Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Kaltim. Tampilkan semua postingan


SAMARINDA
- Setelah 48 tahun (1976), Provinsi Kalimantan Timur kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur an Nasional (MTQN) ke XXX. Seluruh rangkaian kegiatan MTQN akan berlangsung di Kota Samarinda, hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), Hj Dasmiah saat rapat koordinasi, Rabu (31/07/2024) di ruang rapat Sembuyutan lantai III gedung Balaikota Samarinda.

Untuk itu Dasmiah mengharapkan dukungan dan kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda demi kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan MTQN tersebut. Dia melanjutkan diperkirakan saat pelaksanaan MTQN nanti, Kota Samarinda akan dipadati oleh sekitar 10.000 lebih tamu.

Jumlah peserta yang akan bertanding nanti ada 1.960 orang, pelatih 910 orang, ofisial 990 orang, pendamping 1.630 orang, dewan haqim (juri) 156 orang, pejabat pusat dan daerah 150 orang serta tamu negara 50 orang. Dasmiah menambahakan bahwaa jumlah tersebut ditambah lagi oleh para sporter dari masing-masing provinsi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah memastikan akan mengirimkan masing-masing 1.000 orang. Pada MTQ nanti juga akan diselenggarakan lomba kaligrafi internasional yang akan diikuti oleh 10 negara. Artinya Kota Samarinda harus benar-benar bersiap.



Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Dr H Muhammad Ridwan Tasa MM tersebut juga dipaparkan mengenai seluruh jadwal dan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan MTQN. Ridwan Tasa mengatakan, Pemkot Samarinda juga segera membuat panitia lokal yang akan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim, guna kelancaran koordinasi dan komunikasi dalam mempersiapkan Kota Samarinda sebagai tempat pelaksanaan MTQN ke XXX.

Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda mengharapkan dukungan dari semua elemen, sehingga Provinsi Katim dan Kota Samarinda sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQN dan mendapat nama baik. Dasmiah mengingatkan hal yang cukup penting juga untuk diperhatikan, yaitu restoran atau rumah makan untuk menetapkan Harga normal, sebab dari pengalaman yang sudah-sudah, resoran dan rumah makan yang berada di kota pelaksanaan MTQN maupun even-even besar tingkat nasional itu ada yang menaikan Harga hingga 100 persen.

Dasmiah juga mengharapkan agar UMKM di Kota Samarinda untuk aktif dalam berpartisipasi di arena-arena atau venue pelaksanaan MTQN, terutama di luar venue utama yang tidak diatur oleh EO. Ini merupakan kesempatan besar bagi UMKM kota Samarinda dan daerah disekitarnya untuk memasarkan dan mengenalkan produknya. Dinas terkait tentunya nanti dapat mengkoordinasikannya. UMKM yang berpartisipasi harus bersertifikasi halal.

Menurut rancana MTQN akan berlangsung sejak tanggal 09 hingga 14 September 2024. Namun diperkirakan sejak tanggal 06 - 07 September, Kota Samarinda sudah mulai ramai kedatangan tamu dari luar daerah, baik itu kafilah MTQN maupun para tamu undangan dan sporter. Pembukaan MTQN akan berlangsung pada tanggal 08 September dan penutupan pada tanggal 15 September 2024.

Untuk memeriahkan MTQN nanti, juga akan dihadirkan berbagai even hiburan bernuansa Islami dan kehadiran artis-artis dari Kota Jakarta, pawai ta'aruf, pameran MTQN, pameran Halal Food dan lain-lain. Semoga masyarakat Kota Samarinda dan daerah-daerah disekitarnya dapat meramaikan seluruh venue pelaksanaan MTQN ke XXX. (MAF/KMF-SMR)


Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Berbeda dengan jabatan di pemerintahan yang memiliki masa purnatugas, seorang budayawan itu tak mengenal kata pensiun, ia akan terus berkarya hingga batas usia. Selama masih bisa berpikir dan melontarkan ide maupun gagasan, maka budayawan akan terus menghasilkan hal bermanfaat bagi umat manusia, apapun pangkat dan jabatan yang dimiliki  sebelumnya.

Demikian pula tampaknya dengan seorang H Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan dua  periode 2011-2016 dan 2016-2021. Mantan jurnalis Kaltimpost yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik ini, meski tidak lagi menjadi pejabat namun terus berkarya untuk daerah dan Indonesia. Baru juga setahun menjadi mantan wali kota, sebuah buku dia terbitkan.


Buku yang berisi kumpulan catatan menarik yang pernah ia buat disuguhkan ke khalayak menikmat literasi daerah ini. Buku Berjudul "Bukan Pak WaliLagi", Rabu ((07/08/2022) malam diluncurkan di Kafe Kong Djiee di kawasan Citera Niaga Samarinda. 



Hadir para dihadiri para tokoh Kalimantan Timur, baik pejabat, tokoh politik, tokoh pendidikan, pengusaha, dan kalangan jurnalis serta budayawan. Tampak Gubernur Kaltim H. Isran Noor dan Wakil Gibernur H. Hadi Mulyadi, Ketua DPRD kaltim Makmur HAPK, mantan, Rektor Universitas Mulawarman Mas Jaya, Ketua Kadin Kaltim Dona Faroek, dan beberapa tokoh Kaltim lainnya yang memadati tempat acara. 



