Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Bencana. Tampilkan semua postingan

 

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran dengan sistem digital bertajuk Pertamini dan botol eceran kian menjamur di Kota Samarinda. Sayangnya, selain tak berizin, kehadirannya juga dianggap membahayakan konsumen.
Buktinya, kasus kebakaran hebat Minggu (17/4/2022) subuh yang hingga mengakibatkan ada korban jiwa di Jalan AW Syahranie yang tak lepas akibat dari dagangan bensin botol eceran.

 

Menyikapi hal tersebut, Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Kota Samarinda pun langsung menggelar rapat koordinasi bersama jajaran Pemkot Samarinda, Senin (18/4/2022) siang.

 

Ketua TWAP Kota Samarinda, Syaparudin mengatakan ada beberapa point penting yang dihasilkan dalam rapat tersebut yang akan disampaikan kepada Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun nanti. Jangka pendeknya jelas dia, Pemkot akan bersurat kepada Pertamina untuk meminta kepada 17 SPBU yang ada di Samarinda agar mengeluarkan aturan tentang pelarangan pembelian BBM untuk para pengecer, baik yang menggunakan jeriken maupun bagi kendaraan yang tangki bensin kendaraannya dimodifikasi.

 

“Untuk mengatasi hal ini, kita juga merekomendasikan kepada Wali Kota agar Pemkot bisa segera membentuk tim Satgas yang nantinya bisa mengawasi kendaraan  yang hilir mudik masuk SPBU hanya untuk kebutuhan bensin eceran. Kalau perlu akan diawasi hingga SPBU ini tutup,” ungkapnya.

 

Dalam tim Satgas nanti sambung dia, Pemkot akan melibatkan Pertamina, Kepolisian, TNI, serta BP Migas dan instansi yang berkaitan dengan penertiban tadi. Oleh karena itu, dalam rapat pembahasan berikutnya, mereka akan mengundang pihak Pertamina dan BP Migas untuk membicarakan lebih mendalam terkait hal tersebut. Pasalnya, Pemkot sendiri tidak serta merta bisa melakukan penindakan terhadap pedagang bensin eceran dan Pertamini ini, jika tidak melibatkan pihak Pertamina dan pihak Kepolisian.

 

“Satpol PP hanya bisa melakukan penindakan jika dagangan bensin eceran tadi berada di atas trotoar jalan,” ungkapnya. 

 

Oleh karena itu, untuk jangka panjang, pihaknya mendorong Pemkot untuk segera melakukan perumusan dalam merancang Peraturan Daerah (Perda) yang isinya nanti mengatur untuk larangan menjual barang atau minyak yang  berisiko tinggi.

 

“Sehingga jika Perda ini sudah terbentuk, maka Pemkot bisa melakukan penindakan hingga memberikan sanksi kepada pedagang yang melanggar,”ungkapnya. (CHA/HER/KMF-SMD)

Share on:


SAMARINDA, Samarinda berduka, di momen malam bulan Ramadhan ini musibah kembali terjadi. Sebuah kebakaran menghebohkan warga Samarinda terjadi saat sebagian oarang baru saja melaksanakan 'Santap Sahur. Peristiwa naas ini terjadi di Jalan A.W.syahrani, RT 14, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu pada Minggu 17 April 2022, Pukul 04.30 Wita hingga 07.30 Wita.

Peristiwa kebakaran yang begitu cepat menyebar beritranya di medeia sosial menghanguskan 1 bangunan, ruko 3 pintu yakni toko Sembako, Plastik, dan Elektronik yang berpenghuni 3 Kepala Keluarag terdiri dari 12 Jiwa.

Dalam musibah ini menyebakan 8 orang korban jiwa terdiri dari 1 orang ditemukan dilantai satu dan 7 orang lainnya di lantai dua.

Berdasar pesan berantai yang beredar di media sosial diketahui bahwa ke delapan orang tersebut masing-masing bernama Alya (16 tahun), Kiki Resri  (37 tahun), Luthfi (16 tahun), Siti Arabia (50 tahun), Sri Ani Rahayu (29 tahun), M.Wahyu (19 tahun),  Ani (19 tahun), dan Aqila  (9 tahun)

Menurut keterangan saksi Sumarlani, sekitar pukul 04. 35 WITA dirinya mendengar suara mobil mengerem di depan ruko / TKP  dan mobil double cabin putih Strada menabrak pagar besi rumah kemudian masuk parit, dan menabrak botol bensin yang dijual eceran sehingga mengakibatkan percikan api dan menyambar membakar  bangunan yang ada  di TKP.

Sedangkan menurut keterangan saksi Sudarno bahwa pemilik /penyewa  bernama Amirudin (penghuni  ruko sayuran ) pada saat kejadian trngah berangkat belanja sayuran dan dirumah tinggal sebanyak 7 orang,

Adapun yang terbakar sebanyak 3 bangunan ruko dengan luas bangunan  ukuran 10x15 M, beratapkan seng , dinding beton, terdiri dari 2 lantai, masing masing Ruko jualan sayuran, Ruko Elektronik dan Ruko bahan Kelontong.

