk kegiatan tahun 2023 mendatang. Adapun di akhir tahun 2022  masih ada satu kegiatan Bimbingan Teknis yang nantinya akan diikuti oleh para admin OPD, Kelurahan dan Kecamatan se Kota Samarinda. (BAR/ASYA/KMF-SMR)

 

Share on:


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Wakil Wali Kota Samarinda H. Rusmadi meresmikan Kota Taguh Bakar, bertempat di  Kelurahan Sidomulyo, Jalan Jelawat gang 9 Samarinda, Kamis (20/10/2022) . Ini merupakan program kedaruratan yang diluncurkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda.

Rusmadi dalam sambutannya mengapresiasi program Kota Taguh Bakar yang digagas oleh Disdamkar Samarinda ini. menurut dia hal ini sesuai dengan program Pemkot Samarinda,  dimana persoaalan kota yang diperhatikan tidak hanya masalah banjir, macet dan sampah saja. Soal kebakaran juga menjadi persoalan serius yang harus diantisipasi dari hulu hingga ke hilirnya.

Hal ini menurut dia juga penting untuk mengingatkan warga agar lebih berhati-hati terhadap bencana yang menimbulkan bahaya kebakaran yang perlu di waspadai. Oleh sebab itu,  Pemkot perlu hadir memberikan inovasi dalam mitigasi antisipasi terhadap bahaya tadi melalui edukasi. Sehingga RT bisa mengetahui persis potensi yang dihadapi warga dalam penanggulangan bencana.

Ia juga mengingat kepada perangkat Lurah dan ketua RT untuk terus rajin memonitor pemukimannya terhadap potensi-potensi bencana tadi, khususnya perhatian pada rumah yang instalasi listriknya perlu peremajaan.

"Dana Probebaya dari pemerintah setidaknya bisa juga dimanfaatkan RT untuk membelanjakan perlengkapan kesiapsiagaan dalam penanganan tanggap darurat bencana kebakaran, seperti hydrant kering, Apar hingga papan peringatan atau edukasi sebagai mitigasi bencana kebakaran,” tutur Rusmadi.

Sementara itu menurut Kepala DIsdamkar Samarinda Hendra AH menjelaskan, tujuan dibentuknya kota taguh bakar tadi adalah lebih kepada pencegahan sebelum terjadinya musibah kebakaran. Sehingga edukasi kepada warga disini sangat penting dalam memberikan pemahaman terkait mitigasi bencana kebakaran khusus untuk daerah yang rawan, padat dan sangat sulit dilalui kendaraan roda empat milik Disdamkar atau PMK Swasta.

“Karena sesuai tagline Dinas kami jika mencegah lebih baik dari pada memadamkan, oleh itu langkah antsipasi mulai dari hulu sangat penting disini dengan memberikan edukasi langkah-langka yang harus dilakukan dalam pencegahan,”urainya.

Untuk mengaungkan kota taguh bakar tadi, pihaknya sendiri sambung Hendra telah mengimplementasikan dengan mensiapkan hydrant kering, sirine peringatan,papan edukasi hingga alat pemadam api ringan (Apar) khusus untuk kawasan jalan jelawat, yang memang tergolong padat akan pemukiman penduduk.

“Jadi kita membuat hydrant kering ini untuk menyiasati mobil PMK yang sulit masuk pada jalan yang sempit, selain hydrant ini juga bisa dimanfaatkan saat musim kemarau dalam menyuplai air bersih yang dibutuhkan warga,”kata Hendra.

hendra  menuturkan, untuk grafik musibah kebakaran di Samarinda sejak tahun 2020 telah terjadi sedikit 282 kasus kebakaran, sepanjang tahun 2021 terjadi 242 kasus dan tahun 2022 mulai dari bulan Januari hingga Oktober sudah tercatat 150 kasus becana kebakaran. Dan 50 persennya terjadi akibat korsleting listrik.

Menurutnya disdamkar sudah melakukan pemeriksaan  instalasi listrik terhadap 500 rumah warga di Kelurahan Sidomulyo dan 500 rumah warga di Kelurahan Pelita dengan  memberikan pemahaman dan rekomendasi terhadap instalasi listrik yang baik untuk rumah tempat tinggal. (KMF-MIK)

 

Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home