Dari Kalangan Budayawan dan Penulis terlihat ada penulis senior Syafruddin Pernyata, Syafril Teha Noor, Hamdani Swara, dan Abdillah Syafei penulis yang juga murid Sastrawan Djumri Obeng. Dalam kesempatan ini Abdillah didaulat membacakan doa sebagai pembuka acara.

 
 



Wali Kota Samarinda Samarind H Andi Harun didampingi Sekretaris Daerah Hero Mardanus Styawan pun masih dalam pakaian dinas kerjanya menyempatkan untuk turut menjadi saksi peluncuran buku Rizal Effendi. Bahkan ia turut mengapresiasi dengan memberikan komentar yang memuji sosok Rizal sebagai penulis senior kaltim

"Bukunya belum bisa saya komentari karena belum saya baca, tapi yang pasti lahir dari seorang pemimpin dan penulis hebat," ujar Andi Harun.

Wali Kota Samarinda ini  memberikan pujian pada sosok Rizal Effendi yang menurut nya sudah begitu banyak berkarya. Bukan hanya dalam pembangunan sebagai seorang mantan walikota, namun juga penulis aneka esai maupun reportase yang pasti selalu mencerahkan.

"Meminjam kalimat endorse Luna Maya dalam kopi Luwak, Setiap tulisannya, setiap sisinya selalu bermakna," pungkas Andi Harun disambut tepuk tangan dan tawa para tokoh yang hadir.  (dil/MIK)



Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Serangkaian kegiatan olah raga dilaksanakan oleh warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur, Minggu (21/08/2022). Dimulai dengan jalan santai di lingkungan Perum Alam Indah Jl.A. Wahab Syahrani Samarinda, senam, dan beberapa perlombaan. 

Tampak hadir Wali Kota Samarinda H Andi Harun dan Asisten I Riduan Tasa yang juga Sekretaris BPW KKSS Kaltim, serta ratusan warga KKSS yang ada di Samarinda
 
Acara yang juga diisi dengan senam poco-poco ini dilaksanakan di Perum Alam Indah Jl.A. Wahab Syahrani Samarinda dengan mengambil titip pusat kegiatan di Kediaman Ketua BPW KKSS Kaltim H Alimuddin. 

Sekretaris BPW KKSS Kaltim H Riduan Tassa dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran Wali Kota Samarinda Andi Harun yang telah berkenan bergembira bersama warga KKSS dalam merayakan kemerdekaan RI ke 77 tahun. 

Selain jalan santai dan senam juga diadakan lomba permainan domino yang dikuti oleh para lelaki (bapak-bapak) dan lomba karaoke yang diikuti oleh para wanita (ibu-ibu). Selanjutnya kegiatan ditutup dengan pengundian kupon untuk mendapatkan hadiah yang disediakan panitia. (DIL/MIK)





Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Haul Muassis Pondok Pesantren Ibnul Amin Pemangkih ke 28 KH Mahfus Amin berlangsung Kamis (11/8) malam di majelis Nur Arafah. Acara yang diselenggarakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi tersebut berlangsung hikmad, diawali dengan pembacaan maulid habsyi yang dilanjutkan dengan pembacaan manakib atau biografi KH Mahfus Amin, ceramah agama, tahlillan, dan ditutup dengan pembacaan doa.

Menurut Akhmed Reza Fachlevi, peringatan haul ini diselenggarakan sebagai bentuk kecintaan kepada guru,ulama, dan wali Allah khususnya di Pulau Kalimantan agar jadi momentum untuk meneladani akhlaknya. Acara majelis sendiri memang rutin diadakan berisi pembacaan maulid Habsy dan Ceramah agama.

Selain itu yang juga menjadi tujuan diselenggarakannya majelis ini adalah sebagai ajang silaturahmi dengan para ulama. Oleh karenanya majelis selalu mengundang guru-guru yang sudah diakui kealimannya di Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan, diantaranya KH Muhammad Zhofaruddin (Guru Udin), Guru Ahmad Zaini, Abah Guru Anang Zainal Abidin, Guru Mahmud Albanjari, Guru Muhammad Fahmi dan masih banyak lainnya.

Dalam ceramah agamanya, Guru Ahmad Zaini menyampaikan peringatan haul ulama dan para kekasih Allah dan Rasulnya adalah upaya mendatangkan rahmad Allah karena diisi dengan pembacaan Al Quran, shalawat, manakib, zikir dan ceramah agama.

“Dengan membaca dan mendengarkan kisah hidup wali Allah diharapkan ada cinta dan semangat untuk mencontoh khususnya dalam menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya. (adv/hms-dprd/dil)

Share on:


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA; Kabar duka bagi warga Kalimantan Timur, khususnya keluarga besar Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur. Diberitakan bahwa Kepala Kanwil Kementerian Agama Kaltim Drs. H. Masrawan, M.Ag meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal. Mobil yang dikendarai lepas kontrol, keluar dari Jalan dan tercebur ke sungai. 