Satu unit mobil Strada warna putih KT 8502 NMHilux double cabin pemilik CV. mandiri Jaya Putra dan Motor metik posisi diatas bak mobil Strada hangus terbakar dalam kejadian ini.

Disebutkan, api baru dapat dipadamkan pada pukul 07.15 WITA  dengan menggunakan 15 Unit Mobil PMK Pemkot Samarinda  dibantu Relawan Balakarcana Kota Samarinda, Polresta Samarinda, dan warga sekitar.

Kesimpulan sementara, diduga kebakaran terjadi diakibatkan dari kelalian manusia,  dari pengemudi mobil Strada yang menabrak pagar dan mengenai bensin eceran yang menyebabkan terjadinya percikan api dan menyebar membakar ruko. Saat setelah  kejadian pengemudi mobil Strada langsung melarikan diri. (***)

Share on:


 

Sebagian dari lokasi pasar Segiri Jalan Perniagaan, Komplek Pasar Segiri, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu dilaporkan terbakar, Sabtu 5 Maret 2022, Pukul 22.20 Wita hingga 23.45 Wita.

Belum ada kabar korban jiwa dari peristiwa kebakaran yang berlangsung sekitar 1 jam 25 menit tersebut, namun dilaporkan telah menghanguskan 50 kios Pedagang Pasar Segiri.

Terdapat tiga korban luka dari relawan yakni dua relawan luka ringan dan satu relawan mengalami luka robek di kepala. Namun demikian tidak terdapat korban jiwa.

Penyebab dan asal api berasal dari salah satu kios yang dalam kondisi tutup, sehingga dugaan sementara karena korsleting listrik. Adapun penyebab pasti dalam penyelidikan Polsek Samarinda Ulu

Menurut keterangan relawan terdapat beberapa kendala di lapangan, diantaranya banyaknya warga yang menonton, akses menuju titik api relatif sempit, dan kios rata-rata terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.

Dalam kejadian ini tim relawan menurunkan 15 unit Tanki Fire Truck Gabungan Disdamkar dan PMK Swasta, serta 30 Mesin Portable Relawan.

Unsur relawan di lapangan terdiri dari Relawan Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda,  Tim Medis Emergency Medical Team, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Samarinda Ulu, PLN Samarinda, dan Patroli Beat 110.

Demikian keterangan yang beredar di grup-grup medsos  yang bersumber dari Disdamkar Kota Samarinda, Kepala UPTD Pasar Segiri, Satuan ITS-TRC, serta  Pedagang sekitar. (*/As)

Share on:

 

SAMARINDA; Sempat terlantar dan ditinggalkan perusahaan beberapa waktu, lahan tambang di dekat RT 24 Kelurahan Sanga-Sanga Dalam ini kemudian dihijaukan oleh masyarakat agar tidak menimbulkan bencana alam. Namun saat lahan sudah hijau dan ditanami dengan aneka tanaman produktif, tiba-tiba perusahaan tambang kembali akan mengambil alih lahan tersebut.

Hal ini tentu saja mendapat penolakan dari kalangan masyarakat, karena pembukaan lahan tambang kembali dikhawatirkan akan merusak alam dan menimbulkan bencana, terutama banjir yang bisa menggenangi pemukiman dan kebun warga.

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun yang  mengunjungi lokasi menyatakan dukungannya kepada masyarakat. Dia berharap agar pemerintah Provinsi tidak lagi memberikan izin terhadap perusahaan tambang yangt melakukan aktifitas tak sesuai prosedur.

“Saya berharap kepada pemerintah agar tidak melakukan perpanjangan izin atau memberikan izin  terhadap perusahaan yang  tak sesuai prosedur. Alam di Sanga-Sanga perlu kita jaga, baik secara ekosistem  maupun  kegiatan pertanian dan perkebunan harus kita jaga dan lindungi,” kata  Samsun di Samarinda, sebagaimana dikutip media daulatnews.com selasa (01/03/2022).

Menurut Samsun, sebelumnya warga Sanga-Sanga telah melakukan aksi unjukrasa di depan Kantor DPRD Kaltim pada awal Februari, mereka menolak adanya aktivitas penambangan di daerahnya.

Dia justeru memuji kepedulian warga Sanga-Sanga terhadap lingkungan. Menurut dia, warga  Rukun Tetangga (RT) 24 Sanga-Sanga telah menjadi contoh dan juga sebagai simbol perlawanan terhadap aktivitas tambang batubara yang tidak sesuai prosedur yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

“Warga menanami dengan tamanan yang bermanfaat,  diantaranya kopi, aren, pisang dan lain sebagainya. Banyak sekali warga  bercocok tanam untuk memanfaatkan  lahan sisa hasil galian tambang itu,” tutur Samsun.

Namun disayangkan, saat lahan pertanian tersebut digunakan masyarakat , pihak perusahaan kembali melakukan akitivitas penambangan. Tentu hal  tersebut  menyakiti  hati masyarakat, belum lagi dampaknya, setiap hujan masyarakat akan dihadapkan dengan bencana banjir dan membawa material lumpur.

