Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Kependudukan. Tampilkan semua postingan

SAMARINDA. Melalui Video Conference, Wakil Walikota Samarinda M Barkati bersama Sekda Samarinda Sugeng Chairuddin, serta Gugus Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Virus Corona atau Covid-19 memastikan stok kebutuhan bahan pokok dan penting di Kota Samarinda aman, Jumat (17/4) pagi.

"Stok kebutuhan pokok aman. Stok beras masih bisa sampai 1 bulan kedepan, pemesanan masih dalam perjalanan. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih dan cabai yang dikhawatirkan masyarakat kita masih punya stok, 28% nasi dan lauk menjadi kebutuhan sekarang, saat ini juga harga masih stabil,” ujar Barkati.

Oleh karena itu, ia berharap warga Samarinda tak perlu khawatir dan menyetok bahan-bahan kebutuhan sehari-hari ini. Tak lupa Barkati mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan dan kesehatan bersama. 

“Mari kita tetap menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan,” tegas Wawali. (KMF14)

Penulis : Fany Dwi —Editor: Doni
Share on:


JAKARTA. Pemerintah Kota Samarinda melalui 2 OPD-nya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih penghargaan Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik kategori Pelayanan Publik “Sangat Baik” (A-) Tahun 2019.
Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo kepada Walikota Samarinda yang diwakilkan kepada Kepala Discapilduk Samarinda Abdullah dan Kepala DPMPTSP Samarinda Jusmaramdhana Alus pada acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Wilayah II Tahun 2019 di Jakarta, Jumat (22/11).

“Alhamdulillah, kembali kita mendapat apresiasi penghargaan kategori Pelayanan Publik Sangat Baik. Ini adalah yang ketiga kalinya, dimana tahun 2017 kita mendapat Kategori Baik (B), kemudian Sangat Baik tahun 2018 atau A dan tahun ini 2019 juga A. Target kita tahun depan 2020 Kategori Sempurna,” ungkap Abdullah seusai menerima penghargaan.

Intinya lanjut Abdullah, bagaimana pelayanan yang transparan, gratis, baik, cepat, efektif dan efisien diterjemahkan dengan beberapa inovasi layanan unggulan mereka seperti Laskar (Layanan Sehari Kelar) Two in One, Three in One dan Four in One.

“Simpelnya Laskar terintegrasi dengan memberikan layanan satu kali pengurusan dengan 2, 3 bahkan 4 dokumen kependudukan bisa selesai, yaitu NIK, Akte, Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP. Khusus e-KTP jika lancar atau blanko tersedia,” ungkap Abdullah.

Bahkan sebutnya ketika mengurus Akte kematian langsung sekaligus diterbitkan KK, sehingga tidak menyulitkan warga untuk mengurus kembali lagi.

“Bukan hanya sehari kelar. Ada juga layanan sepuluh menit kelar atau Lasminit untuk layanan legalisir dokumen kependudukan. Karena kita ada sistem antrian online daftar lewat HP atau android dan sistem digital, masyarakat bisa berhadapan langsung dengan front office cek data langsung cetak. Ini program didukung Dinas Kominfo Samarinda,” imbuh Abdullah.

Untuk meraih target Kategori Sempurna pada tahun 2020 katanya, bagaimana melakukan peningkatan pelayanan lagi dengan mendekatkan pelayanan dan percepatan pelayanan. 

“Bagaimana masyarakat bahagia. Karenanya tahun depan kita persiapkan pelayanan KK langsung di kecamatan dengan tanda tangan digital sesuai Perwali No 42 tahun 2019, sehingga tak perlu ke Disdukcapil. Saat ini sedang renovasi ruang pelayanan berbentuk kafe, sehingga masyarakat santai, enak dan tidak kaku,” pungkasnya.

Begitu pula Jusmaramdhana Alus mengapresiasi penghargaan yang ketiga kalinya ini, sejak 2017, 2018, 2019 dengan kategori semuanya Sangat Baik.

“Penghargaan ini didapat atas hasil kerja keras para senior sebagai pejabat kepala dinas terdahulu juga keseriusan seluruh pejabat eselon dan staf yang terus menerus melakukan perubahan untuk memberikan pencapaian pelayanan terbaik, meski penghargaan bukan tujuan. Bersama kita bisa,” ungkap Jusmaramdhana.

Adapun inovasi layanan di DPMPTSP seperti Syaharie Jaang (Sehari Jadi Langsung Bawa Pulang), SMS (Sunday Morning Service) jemput bola pelayanan di hari Minggu di pusat keramaian, dan HANCAPI (Handal Cakap dan Inovatif).