Kecelakaan yang terjadi pada Hari Minggu, tanggal 17 Jull 2022, di Desa Saka Kajang Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah ini juga menyebabkan beberapa anggota keluarganya meninggal. Yakni istrinya Dra Hj. Hilaliyah binti H. Mahyudin (Ketua Dharma Wanita Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur).

Ada pula dalam mobil tersebut putera mereka berna Mahfuzhiansyah yang juga bersama sang istri Siti Hasanah serta anaknya (cucu dari Masrawan) bernama Muhammad Ibnu 'Attha'ilah Al- Mahfuzhi bin Mahfuzhiansyah.  Bahkan H. Hamsah (Ibu mertua H.Masrawan) juga meninggal dunia,  sehingga total ada 6 orang yang menjadi korban dalam musibah tersebut. 

Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Timur dalam Siaran Pers bernomor 4982/Kw. 16.1/1-d/HM 01/07/2022 yang ditandatangani oleh Muhammad Isnaini menyampaikan ucapan duka.

"Segenap jajaran pimpinan dan seluruh pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur mengucapkan turut berduka,"ujar Isnaini melalui siaran persnya. 

Dijelaskannya pula bahwa jenazah akan dibawa ke Rumah dari Adik  Almarhumah Hj. Hilaliyah binti H. Mahyudin (Istri Kakanwil Depag Kaltim) di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon bantuan kepada semua pihak untuk melaksanakan Sholat Ghoib dan Do'a bersama di tempat masing-masing, semoga amal ibadah Almarhum dan Almarhumah diterima disisi Allah SWT dan diampuni segala dosa dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan iman, kesabaran dan ketabahan, Aamiin Ya Robbal Aalamin," bunyi siaran pers tersebut juga. (ASYA/MEDIAIBUKOTA)


Share on:


Waktu libur siswa sudah selesai sekarang saatnya semua warga sekolah menyambut tahun ajaran baru 2022/2023 dengan suka cita terkait kebijakan baru bahwa sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka seratus persen. Memasuki tahun ajaran baru beberapa sekolah di Indonesia mulai menerapkan kurikulum merdeka bahkan sudah ada sekolah yang mengimplementasikan kurikulum merdeka satu tahun lalu. Bagi sekolah yang akan melaksanakan kurikulum merdeka tahun ajaran 2022/2023 maka harus mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan kurikulum tersebut. Sebelum mengenal kurikulum merdeka lebih banyak, artikel ini bermaksud untuk berbagi sedikit informasi tentang kurikulum merdeka.

Masa pandemi Covid-19 merupakan kondisi khusus yang menyebabkan ketertinggalan pembelajaran atau learning loss yang berbeda-beda pada ketercapaian kompetensi peserta didik. Banyak penelitian para ahli yang menyebutkan bahwa Indonesia mengalami krisis pembelajaran atau learning crisis. Penelitian tersebut menyatakan banyak anak Indonesia yang masih kesulitan memahami bacaan sederhana dan menerapkan konsep matematika dasar. Berdasarkan kondisi tersebut maka Kemendikbud Ristek melakukan upaya pemulihan pembelajaran dengan mencanangkan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang bertujuan untuk mengasah minat dan bakat anak sejak dini dengan berfokus pada materi esensial, pengembangan karakter, dan kompetensi peserta didik.

Konon program kurikulum merdeka tercetus karena banyaknya keluhan dari orang tua pada sistem pendidikan yang telah berlangsung. Salah satu keluhan tersebut adalah nilai yang telah ditentukan di sekolah dalam bentuk KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Merdeka belajar adalah salah satu upaya untuk memerdekakan cara siswa dan guru dalam berpikir dan berkreasi. Konsep merdeka belajar menurut Nadiem Makarim terdorong akan keinginan menciptakan suasana belajar yang bahagia tanpa dibebani pencapaian skor atau nilai tertentu. Esensi dari kemerdekaan belajar dimulai dari guru sebelum memulai pembelajaran kepada siswa.

Konsep Kurikulum Merdeka

Menurut Kemendikbud Ristek, Kurikulum Merdeka  akan dilaksanakan sebagai opsi selama tahun 2022 s.d. 2024 dalam rangka pemulihan pembelajaran pasca pandemi Covid-19. Mulai tahun 2024 diharapkan Kurikulum Merdeka sudah diimplementasikan secara nasional. Jadi saat ini sekolah bisa mengimplementasikan kurikulum merdeka secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing sekolah. Jika ada sekolah yang belum siap menerapkan kurikulum merdeka maka sekolah tersebut masih boleh menggunakan kurikulum 2013 sampai sekolahnya siap. Kewenangan untuk memilih kurikulum diserahkan Kemendikbud Ristek kepada kepala sekolah dan guru pada sekolah masing-masing.