“Kami berharap kepada pemerintah agar tidak melakukan perpanjangan izin  kepada  perusahaan tambang batubara yang tak sesuai prosedur ,” tegas Samsun. (*/dil)

Share on:


SAMARINDA- Hujan yang mengguyur kota Samarinda pada malam minggu (17/08/2021) tadi ternyata cukup membuat sebagian kota tepian ini mengalami banjir. Selain beberapa titik yang memang sudah menjadi langganan banjir, ada juga daerah yang jarang sekali banjir, tiba-tiba tergenang.


Seperti yang terjadi di Jalan Otto Iskandar Dinata Gang Apel. Wilayah yang tak biasanya tergenang ini, tadi malam tiba-tiba mendapat kiriman air dari luapan anak sungai Karangmumus yang tidak jauh dari situ. 

Menurut seorang warga gang Apel, Sumadi, wilayah ini bisa terbilang hampir tak pernah mengalami genangan sebelumnya. Namun kali ini, meski secara umum kota Samarinda normal-normal saja, namun entah bagaimana air meluap dan menggenangi gang nya. 

"Sebelumnya pernah juga sih kejadian, tapi waktu itu karena penampungan air di Perum Citra gading Sambutan jebol," jelas Sumadi pada media ibukota. 



Sumadi menceritakan bahwa bakda subuh hujan mulai turun dngan instesitas sedang dan curah hujan yang kecil. Air mulai masuk ke gang apel pada pukul 06.13 wita, namun hanya jalan yang tergenang.

"Namun dengan cepat air datang dari gang 12 yang berada di seberang gang Apel, masuk dan mulai menggenangi rumah-rumah warga yang lebih rendah dari jalan." tuturnya

Menurut dia di dalam gang 12 terdapat anak sungai karang mumus (cucu nya sungai Mahakam) yang tidak lagi mampu menampung curahan hujan yang sangat lebat dari hulu.

Saat berita ini ditulis (pukul 08.53.wita)  kondisi air di TKP berangsur  mulai surut, seiring mulai mereda nya hujan.

Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat segera melakukan pengecekan drainasi yg berada di sepanjang jl.Otto Iskandar Dinata dan anak sungai Karang Mumus yang telah banyak beralih fungsi menjadi dapur. Ditambah lagi dengan pasar Sungai Dama yang baru diduga tidak memiliki amdal sebagai syarat IMB pasar. (*/Sum)


Share on:


SAMARINDA, SSCNews- Diduga karena terjadi hubungan pendek arus listrik, sebuah bangunan di Jalan. Cipto Mangunkusumo (PT. Sumalindo) Kel. Sengkotek, Kec. Loa Janan Ilir hangus terbakar. Bangunan yang terbakar adalah merupakan gudang dan Workshop suku cadang, tabung gas, bahan plastik dan bahan kimia.

Menurut keterangan dari Dinas Pemadam Kebakaran yang beredar di grup whatsapp disebutkan bahwa, kebakaran yang terjadi hari Rabu (04/08/2021) ini berlangsung cukup lama yakni kurang lebih 3 Jam 20 menit,  dari sekitar pukul 20.20 wita sampai dengan 23.40 wita. Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam musibah ini. Yang jelas ada 3 orang yang pingsan disaat para relawan memberikan pertolongan.

Warga Kalimantan Timur khususnya relawan dari Samarinda dan kukar bahu membahu dalam memberikan bantuan kepada korban. Paling tidak beberapa kelompok tampak melakukan kegiatan mereka di tempat kejadian.

Bagian Pemadaman ada Disdamkar Kota Samarinda yang terdiri dari Posko 9 (2 Unit),  Posko 5 (2 Unit) Bantuan, Posko 3 (2 Unit) Bantuan, Posko 4 (2 Unit) Bantuan. Juga dari Satuan PMK Swasta Samarinda, Satuan Balakarcana Samarinda, dan Relawan Gabungan Kota Samarinda.

Bagian Keamanan ada Polsek Loa Janan Ilir, Satlantas Polresta Samarinda, Babinsa & Babinkamtibmas, OPD Terkait (Dishub, Satpol PP, Dinsos, Kelurahan Sengkotek & Kecamatan Loa Janan Ilir) dan dari PLN.

Bagian Medis/Kesehatan ada PMI, Samarinda Siaga 112, Medis Para Relawan, Indonesian Escorting Ambulance,

Sedangkan bantuan Luar Zona Samarinda datang dari Damkar Kab. Kukar Unit Loa Duri, PMK & Relawan Kab. Kukar, Relawan Medis Kab. Kukar. (*/ Maf/dil)

Share on:

SAMARINDA, SSCNews - Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 28 Tahun 2021, Kota Samarinda menjadi salah satu daerah di Kalimantan Timur yang harus memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. 

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengeluarkan surat instruksi terbaru nomor 05 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM Level 4 Corona Virus Dissease 2019 di Kota Samarinda. 

Dalam surat tersebut, tidak terdapat perubahan regulasi. Hanya penambahan dalam pasal kesembilan poin (d) ayat (d.2). Ayat d.2 berisikan, 
"Rumah makan dan kafe dengan skala kecil yang berada pada lokasi sendiri dapat melayani dine in dengan kapasitas 25 persen selama 25 menit per pengunjung dan menerima makan dibawa pulang atau take away dengan protokol kesehatan yang ketat hingga pukul 21.00 WITA." 