Sementara MenPAN RB menekankan, prinsipnya Pemerintah harus optimal berani membuat inovasi sekecil apapun tujuannya untuk melayani masyarakat. 

“Jadi kuncinya adalah kepemimpinan kepala daerah atau pimpinan yang berani membuat terobosan,” tegas Tjahjo. (kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Siaran Pers No.846/KM/KOMINFO/XI/2019 Tanggal 23 November 2019
Share on:

SAMARINDA. Setelah sebelumnya 4 kampung KB di Kecamatan Samarinda Kota, kali ini giliran Kampung KB Kecamatan Loa Janan Ilir yang diresmikan oleh Wakil Walikota Samarinda M Barkati. Kampung KB yang diresmikan adalah Kampung KB Bumi Rindang Luhur dan Kampung KB Rindang Sejahtera Kelurahan Harapan Baru, Sabtu (26/10).

"Kenapa wilayah lingkungan RT 25 dan 35 dipilih menjadi lokasi Kampung KB untuk Kelurahan Harapan Baru, dikarenakan capaian MKPJ (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) masih rendah," ucap Ketua RT 25 Harapan Baru, Sunarto.

Ia bersyukur sudah banyak masyarakat khususnya Kampung Bumi Rindang yang sudah menggunakan metode ini, yaitu melalui IUD Spiral ataupun Implan.














Jumlah penduduk wilayah Kampung KB Rindang Sejahtera terdiri dari 2 RT yakni RT 25 dan RT 35.
RT 25 memiliki jumlah penduduk 177 KK (690 jiwa) yakni Laki-laki 350 jiwa dan Perempuan 340 Jiwa dan RT 35 memiliki jumlah penduduk 54 KK (206 jiwa) yakni Laki-laki 111 Jiwa dan Perempuan 95 jiwa.

Dengan diresmikannya Kampung KB di Kecamatan Loa Janan Ilir, diharapkan Wawali sisa yang lainnya untuk disegerakan. Bahkan ia akan memantau terus perkembangan program tersebut.

"Kampung KB sebagai upaya memudahkan masyarakat memperoleh layanan program KB. Sebagai upaya mewujudkan keluarga sejahtera yang berkualitas," tutur Barkati.

Menurutnya, Kampung KB didesain sebagai upaya pemberdayaan masyarakat terhadap program KB yang kegiatannya dikelola bedasarkan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri.

"Kota Samarinda sudah mantap mengembangkan Kampung KB dengan mengintegrasikan program kependudukan KB-KS dan pemberdayaan perempuan dan program lainnya akan lebih bagus kita harus mempunyai rasa memiliki yaitu Samarinda Saya, Samarinda Kita, Samarinda Indonesia," tutupnya.

Tampak hadir pada peresmian tersebut diantaranya Kepala DPPKB Nurul Mu’minayati, Sekretaris DPPKB Provinsi Kaltim Ahmad Taqdir, Kepala Dinas Kominfo diwakili oleh Kepala Bidang Teknologi Komunikasi dan Informasi Aji Danny, Sekretaris Dinas Kebudayaan Heri Nurdi, Camat Loa Janan Ilir Syahrudin, Lurah Harapan Baru Heriwati Az, Lurah Sengkotek Novi Kurnia Putra, Lurah Rapak Dalam Syahrumsyah, Lurah Tani Aman Herna, Lurah Simpang Tiga Sapran, seluruh Babinsa dan Babinkamtibmas se-Kecamatan Loa Janan Ilir. (KMF7)

Penulis: Akbar --Editor: Doni

Share on:

SAMARINDA. Menjelang akhir Oktober untuk mencapai target 59 Kampung KB se-Kota Samarinda, terus gencar dilakukan peresmian Kampung KB yang telah memiliki SK Walikota tinggal menunggu peresmian yang ditarget akhir bulan ini.

Kali ini sebanyak 4 Kampung KB di Kecamatan Samarinda Kota diresmikan Wakil Walikota Samarinda M Barkati di gedung serbaguna Yong Jing HK Jl Cut Meutia, baru-baru ini. 









Adapun Kampung KB yang dilaunching yakni Kampung  KB Pinang Babaris Kelurahan Pelabuhan, Kampung KB Pinang Sendawar Kelurahan Sungai Pinang, Kampung KB Seroja Kelurahan Bugis dan Kampung KB Cahaya Pagi Kelurahan Pasar Pagi.

Barkati mengatakan pembentukan kkampung KB ini adalah tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar manfaat program KB dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama yang berada di wilayah padat penduduk. 