Dalam kurikulum merdeka jenjang kelas 1 sampai kelas 12 dibagi menjadi 6 fase yaitu fase A sampai F. Pembagian fase dapat dilihat pada tabel berikut:

Capaian pembelajaran dirumuskan per fase karena untuk membedakannya dengan kelas,  peserta didik di satu kelas yang sama bisa jadi belajar dalam fase pembelajaran yang berbeda. Ini merupakan penerapan dari prinsip pembelajaran sesuai tahap capaian belajar atau yang dikenal juga dengan istilah teaching at the right level (mengajar pada tahapan/tingkat yang sesuai). Capaian pembelajaran (learning outcomes) adalah suatu ungkapan tujuan pendidikan, yang merupakan suatu pernyataan tentang apa yang diharapkan diketahui, dipahami, dan dapat dikerjakan oleh peserta didik setelah menyelesaikan suatu periode belajar.

Inti dari Kurikulum Merdeka adalah Merdeka Belajar yaitu konsep yang diciptakan agar siswa dapat mendalami minat dan bakatnya masing-masing. Jika pada Kurikulum 2013 peserta didik harus mempelajari semua mata pelajaran dan akan dijuruskan menjadi IPA atau IPS di tingkat SMA, maka dalam Kurikulum Merdeka peserta didik memilih materi yang ingin dipelajari sesuai minat masing-masing. Selain itu kurikulum tersebut mengutamakan staretgi pembelajaran berbasis proyek artinya peserta didik akan mengimplementasikan materi yang dipelajari melalui proyek atau studi kasus. Nama proyek ini adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang sifatnya lintas mapel yaitu melalui proyek ini siswa diminta untuk melakukan observasi masalah dari konteks dan memberikan solusi nyata terhadap masalah. Jadi karakteristik utama dari kurikulum merdeka adalah pembelajaran berbasis proyek, fokus pada materi esensial, dan fleksibel bagi guru (Ruang Guru, 2022).

Pada Kurikulum 2013 terdapat KI (Kompetensi Inti) dan KD (Kompetensi Dasar), keduanya dilebur menjadi CP (Capaian Kompetensi) pada Kurikulum Merdeka. CP (Capaian Kompetensi) dianalisis menjadi TP (Tujuan Pembelajaran), kemudian beberapa TP (Tujuan Pembelajaran) disusun menjadi ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) selanjutnya dari ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) menjadi modul ajar.

Modul Ajar Pengganti RPP

Umumnya guru mengenal modul ajar sebagai buku pedoman siswa dalam belajar yang berisi materi dan latihan soal yang harus dikerjakan oleh siswa, tetapi modul ajar pada kurikulum merdeka berbeda. Modul ajar dalam kurikulum merdeka digunakan sebagai pengganti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan silabus yang dibuat oleh guru. Modul ajar seperti RPP dilengkapi dengan berbagai materi pembelajaran, lembar aktivitas siswa, dan asesmen untuk mengecek tujuan pembelajaran siswa dapat dicapai atau tidak.

Guru tidak perlu lagi membuat RPP dan silabus secara terpisah tetapi cukup membuat modul ajar karena komponen RPP dan silabus sudah terintegrasi langsung ke dalam modul ajar. Guru dapat juga menggunakan modul ajar resmi yang diterbitkan oleh kemendikbud atau memodifikasi modul ajar dengan mengadaptasi modul yang sudah disiapkan pemerintah. Kebebasan pengembangan modul ajar oleh guru lebih diarahkan pada penyesuaian masing-masing konteks lingkungan dan kebutuhan siswa. Dalam modul ajar terdapat beberapa istilah baru yang sebelumnya tidak tercantum pada kurikulum 2013 yaitu (1)Capaian pembelajaran;(2)Profil Pelajar Pancasila; (3)Pemahaman bermakna; (4) Pertanyaan pemantik; (5) Bahan bacaan guru dan peserta didik; (6) Glosarium.

Komponen modul ajar adalah dasar dalam penyusunan modul ajar untuk kelengkapan pesiapan pembelajaran. Berikut ini disajikan susunan komponen modul ajar menurut beberapa sumber yakni sebagai berikut :

1. Informasi Umum meliputi :

a) Identitas Modul (nama sekolah, jenjang sekolah, kelas, dan alokasi waktu)

b) Kompetensi Awal ( pengetahuan atau keterampilan awal yang dimiliki siswa sebelum mempelajari topik tertentu)

c) Profil Pelajar Pancasila (tujuan akhir dari suatu kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan pembentukan karakter siswa)

d) Sarana dan Prasarana (fasilitas dan bahan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan pembelajaran)

e) Target Peserta Didik (terdapat tiga kelompok yaitu peserta didik reguler/, peserta didik dengan kesulitan belajar, dan peserta didik dengan pencapaian tinggi)

f) Model Pembelajaran (model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan/PJJ Daring, pembelajaran jarak jauh luar jaringan/PJJ Luring, dan blended learning)

2. Komponen Inti meliputi :

a) Tujuan Pembelajaran (pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman konsep)

b) Pemahaman Bermakna (informasi tentang manfaat yang akan didapatkan peserta didik setelah proses pembelajaran)

c) Pertanyaan Pemantik (bertujuan memandu siswa mendapatkan pemahaman sesuai dengan tujuan pembelajaran)

d) Kegiatan Pembelajaran (langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan yaitu pendahuluan, inti, dan penutup berbasis pembelajaran aktif)

e) Asesmen (ada 3 jenis asesmen yaitu sebelum pembelajaran/diagnostik, selama proses pembelajaran/formatif, dan akhir proses pembelajaran/ sumatif)

f) Pengayaan dan Remedial (pengayaan diberikan kepada peserta didik dengan capaian tinggi dan remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan lebih lanjut)