Instruksi tersebut berlaku mulai pada Selasa (03/08/2021) hingga (09/08/2021) nanti. Terkait evaluasi, Andi Harun mengakui angka kasus konfirmasi positif di Koymta Samarinda menurun. 

"Buktinya data kita melandai, data isoman berkurang, data meninggal juga.Hulu dan hilir semua berhasil, meskipun belum sempurna. Karna covid ini kan dinamis," ungkap Andi. 

Selain itu, Andi juga menyatakan Bed Occupancy Rate (BOR) masih ada. Meskipun melewati batas maksimum 60 persen. 

Dalam perpanjangan PPKM Level 4 kali ini juga, wali kota akan semakin fokus kepada 3 segmen pengendalian Covid - 19. Pertama, tentang pasien sakit hingga pemakaman. Kedua, segmen perubahan perilaku masyarakat. Ketiga, pemulihan ekonomi nasional. 

Terdapat tambahan juga, Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan trial atau uji coba melakukan pendataan Covid - 19 berbasis digital. 

"Salah  satu tambahn tadi, saya sudah meminta dalam minggu ini trial untuk data Covid berbasis digital dan itu utamanya di RT nanti ke lurah dan ke camat. Jadi nanti kita akan mendapatkan data faktual," pungkasnya. 

Data faktual yang terbaru ini akan ada penambahan data jumlah pasien yang sedang isolasi mandiri. (Sscn/Disya/dil)

Share on:

SAMARINDA, SSCNews - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyetujui pemakaman jenazah Covid - 19 bisa dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Persetujuan ini tertuang dalam surat Nomor 440/22582/100.02 pada Rabu (28/07/2021).

Surat ini diperuntukkan kepada seluruh kecamatan di Kota Samarinda untuk mensosialisasikan hal tersebut. Persetujuan ini juga sebagai tindak lanjut keputusan menteri kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/4834/2021 tentang Penatalaksanaan Pemulasaran dan Pemakaman Jenazah Covid -19. Dalam surat tersebut, terdapat 5 pokok pembahasan diantaranya,

Pertama, pemakaman jenazah Covid - 19 dapat dilakukan di TPU di Kota Samarinda.

Kedua, jenazah Covid - 19 dilakukan pemulasaran secara protokol kesehatan yang dilakukan oleh tim pemulasaran tingkat kecamatan.

Ketiga, jenazah Covid - 19 yang telah dilakukan pemulasaran secara protokol kesehatan dapat dipastikan aman dan memiliki resiko yang rendah terhadap penularan Covid - 19.

Keempat, proses pemakaman dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kelima, Pemerintah Kota Samarinda mengharapkan kerjasama seluruh masyarakat untuk pelaksanaan pemulasaran dan pemakaman jenazah Covid - 19 di masyarakat dengan menjaga situasi sosial tetap kondusif dan aman. (Disya/dil)

Sumber:

https://www.samarindasmartcity.com/article/mulai-hari-ini-jenazah-covid-19-bisa-dimakamkan-di-seluruh-tpu

Share on:

SAMARINDA- Pemerintah kota Samarinda melakukan pemotongan uang Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) pejabat dan pegawai nya. Hal ini tertuang dalam surat Sekretariat Daerah yang ditujukan kepada Kepala OPD, Kepala Bagian Setda Kota Samarinda, Camat, dan Lurah se Kota Samarinda.

Dalam surat bernomor 900/0997/011.04 tersebut dirincikan besar potongan yang disesuaikan dengan jabatan masing-masing ASN. Ada 8 kategori ASN yang TPP nya dipotong yakni:

1. Wali kota sebesar Rp 5 juta
2. Wakil wali kota sebesar Rp 4 juta
3. Eselon II/a sebesar Rp 1,5 juta
4. Eseleon II/b sebesar Rp 1 juta
5. Eselon III/a sebesar Rp 750 ribu
6. Eselon  III/b sebesar Rp 500 ribu
7. Eselon IV sebesar Rp 250 ribu
8. Staf sebesar Rp 100 ribu

Dana donasi akan dikoordinir oleh bendahara masing-masing perangkat daerah yang selanjutnya disampaikan kepada kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah kota Samarinda.

Edaran Sekretariat Daerah kota Samarinda yang ditandatangani sekda Sugeng Chairuddin ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Samarinda Nomor 04 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di kota Samarinda

"Maka dengan ini menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda agar turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan melalui Donasi sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak wabah COVID-19," bunyi surat tersebut.

Berdasarkan surat sekda tersebut, Tunjangan yang dipotong adalah untuk bulan Agustus 2921. (*/Asya)

Share on:

SAMARINDA: Pemerintah kota Samarinda berencana memotong TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) pegawainya untuk membantu pembelian obat-obatan yang akan disumbangkan kepada para pasien covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. 

Hal ini sebagaimana diberitakan melalui media sosial dan situs resmi pemkot Samarinda terkait konfrensi pers yang dilakukan oleh wali kota Samarinda Andi Harun di anjungan Kara Mumus, senin (26/07/2021). 