"Kampung KB yang dilaunching pada hari ini menjadi salah satu inovasi strategi untuk dapat mengimplemetasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, keluarga berencana secara utuh di masyarakat. Kegiatan launching Kampung KB ini jangan hanya dimaknai sebagai seremonial saja, akan tetapi juga ditunjukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga," ucapnya.

Barkati berharap dengan dibentuknya Kampung KB di  setiap Kelurahan Kecamatan Samarinda Kota ini dapat menambah semangat kepada para penduduk untuk bisa bersama-sama memajukan daerahnya, sehingga dapat sejajar dengaan daerah lain yang telah maju terlebih dahulu, serta tidak ada lagi masyarakat yang tidak ber-KB, khususnya pada usia subur.

"Agar seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan berperan aktif dalam memberhasilkan kegiatan ini dengan mengembangkan dan melakukan sosialisasi kebijakan pengendalian penduduk guna mewujudkan pembangunan berwawasan kependudukan dengan menyerasikan kebijakan pengendalian penduduk dan melakukan pembinaan, serta peningkatan kesertaan keluarga berencana melalui pembinaan dan kemandiriaan ber-KB,“" pungkasnya. 

Sementara Sekretaris Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) Samarinda Veronika Hanum menyampaikan Kampung KB yang akan dilaunching adalah Kampung KB yang ke-55 dari target  59 Kelurahan. 

Kepala BKKBN Provinsi Kaltim Eli Kusnaini mengatakan Kota Samarinda adalah kota segudang prestasi, termasuk prestasi di bidang Kependudukan dan KB. 

"Dengan  Slogan “Bersama Kita Bisa” saya yakin bahwa kota Samarinda akan bisa lebih berkembang dan  maju, “tuturnya.

Camat Samarinda Kota Anis Siswantini melaporkan Kecamatan Samarinda Kota terdiri dari 5 kelurahan.  Sementara yang sebelumnya sudah melaunching adalah Kampung KB Karang Mumus Kencana Kelurahan Karang Mumus yang dilaunching langsung oleh Walikota Samarinda pada tahun 2015. (kmf10)

Penulis: Eko --Editor: Doni

Siaran Pers No.768/KM/KOMINFO/X/2019
Tanggal 27 Oktober 2019


Share on:

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang meresmikan (Launching, red) 5 Kampung Keluarga Berencana (KB) pada 5 kelurahan di kecamatan Sungai Kunjang.

"Saya sudah keluarkan 59 SK Kampung KB yang dalam beberapa bulan ini terus kita resmikan. Hari ini 5 Kampung KB di Sungai Kunjang dan tersisa terakhir beberapa di Kecamatan Samarinda Kota," ucap Walikota dalam sambutannya pada launching Kampung KB di kantor Kecamatan Sungai Kunjang, Kamis (17/10).










Jaang mengatakan sesuai kebijakan pemerintah pusat dan arahan Presiden bahwa tiap kecamatan wajib memiliki 1 Kampung KB, namun di Samarinda kebijakan Walikota harus tiap kelurahan yakni 59 kelurahan.

"Peresmian Kampung KB ini semoga bukan untuk menggugurkan tanggung jawab atau mengejar target karena diancam Walikota, tapi semata untuk merealisasikan 8 fungsi keluarga. Kita juga akan lakukan evaluasi," tegas Jaang.

Walikota 2 periode ini menegaskan bahwa Kampung KB bukan hanya bicara dua anak cukup, tapi kehidupan masyarakat yang ada di Dinas/Instansi dibicarakan di sini.

"Bedanya di Kampung KB ini ditangani masyarakat sendiri berkaitan 8 fungsi keluarga. Bapak-bapak ataupun ibu-ibu sendiri yang tahu bagaimana kondisinya dan menyelesaikannya bersama di Kampung KB ini," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Samarinda, Nurul Mu'minayati mengatakan setelah Sungai Kunjang, selanjutnya beberapa Kampung KB di Kecamatan Samarinda Kota.

"Tersisa di Kecamatan Samarinda Kota yang terakhir diresmikan, sehingga semuanya selesai. Insya Allah sisanya ini di akhir bulan Oktober," kata Nurul.

Camat Sungai Kunjang, Jumar mengatakan sebelumnya di Sungai Kunjang sudah memiliki 2 Kampung KB, masing-masing di Kelurahan Lok Bahu dan Kelurahan Loa Bakung.

Adapun kampung KB yang diresmikan ini yakni, kampung KB Germas Kencana Loa Buah, Kami Bisa Bersama Keluarga Berencana Karang Asam Ulu, Banggeris Wira Kencana Teluk Lerong Ulu, Gema Bersahaja Karang Asam Ilir dan Kran Etam Karang Anyar.