3. Lampiran meliputi :


a) Lembar Kerja Peserta Didik (diberikan kepada peserta didik yang jumlahnya sesuai kebutuhan)

b) Bahan Bacaan Guru dan Peserta Didik (bahan bacaan digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai dan untuk memperdalam materi pada akhir pembelajaran)

c) Glosarium (kumpulan istilah dalam suatu bidang secara alfabet dengan definisi dan artinya)

d) Daftar Pustaka (sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar)

Meskipun konsep Kurikulum Merdeka atau Merdeka Belajar sudah disosialisasikan dan diperkenalkan secara langsung maupun tidak langsung (online), ternyata masih banyak guru dan orang tua yang bingung dengan konsep Kurikulum Merdeka. Dengan adanya artikel ini diharapkan menjadi sedikit pencerahan untuk beradaptasi dengan Kurikulum Merdeka. Dalam hal ini penulis juga masih dalam tahap belajar tentang Kurikulum Merdeka melalui IHT, Workshop, dan membaca beberapa referensi.

(Penulis Adalah Guru SMK Negeri 9 Samarinda)

 


Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun bersama Wakil Gubernur Hadi Mulyadi meresmikan gedung columbarium di Kawasan Pemakaman warga Tionghoa Serayu Samarinda Utara. Tampak hadir kabag Kesra Kumarul Zaman, Camat Samarinda Utara Syamsu Alam, dan beberapa pejabat lainnnya, serta para tokoh masyarakat termasuk tokoh agama Budha dan masyarakat Tionghoa di Samarinda.

Acara dibuka dengan pembacaan do'a secara agama Islam oleh wakil gubernur Hadi Mulyadi, dilanjutkan dengan laporan dari ketua pembangunan colimbarium Alwi Mulyanto yang memaparkan sejarah dan maksud dibangunnya columbarium ini.

Menurut Alwi Mulyanto ide awal dibangunnya fasilitas kremasi dan penyimpanan abu jenazah ini bermula dari rasa keprihatinan para tokoh Tionghoa saat pandemi masih berlangsung beberapa waktu lalu. Ketika itu banyaknya orang yang meninggal dunia sementara lahan pemakaman sudah mulai sulit dan mahal. Maka salah satu alternatif adalah dengan membangun tempat pengabuan jenazah yang dikenal dengan nama columbarium  ini.

Sementara itu Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dalam sambutannya mengatakan,  seiring dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi saat ini angka kematian pun ikut meningkat. Hal ini tentu saja memberikan dampak terhadap kebutuhan lahan yang difungsikan sebagai area pemakaman. Sementara ketersedian lahan untuk pemakaman sendiri juga terbatas khususnya pada kawasan perkotaan yang padat pemukiman.

"Untuk itu tidak jarang pada masa sekarang ini orang lebih memilih cara praktis seperti kremasi atau pembakaran jenazah, karena dianggap lebih praktis, sederhana, murah, cepat, aman dan efisien," tutur Andi Harun. Terlebih menurut dia, pada masa pandemi virus covid 19 belum lama ini, yang sangat membutuh proses cepat untuk pemakaman korban pandemi. Ditambah lagi adanya alasan relegius atau keyakinan agama tertentu yang membutuhkan dilakukannya kremasi.

Oleh karenanya Andi Harun menilai bahwa pembangunan gedung columbarium Yayasan Karya Insani ini merupakan suatu langkah tepat untuk menjawab kebutuhan masyarakat tersebut.

"Untuk itu atas nama Pemerintah Kota Samarinda, terimakasih saya ucapkan kepada pihak panitia pembangunan beserta seluruh donator yang telah bersinergi dalam penyediaan fasilitas umum berupa gedung columbarium yang nantinya akan dimanfaatkan untuk seluruh lapisan masyarakat Kota Samarinda, bahkan mungkin dari luar daerah. Hal ini merupakan sebuah konstribusi tidak langsung kepada pemerintah dalam meningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat," lanjut Andi Harun.

Diluar dari hal tersebut ujarnya, pembangunan gedung columbarium ini juga merupakan salah satu bukti kepedulian kita kepada sesama tanpa memadang atau membedakan suku, ras, agama dan kepercayaaan, sehingga dengan demikian diharapkan akan menambah berjaganya kondusifitas Kota Samarinda yang sudah ada selama ini, karena adanya harmonisasi, kerukunan dan rasa kebersamaan diantara seluruh lapisan masyarakat.

Menurut orang nomor satu di Pemerintah Kota Samarinda tersebut, dengan diresmikannya gedung columbarium ini, maka tanggung jawab kedepan yang harus dilaksanakan adalah menjaga keberadaan dan pengelolaannya dengan baik.
"Kepedulian setiap komponen terhadap sarana pelayanan kepada warga yang tengah mengalami kedukaan ini saya harapkan mampu meningkatkan manfaat dan kegunaan, sehingga eksistensinya dapat selalu diberdayagunakan bagi kepentingan masyarakat yang membutuhkan," pungkas Andi Harun.