Menurut situs kominfo kota Samarinda, sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun telah melakukan pembagian tugas kepada para pejabat dengan sistem klaster hulu dan klaster hilir. Dimana Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Tejo Sutarnoto sebagai koordinator hulu. Sedangkan Asisten II drg Nina Endang Rahayu akan menangani sektor hilir.

Asisten III sekretariat kota Samarinda Ali Fitri Noor  mengatakan jika Pemerintah berencana akan melakukan pemotongan secara progresif terhadap Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) para ASN mulai dari Wali Kota hingga staf di lingkungan Pemkot Samarinda.  Yang mana dana yang terkumpul akan dibelikan paket sembako.

Sementara itu dilansir dari situs samarindasmartcity.com, Selain pemotongan TPP pegawai itu, sebagian kegiatan pemkot juga ditunda dan akan dialihkan anggarannya menjadi program bantuan beras dan obat - obatan kepada pasien isoman. 

Pemkot juga akan mendistribusikan 100 ton beras dari bantuan Bulog Samarinda. Direncanakan pula, Pemkot akan meminta bantuan kepada perusahaan perbankan untuk memberikan dukungan bantuan berupa barang kepada masyarakat. 

Sebagaimana diketahui, mulai hari Senin (26/07/2021), Kota Samarinda resmi melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Selama beberapa hari ini, semakin banyak pasien terkonfirmasi positif Covid - 19 melakukan isolasi mandiri (Isoman). Hal ini membuat kesulitan dalam pasokan obat dan makanan. 
 
Kembali ke masalah bantuan covid-19. Guna mencegah terjadinya kesalahan dalam distribusinya, Andi Harun telah menginstruksikan OPD terkait untuk melakukan update kepada data pasien Covid - 19. 

"Saya memerintahkan kepada seluruh lurah dalam dua hari ini melakukan pendataan dengan sistem door to door. Pada saat bersamaan, kita lakukan crosscheck data semua pasien di rumah sakit. Ini agar tepat sasaran, jangan sampai terdouble. Kita akan validasi data agar tepat sasaran," jelas Andi sebagaimana dimuat samarindasmartcity.com. 

Bantuan tersebut akan diperuntukkan kepada pasien terkonfirmasi positif Covid - 19 terdahulu. Andi menegaskan Pemkot Samarinda tidak akan pernah berhenti dan akan mengerahkan segala upaya untuk hadir di tengah masyarakat. (*/Kmf/sscn/asya)
Share on:

SAMARINDA, SSCNews - Membantu tenaga kesehatan maupun tim Satgas Covid - 19 yang telah kewalahan dan terus berjuang, Pemerintah Kota Samarinda melakukan antisipasi untuk membantu nakes di rumah sakit. Salah satunya dalam segi pemulasaran jenazah Covid - 19. 

Pemkot Samarinda memberikan pelatihan pemulasaran melalui tim RSUD AW Syahranie kepada relawan dari 10 kecamatan Kota Samarinda yang dilakukan pada Sabtu (17/07/2021) di Aula Kecamatan Samarinda Ilir di Jalan Marsda A Saleh. 

Camat Sambutan, Joshua Laden, mengungkapkan, terdapat 54 relawan yang mengikuti pelatihan tersebut. Diantaranya, 24 relawan Samarinda Ilir, 16 relawan Samarinda Ulu, dan 14 relawan Sambutan. 

"Unsur yang tergabung dalam pelatihan meliputi masyarakat umum dan rata-rata adalah yang memang biasa memandikan jenazah disetiap wilayah masing-masing," katanya diwawancarai melalui telepon. 

Pelatihan berbentuk pemberian edukasi teori terkait tata cara pemakaian APD dan melepasnya, serta pelatihan praktek langsung tata cara pemulasaran jenazah Covid - 19 yang benar. 

Pelatihan pemulasaran ini diperuntukkan bagi pasien Covid - 19 yang meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri (isoman). Sehingga, tak perlu melakukan antrian atau pengantaran ke RSUD AW Sjahranie untuk dilakukan pemulasaran. Relawan tiap kecamatan siap dalam membantu. 

“Intinya sekarang karena rumah sakit kita kewalahan dan juga ada beberapa kasus isolasi mandiri (isoman) yang meninggal di lapangan, pelatihan itu juga untuk membantu pusat pemulasaran yang ada saat ini,” jelas Joshua. 

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah memberikan antisipasi agar kegiatan pemulasaran tidak difokuskan ke RSUD AW Sjahranie. Sehingga, pihaknya memberi solusi agar bisa lebih efektif dan efisien. 

"Kita gerak cepat untuk melakukan distribusi tenaga pemulasaran di tiap kecamatan," pungkasnya.(sscn/Disya/dil)
Share on:

BERBAGAI bantuan dari kota Samarinda terus mengalir untuk korban gempa Sulbar dan banjir di Kalimantan Selatan. Kali ini bantuan dari infaq ASN (PNS) di lingkungan Pemkot Samarinda juga disampaikan untuk korban banjir.

Secara simbolis bantuan bersumber dari infaq ASN itu langsung diserahkan Walikota Samarinda Syaharie Jaang di Kalsel bersamaan dengan tibanya armada pengangkut bantuan mulai sembako hingga popok.