Selanjutnya diadakan penandatangan prasasti, pemotongan pita, penandatanganan akte notaris sebagai bentuk legalitas kepada Yayasan Karya Insani dan peninjauan ruangan serta fasilitas yang ada di dalam columbarium ini. (ASYA/MEDIAIBUKOTA)

Share on:

SAMARINDA- MEDIAIBUKOTA: Suasana penuh persaudaraan dan akraban antar etnis dan suku tampak sekali di atas panggung seni budaya HUT ke 19 Ikatan Kaluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) yang dipimpin oleh H Rusmadi Wongso dari tanggal 14 hingga 16 Juli 2022. Selain menyuguhkan pagelaran seni suku Jawa, Ikapakarti juga menampilkan beberapa kesenian asli Kalimantan. 



Diantaranya adalah pagelaran seni teater tradisional Sandiwara Mamanda (Sandima)  pada hari Jum'at malam Sabtu (15/07/2022) kemarin. Kelompok seni pimpinan Muhammad Nurrohim ini, sukses memeriahkan panggung Ikapakarti. Apalagi acara juga dihadiri oleh beberapa petinggi paguyuban orang Jawa ini. 


Tak kurang, Ketua Umum Ikapakarti yang juga Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi Wongso, Sekretaris Umum Ikapakarti Muhammad Samsun yang juga wakil Ketua DPRD Kaltim, dan Ketua Panitia Bagus Susetyo yang juga anggota DPRD Kaltim. Ketiga tokoh Jawa ini turut tampil di pentas Sandima dengan mengenakan Busana Kesultanan Sandima. 


Dalam sambutannya di pentas Sandima Rusmadi menjelaskan soal Pro Bebaya yang menjadi tema kisah Sandima malam itu. Sebagai wakil walikota ia meluruskan beberapa informasi keliru yang beredar di masyarakat dan memberikan tambahan penjelasan tentang beberapa hal yang penting untuk diketahui khalayak. 


“Kalau Ikapakarti menghadirkan Mamanda, itu sebagai bukti bahwa Ikapakarti memiliki prinsip dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung, itu betul-betul kita aktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Ketua Umum DPP Ikapakarti Kaltim yang juga Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi Wongso sambil diiringi musik Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) dalam pentas Sandima.

Rusmadi mengapresiasi kehadiran warga mulai anak-anak hingga orang dewasa yang menyaksikan pentas Sandima dan dilanjutkan kesenian jaranan alias kuda lumping.

“Ini bukti bahwa semua cinta budaya lokal. Satu hal yang penting, kenapa kita harus mencintai budaya, yang bukan hanya budaya Jawa saja. Budaya Jawa itu bagian dari budaya nusantara, Mamanda dan tingkilan juga budaya nusantara. Jadi kita wajib untuk memelihara dan mengembangkan Mamanda ini,” tegas Rusmadi yang mengenakan baju kerajaan khas Sandimana.

Terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya), Rusmadi menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda hadir di seluruh pelosok kota dalam bentuk pemberikan bantuan Rp 100 sampai Rp 300 juta per RT (Rukun Tetangga). 

“Tahun ini Rp 100 juta. Mudah-mudahan tahun depan dan tahun depannya lagi semakin meningkat,” tegas Rusmadi. Dikatakannya melalui dana Pro Bebaya itu bisa dipakai untuk membuat lingkungan RT terkait menjadi kampung yang bersih dan sehat.

“Kalau jalannya rusak, dana ini bisa digunakan untuk memperbaiki. Dana ini juga bisa digunakan untuk parit-parit supaya tidak macet. Karena kalau macet akan menjadi sumber penyakit. Apalagi kita harus mengurai air dari parit-parit ini supaya tidak terhalang dalam rangka menyelesaikan persoalan banjir. Betul apa orak? Bujur atau kada ini,” ucap Rusmadi sambil mengucapkan dua bahasa dalam logat Jawa dan Banjar, yang kemudian spontan dipotong pertanyaan oleh Punggawa Kerajaan Loah Maurai dengan bahasa Jawa, Banjar dan Kutai.

Kemudian lanjut Rusmadi yang hadir bersama isteri Hj Herli Warsita mengatakan, dana Pro Bebaya ini bisa digunakan untuk memastikan warga mendapatkan jaminan kesehatan BPJS.

“Ini sudah berjalan. Wayahni siapa aja yang garing (baca: sekarang siapa saja yang sakit—dalam bahasa Banjar), kalau ke rumah sakit langsung dilayani karena sudah dijamin kesehatannya lewat BPJS,” ucap Rusmadi.

Disamping itu lanjut Rusmadi, dana RT bisa membantu untuk mereka yang tidak memiliki seragam sekolah termasuk juga kegiatan posyandu, pengajian, kegiatan ekonomi dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Rusmadi juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Dinas Kominfo Kota Samarinda yang memprakarsai tampilnya Sandima sehingga bisa berkolaborasi dengan gelar seni budaya HUT ke 19 DPP Ikapakarti Kaltim.

Demikian pula Muhammad Samsun dan Bagus Susetyo yang masing-masing diberi kesempatan menyampaikan tanggapannya menyatakan sangat gembira dengan suksesnya pementasan tetater Sandima. Hal ini menurut mereka menunjukan bahwa orang Jawa, khususnya yang tergabung dalam Ikapakarti selalu senang hidup berdampingan dan menjalin kebersamaan dengan suku manapun termasuk suku lokal.

Sultan Sandima Elansyah Jamhari yang didampingi oleh Permaisuri dan Pamanda Wazir (penasihat kesultanan) menuturkan kepada para tokoh maupun masyarakat yang hadir, bahwa Sandima merupakan kesenian Teater khas Samarinda. Ia agak berbeda dengan Mamanda yang berasal dari Kalimantan Selatan. 

Meski berasal dari akar budaya yang sama, namun  Sandiwara Mamanda merupakan hasil akulturasi dengan budaya lokal Samarinda termasuk budaya Kutai dan aneka suku yang berdiam di daerah ini. Oleh karena itu pakem-pakem baik penokohan, cerita, maupun kostum tidak sama dengan Mamanda yang berasal dari Kalimantan Selatan. 

Ditambahkan oleh pemeran Wazir, Abdillah Syafei, bahwa secara fakta pemain Sandima sendiri berasal dari multi etnis. Contohnya pengharapan 1 dan pengharapan 2  yang merupakan penjaga kerajaan dimainkan oleh Sulityo Hernawan dan Didik Dian Nugraja yang merupakan orang Jawa. Pemain musik Luthfi Chairullah adalah orang Betawi, bahkan Ketua Teater Sandima sendiri, Muhammad Nurrohim adalah seorang suku Bugis. Selebihnya ada yang berlatar suku Banjar, Kutai maupun Dayak. Sedangkan dalam tim Non Artistik Sandima ditangani oleh Rain Fransiscus yang berasal dari suku Batak. 

Keragaman etnis dan suku dari pelaku Sandima menyebabkan kelompok ini sangat menjunjung toleransi dan semangat  Bhineka Tunggal Ika, sehingga mereka tidak pernah sungkan berkolaborasi di berbagai kalangan. Bahkan dengan cepat beradaptasi dengan kelompom manapun yang mengundang mereka tampil. 

Seperti dalam pagelaran di panggung Ikapakarti malam sabtu ini, dialog dalam bahasa Jawapun tidak canggung dibawakan oleh pemain Sandima. Hal ini dibalas oleh Ketua Ikapakarti Rusmadi dengan menyampaikan orasinya dalam bahasa Banjar. 

Acara ditutup dengan bersama-sama menarikan tarian Jepen yang merupakan tari khas pesisir terutama Kutai. (Asya/mediaibukota)

Share on:

TENGGARONG, MEDIAIBUKOTA- Dinas Kominfo (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Konsolidasi dan Sinergitas Dalam Penyelenggaraan Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Antar Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur" di Hotel Grand Fatma Tenggarong, selasa (12/07/2022).


Kepala Diskominfo Provinsi Kaltim, Muhammad Faisal mewakili Pj. Sekda Provinsi Kaltim Riza Indra Riadi, saat membuka acara ini  menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan. 

"Sudah saatnya kita menganggap penting KIM (Kelompok Informasi Masyarakat). Dengan adanya pembangunan  IKN percepatan transformasi digital begitu luar biasa ditandai dengan maraknya pembangunan tower selular di tempat-tempat yang dulunya sulit dibangun," ujar Faisal.

Terlebih dengan maraknya hoax saat ini, keberadaan KIM sangat penting dalam menyebarkan informasi yang benar dan positif guna menangkalnya. Faisal mensinyalir bahwa hoax kini telah menjadi sebuah industri, terutama dengan tingginya konstelasi politik menjelang pemilu. 


Menurut Kabid IKP dan Kehumasan Irene Yuriantini, dalam laporannya sebagai panitia, acara tersebut menampilkan dua pemateri yakni Kepala Bidang PKP Doskominfo Kutai Kartanegara Ahmad Arianto dan Helmi Hafidz dari Kementerian Kominfo RI. 

Arianto menyampaikan paparan dengan tajuk "Melalui Jejaring Komunikasi KIM Menjawab Tantangan Luas Wilayah Kukar Berbasis Media Sosial Mengangkat Potensi Lokal. Adapaun dari Kominfo pusat, Kasubdit Tata Kelola Komunikasi Publik Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Helmi Hafidz, menyuguhkan uraian tentang "Peningkatan Kapasitas Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Dalam Rangka Desiminasi Informasi Publik Berbasis Internet."

Acara diikuti oleh perwakilan seluruh Diskominfo Kabupaten/Kota di kalimantan Timur, baik secara onsite maupun  online. Dari daftar peserta yang tercantum dalam undangan, masing-masing dari perwakilan Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Paser, Mahakam Ulu, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Berau. 


Hadir pula Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara (Kukar), Totok Heru Subroto yang mewakili Bupati memberikan sambutan. Ia menjelaskan kondisi kondisi pelayanan komunikasi di Kabupaten ini. Menurutnya salah satu program Kutai Kartanegara yang sedang dilaksanakan saat ini adalah bagaiman mewujudkan kondisi jaringan komunikasi yang tanpa satupun wilayah blankspot. 