Selama dua hari sejak Senin 25-26 Januari Walikota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Asisten I Tejo Sutarnoto, Kabag Kesra Abdul Jami dan ketua TP PKK Samarinda Puji Setyowati Jaang menyerahkan langsung ke pemerintah daerah setempat.

Hari pertama secara simbolis diterima Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan di kantor Pemkot Banjarbaru.

Sebelumnya dilakukan penyerahan di kantor Pemkab Banjar (Martapura) yang langsung diterima Bupati Banjar KH Khalilurrahman.

Kemudian di hari kedua, penyerahan bantuan dilakukan di Pemkot Banjarmasin. Secara langsung diterima walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

“Alhamdulillah dua hari kita menyampaikan donasi dari infaq ASN Pemkot Samarinda. Armada pengangkut bantuan juga sudah tiba. Semoga bantuan ini bisa meringankan derita

bubuhan kita, saudara kita semua yang mengalami musibah di Kalsel,” ucap Jaang.

Jaang berharap musibah bisa segera berlalu dan mereka yang mengalami musibah diberikan kesehatan dan rejeki berlimpah.
Pada kesempatan itu, Jaang juga melakukan tradisinya ketika berkunjung ke kota Serambi Mekkah dengan berziarah ke makam ulama di wilayah Kabupaten Banjar. Dalam hal ini ziarah ke makam KH Anang Djazouly Seman di Komplek Pangeran Antasari, Martapura.

"Kita juga tadi Alhamdulillah sampai ke komplek Makam Abah Guru Sekumpul Martapura. Meski tidak bisa masuk karena masih ditutup, ini sudah mengobati kerinduan kita apalagi tidak ada haulan akbar tahun ini," tuturnya.

Tak hanya ini, Jaang dan rombongan juga ziarah ke makam Abah Guru Zuhdi alias KH Ahmad Zuhdianoor.(don/kmf-smd)

foto: istimewa






Share on:

SAMARINDA, SSCNews- Selain pandemi covid-19, saat ini bahaya kebakaran juga sering mengancam warga kalimantan timur. Oleh karena itu berbagai tim relawan yang ada saat ini terus bersiaga memantau informasi di masyarakat.

Setelah kemarin, sabtu (03/10/2020) siang terjadi kebakaran sebuah rumah di Bayur Sempaja Utara akibat sambaran petir, malamnya gabungam Tim Relawan Samarinda kembali bergerak ke daerah Serbaya Kutai Kartanegara untuk membantu menangani kebakaran di sana.

Beruntung kebakaran yang sempat menghebohkan warga sekitar tersebut hanya menghanguskan tumpukan kayu milik H. Bada dan tidak sampai merembet ke pemukiman warga. Namun tak urung api yang berkobar sangat besar cukup membuat banyak orang merasa khawatir.

Sebagaimana dijelaskan oleh M. Al Amin yang anggotanya di relawan Lempake Jaya juga ke Serbaya , pasca membantu mengatasi kebakaran di daerah Bayur, menjelang malam mereka langsung berangkat ke Kutai Kartanegara utuk memberikan bantuan. Al Amin Sendiri batal berangkat karena mengalami cedera sebelumnya.


Meski lokasi kebakaran berada di kabupaten/kota berbeda namun itu tak menyurutkan langkah Relawan Samarinda melakukan bantuan kemanusiaan, karena persoalan kemanusiaan adalah persoalan universal yang tidak mengenal batas wilayah, suku dan agama. (asya)




Share on:

SAMARINDA. Setelah melakukan masa relaksasi tahap pertama, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 melakukan evaluasi, selanjutnya melakukan masa relaksasi tahap kedua yang akan dimulai 15 Juni 2020.

Rapat evaluasi masa relaksasi tahap pertama sendiri dilakukan melalui video conference di kediaman masing-masing dipimpin Walikota Samarinda, Syaharie Jaang selaku Ketua GTPP Covid-19 diikuti Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, Dandim Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo, Sekda Kota Sugeng Chairuddin, Asisten I Setda Tejo Sutarnoto, Asisten II Nina Endang Rahayu, Asisten III Ali Fitri Noor, Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Ismed Kusasih, BPBD, OPD dan Camat, serta seluruh anggota GTPP Covid-19, Sabtu (13/06) malam.

Ismed menyampaikan hasil evaluasi selama masa relaksasi tahap pertama menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda sudah memasuki hari ke 13 masa relaksasi. Sampai saat ini perkembangan dari Covid-19 sesuai yang diharapkan tidak ada peningkatan yang signifikan dan yang ada beberapa penambahan kasus selama masa relaksasi semua dari luar dan itu membuktikan tidak ada transmisi lokal.

“Karena ini bukan saja kita selalu melakukan screening, tetapi kita juga melakukan swab test massal di beberapa tempat-tempat keramaian seperti pasar-pasar tradisional, beberapa perkantoran dan  Alhamdulillan hasilnya semua negatif,” terangnya.

Dikatakannya pasien-pasien yang positif angka kesembuhannya juga cepat.  