Sebelum digelarnya Focus Group Discussion dilakukan pelantikan Forum Komunitas Informasi Masyarakat (Forum KIM) Kutai Kartanegara oleh Kepala Dinas Kpmunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara David Harianto. (Syafei/mediaibukota)




Share on:


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Dinas Komunikasi dan Infornatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur mengadakan Workshop Pranata Hubungan Masyarakat Se-Kalimantan Timur Kamis (07/07/ 2022) bertempat di Balroom Hotel Selyca Samarinda. 


Kegiatan yang  diikuti oleh seluruh pejabat fungsional Pranata Humas Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur berjumlah 110 orang ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Jabatan Fungsional Pranata Humas menyambut presidensi G.20. Dari seluruh peserta yang terdaftar ada 30 orang mengikuti kegiatan onsite dan sebanyak 90 orang secara online melalui aplikasi zoom. 




Dalam laporannya, ketua panitia yang juga Kepala Dinas Kominfo Kaltim Muhammad Faisal, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa diantara tujuan workshop ini disamping untuk meningkatkan kompetensi para pejabat fungsional Pranata Humas, juga untuk menyamakan persepsi mengenai kebijakan-kebijakan pemerintah mengenai pranata humas. Selain itu guna menyamakan langkah dalam rangka pelayanan masyarakat di bidang kehumasan. 


Faisal juga memaparkan beberapa pencapaian Kalimantan Timur berkaitan dengan hubungan masyarakat, diantanya Kaltim berhasil mendapat predikat informatif 7 besar se Indonesia. Kaltim juga  berhasil mencapai peringkat 1 dalam indeks kemerdekaan pers, dan peringkat 3 indeks literasi digital tahun 2021. 

Kepasa para peserta, baik yang onsite maupun yang mengikuti secara online Faisal berpesan agar semua bersemangat dalam mengikuti kegiatan workshop ini demi lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam kehumasan. 

Acara kegiatan ini dibuka secara resmi oleh  Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Riza Indra Riadi. (Asya/mediaibukota)



Share on:

*Bantah Isu Maju Pilgub dan Pindah Partai

SAMARINDA: MEDIAIBUKOTA: Wali Kota Samarinda periode 2010-2015 dan 2016-2021 Dr H Syaharie Jaang SH MSi MH menegaskan setelah Jumat (1/7/2022) lalu menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum semakin memantapkan langkahnya hijrah dari politik ke akademisi.

Hal ini disampaikan Syaharie Jaang, Rabu (6/7/2022) untuk mengklarifikasi isu berkembang di masyarakat dirinya disebut-sebut bakal maju di kontestasi Pilgub Kaltim, Pilbub Kutai Barat hingga pindah partai politik.

“Setelah selesai S3 dan juga sebelum S2 Magister Hukum (MH) agar linear, kami bulat melanjutkan karir sebagai akademisi. Terima kasih kami sampaikan kepada pimpinan partai, dan kami tidak pindah partai dan juga tidak politik lagi,” tegas Syaharie Jaang di kediamannya.

Ia mengatakan kembali ke masyarakat sebagai orang biasa tanpa harus ada sekat.

“Anak, menantu senang dan mendukung penuh keputusan ini, sehingga kebersamaan yang dulu tidak intens mulai 2 periode wakil wali kota dan 2 periode wali kota. 20 tahun cukup lama. Insya Allah di masa-masa ini akan menebus kebersamaan keluarga,” ungkap Jaang.

Jadi dikatakannya tidak benar isu-isu yang berkembang itu.

“Memang ada yang menyebut maju Pilgub Kaltim. Bahkan ada juga teman petinggi media yang menyarankan maju di DPD RI dengan membuatkan perhitungan sebagai calon jadi berkaca dari hasil Pilgub 2018 lalu. Katanya tanpa modal besar pasti jadi,” beber Jaang.

Tak hanya itu, Jaang mengungkapkan juga ada dorongan dari para sahabatnya agar maju ke Pilbup Kutai Barat. 

“Suara kami waktu di Pilgub juga menang. Selain pulang kampung, juga diminta mengabdi membangun daerahnya. Ini banyak teman menyarankan,” beber Jaang lagi.

Di tempat yang sama, putra Syaharie Jaang, Muhammad Thezar Firrizqi menyambut gembira keputusan bulat bapaknya untuk tidak berpolitik lagi.

“Bisa dihitung dengan jari kami bisa satu mobil. Tapi sekarang sudah sering saya sama isteri bisa jalan satu mobil dengan papah dan mamah,” ungkap Thezar.

Tak hanya itu, Thezar yang sebelum juga menjadi pengurus di DPC Partai Demokrat Samarinda menyatakan mundur.

“Saya mundur dari politik karena kesibukkan di pekerjaan serta tak ingin terlalu mengabaikan keluarga rumah tangga. Terima kasih atas pengalaman yang telah saya dapatkan di partai dan tentunya berguna bagi saya,” tutur Thezar dibenarkan isterinya Vinneta Tanisha. (Doni/Mediaibukota)

Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home