“Dari 59 orang yang terkonfirmasi positif tersisa 11 orang yang dirawat di rumah sakit karantina dan semoga hasil swab yang keluar besok menyatakan negatif mereka juga bisa pulang,” tambah Ismed.

Syaharie Jaang mengatakan jika melihat perkembangan setelah melaksanakan masa relaksasi tahap pertama tanggal 1 Juni 2020 kegiatan masyarakat seperti sudah normal, seperti tempat-tempat ibadah seluruh agama sudah berjalan dan menerapkan protokol kesehatan, walaupun masih ada beberapa yang tidak menggunakan masker, tetapi tetap harus selalu mensosialisasikannya. 

“Semoga kondisi ini cepat normal, sehingga ekonomi maupun kebutuhan masyarakat dapat berjalan dengan baik dan semua dalam lindungan Allah SWT,” harap Jaang.

Terhitung 15 Juni lanjut Sugeng relaksasi tahap kedua dimulai, diantaranya seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda kembali beraktifitas di kantor selain itu juga Puskesmas membuka pelayanan rawat inap 24 jam dan semua layanan terutama SPM kesehatan masyarakat di dalam gedung puskesmas, posyandu dibuka sebanyak 50% dan total jumlah posyandu per puskesmas dengan layanan standar dan protokol kesehatan, serta KPU lanjut proses tahapan Pilkada.

“Walaupun ASN masuk, tetapi masih akan dibatasi dengan ASN yang mempunyai penyakit-penyakit bawaan, utamanya yang berusia 50  tahun keatas, maka wajib mendapatkan surat keterangan kesehatan dari Dinas Kesehatan,” ucap Sugeng.

Kemudian lanjutnya waktu bekerja di kantor wajib menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak, menggunakan masker dan masing-masing membawa hand sanitizer, serta setiap jam pulang jam kerja ruangan wajib disemprot desinfektan. 

“Di awal memasuki masa relaksasi tahap kedua akan diadakan swab test dan rapid test kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda dan semua staf di lingkungan Balaikota,” tambah Sugeng. (eko/don/kmf-smd)
Share on:

SAMARINDA: Setelah kemarin memberikan sumbangan sebanyak 50 nasi bungkus buat korban Banjir di Jalan Pemuda, hari ini Rabu (27/5/2020) yayasan pendidikan Ishlahu Ummatil Islamiyah, kembali menyerahkan sumbangan melalui tim relawan yang diterima oleh perwakilannya, bapak M. Al Amin, S.Pdi di kantor Yayasan komplek Pelita 1.A Samarinda. 

Kali ini jumlah nasi bungkus yang berhasil diadakan adalah sebanyak 70 bungkus. Penyerahan dilakukan oleh pembina yayasan langsung yakni Ibu Rusmawati dan Ibu Lilik.




Mereka menyampaikan ucapan terimakasih yang tidak terhingga kepada tim relawan yang telah bersusah payah mengambil sumbangan ke kantor yayasan untuk kemudian mengantarnya kepada para korban banjir yang membutuhkan. 

Semoga semua ini menjadi pahala yang berlipat ganda dan membawa keberkahan buat semuanya termasuk para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya dan juga relawan yang telah mengorbankan waktu dan tenaga demi menolong sesama.

Rencananya sumbangan akan terus dibagikan dalam beberapa tahap sesuai hasil pengumpulan dana yang diperoleh dari para donatur termasuk pembina yayasan sendiri. (*/mediko)
Share on:

SAMARINDA: Sebagai bagian dari wujud kepedulian kepada sesama, yayasan pendidikan Islam Ishlahu Ummatil Islamiyah memberikan sumbangan 50 nasi bungkus kepada para korban banjir di sekitaran Jl. Pemuda. 

Sumbangan dititipkan melalui relawan kota Samarinda yang membuka posko di Jl. A Yani. Penyerahan dilakukan oleh pengurus yayasan kepada perwakilan relawan M. Al Amin, S.Pdi, Selasa (26/5/2020) bertempat di kantor Yayasan. 


Pembina Yayasan Ishlahu Ummatil Islamiyah, Ibu Rusmawati mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian yayasan kepada kondisi umat yang tengah mengalami musibah. 

Sebagai yayasan yang bergerak dalam bidang dakwah dan pendidikan, kegiatan ini juga sekaligus menjadi sarana pembelajaran dan aplikasi dari ilmu agama yang sudah diajarkan kepada para santri.

Rencananya, mereka akan terus memberikan bantuan secara rutin selama masih dibutuhkan dan dana yang terkumpul mencukupi untuk digunakan mengadakan nasi bungkus.

Kepada para relawan Bu Rusmawati juga menyampaikan ucapan terimakasih karena telah sangat membantu dalam menyampaikan sumbangan mereka kepada para korban. (mikota)
Share on:

SAMARINDA. Melalui Video Conference, Wakil Walikota Samarinda M Barkati bersama Sekda Samarinda Sugeng Chairuddin, serta Gugus Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Virus Corona atau Covid-19 memastikan stok kebutuhan bahan pokok dan penting di Kota Samarinda aman, Jumat (17/4) pagi.

"Stok kebutuhan pokok aman. Stok beras masih bisa sampai 1 bulan kedepan, pemesanan masih dalam perjalanan. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih dan cabai yang dikhawatirkan masyarakat kita masih punya stok, 28% nasi dan lauk menjadi kebutuhan sekarang, saat ini juga harga masih stabil,” ujar Barkati.

Oleh karena itu, ia berharap warga Samarinda tak perlu khawatir dan menyetok bahan-bahan kebutuhan sehari-hari ini. Tak lupa Barkati mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan dan kesehatan bersama. 

“Mari kita tetap menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan,” tegas Wawali. (KMF14)

Penulis : Fany Dwi —Editor: Doni
Share on:

SAMARINDA. Seorang warga Jl Pemuda 2 inisial N usia 52 tahun cluster Gowa yang akan mengikuti Itjima Ulama dengan status PDP yang hasil rapid tesnya positif, menolak diisolasi di RSUD AWS.

“Pada tanggal 8 April dinyatakan hasil rapid tes positif, dan di-isolasi di RSUD AWS. Kemudian yang bersangkutan menolak dirawat dengan memecahkan kaca jendela, mengancam tenaga medis RS dan mendobrak pintu ruangan. Jadi bukan kabur,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih didampingi kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Samarinda dr Osa Rashfodia, Jumat (10/4) malam.

Namun diimbau Ismed agar warga tak perlu panik karena aparat sudah bertindak.
Menurutnya rumah yang bersangkutan sudah diawasi pihak keamanan dari Babinsa, Babinkamtibmas, pihak kelurahan dan kecamatan.

“Warga kami himbau tetap tenang karena yang bersangkutan sudah diawasi dan besok tim laboratorium Dinas Kesehatan akan melakukan uji swab di rumah bersangkutan,” ucap Ismed.
Ismed menegaskan jika yang bersangkutan tidak kooperatif maka Dinas Kesehatan akan menetapkan karantina di wilayah sekitar yang bersangkutan.

“Polsek akan memasang Police Line dan karantina wilayah di sekitar rumah yang bersangkutan. Jadi kami minta warga tenang karena kita Dinas Kesehatan dan keamanan akan bertindak tegas terhadap yang bersangkutan,” ungkap Ismed.(kmf2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi
Siaran Pers No.1192/KM/KOMINFO/IV/2020
Tanggal 10 April 2020




Share on:

SAMARINDA. Meringankan beban warga dan rumah ibadah dalam pembayaran tagihan air bersih PDAM Samarinda Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengeluarkan kebijakan penggratisan selama dua bulan.

“Kita gratiskan selama dua bulan bagi pelanggan kelompok rumah tangga D1 dan kelompok sosial untuk pemakaian April dan Mei. Jadi saat bulan puasa tidak perlu bayar,” ucap Jaang didampingi ketua Dewan Pengawas PDAM Samarinda Aji Syarif Hidayatullah di rumah jabatan walikota, Jumat (3/4).

Namun dijelaskan Jaang khusus pelanggan Rumah Tangga D1 tersebut digratiskan untuk pemakaian 10 kubik pertama. “Kalau pemakaian 12 kubik, dia hanya membayar dua kubik aja,” terang Jaang.

Khusus pelanggan kelompok sosial seperti rumah ibadah baik masjid, Langgar, Gereja, Vihara, dan Pura serta rumah ibadah lainnya digratiskan selama dua bulan. 

“Khusus kelompok sosial tagihannya digratiskan selama dua bulan, pemakaian di April dan pemakaian Mei,” ucap Jaang.
Adapun jumlah pelanggan kategori rumah tangga D1 sebanyak 40.919 SR dan kategori pelanggan kelompok sosial 1.169 SR.(kmf2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi


Share on:

* Jaang Himbau Warganya Tidak ke Balikpapan dan Kukar

SAMARINDA. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang terus berusaha keras dalam pencegahan penyebaran virus corona, termasuk mengimbau warganya agar tidak berpergian ke daerah wabah.

“Seperti kita ketahui Kaltim sudah ada kasus positif di Samarinda, Kukar dan Balikpapan. Jadi bukan hanya larangan keluar Kaltim, tapi juga sebaiknya jangan ke Balikpapan dan Kukar karena masuk daerah wabah,” ungkap Jaang di kediamannya, Jumat (20/03).

Alangkah baiknya lagi harap Jaang untuk sementara ini tidak keluar rumah, mengingat terus bertambahnya kasus positif di Kaltim. Bukan hanya larangan ke daerah wabah, upaya pencegahan penyebaran lainnya, lanjut Jaang akan membuat wastafel cuci tangan di taman-taman kota.

“Saya sudah perintahkan ke Pak Sekda agar meminta ke PDAM membuat wastafel di taman-taman kota, seperti di Taman Samarendah, Taman Cerdas dan di Tepian. Ini agar tangan kita selalu bersih,” katanya.

Bahkan dikemukakannya sebelum masuk ke aula serbaguna rumah jabatan sudah dibuatkan wastafel.

“Masuk ke aula tangan dalam keadaan steril,” imbuh Jaang.

Membiasakan cuci tangan ini diharapkan Jaang bukan hanya untuk mencegah corona saja, tapi sampai seterusnya dibiasakan cuci tangan. (KMF2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi
Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home