Syaharie Jaang juga mengapresiasi kepada anggota DPRD Samarinda Dapil Sungai Kunjang yang hadir dalam launching, karena menganggap penting Kampung KB ini. Mereka adalah Eko Elyasmoko dari Fraksi Demokrat, Ahmad Sopyan Fraksi Hanura dan Angkasa Jaya Fraksi PDIP. (kmf2)

Penulis/Editor: Doni
Siaran Pers No.752/KM/KOMINFO/X/2019
Tanggal 18 Oktober 2019
Share on:

Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
 
SAMARINDA. Membangun sinergi penyebaran informasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menjalin kerjasama. Hal ini ditandai dengan penandatangan kerjasama antara Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah dan Kepala DP2KB Nurul Mu'minayati di Ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika, Senin (14/10).

Syaharie Jaang pada kesempatan ini menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada warga Samarinda yang menjalankan tugasnya sebagai relawan kader KB.





"Karena hasil kinerja mereka Pemerintah dapat mengetahui keberadaan keluarga sejahtera dan keluarga pra sejahtera, sehingga dapat mendukung terwujudnya program ketahanan keluarga," ucap Jaang.

Oleh karena itu, Jaang sangat menyambut baik adanya kerjasama sinergi penyebaran informasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Sementara Sekretaris Diskominfo, Dian Ruhendra mewakili Kadiskominfo dalam sambutannya melaporkan telah melakukan integrasi data kependudukan dengan Disdukcapil Kota Samarinda, sehingga data yang ada telah dapat dibagi-pakaikan oleh OPD lain, baik perizinan, kecamatan dan kelurahan utamanya dalam mendukung Satu Data Indonesia Satu Data Samarinda.

"Hal ini menjadi jauh lebih mudah mengingat Pemkot Samarinda telah memiliki jaringan komunikasi lokal berbasis fiber optic di semua OPD yang terintegrasi dengan ruang pusat komando dan pusat data Kota Samarinda yang berlokasi di Balai Kota," terang Dian.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu telah digelar Sosialisasi Program Statistik Sektoral Berbasis Masyarakat dan Kolaborasi yang seyogyanya dibuka oleh Kadis Kominfo. Namun karena berhalangan hadir, maka diwakili oleh Kabid Persandian dan Statistik Kumarul Zaman.

Dalam sambutannya Kumarul mengatakan bahwa pembangunan di Indonesia tidak lepas dari ketersediaan data.

"Saat ini data merupakan suatu informasi yang sangat penting, dengan data itu juga kita akan dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan tepat sasaran," ucap Kumarul.

Sementara Kasi Statistik Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Sofyan Agus mengatakan, mencoba berkolaborasi dengan PPKBD yang ada di kelurahan. Menurutnya karena terlalu banyak petugas yang turun ke lapangan melakukan pendataan, padahal butir pertanyaan masih memiliki kesamaan satu sama lain.

"Permasalahan itu akan kita coba pecahkan melalui kolaborasi dengan instansi lain. Butir pertanyaan kita satukan dalam satu kuisioner elektronik dan itulah yang akan kita lakukan 1 hingga 2 tahun kedepan melalui program statistik sektoral berbasis masyarakat dan kolaborasi," terang Agus. (kmf13)


Siaran Pers No.742/KM/KOMINFO/X/2019
Tanggal 14 Oktober 2019
Penulis: Ferdy --Editor: Dony
Share on:

*Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
 
SAMARINDA. Membangun sinergi penyebaran informasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menjalin kerjasama. Hal ini ditandai dengan penandatangan kerjasama antara Walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah dan Kepala DP2KB Nurul Mu'minayati di Ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika, Senin (14/10).












Syaharie Jaang pada kesempatan ini menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada warga Samarinda yang menjalankan tugasnya sebagai relawan kader KB.

"Karena hasil kinerja mereka Pemerintah dapat mengetahui keberadaan keluarga sejahtera dan keluarga pra sejahtera, sehingga dapat mendukung terwujudnya program ketahanan keluarga," ucap Jaang.

Oleh karena itu, Jaang sangat menyambut baik adanya kerjasama sinergi penyebaran informasi program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Sementara Sekretaris Diskominfo, Dian Ruhendra mewakili Kadiskominfo dalam sambutannya melaporkan telah melakukan integrasi data kependudukan dengan Disdukcapil Kota Samarinda, sehingga data yang ada telah dapat dibagi-pakaikan oleh OPD lain, baik perizinan, kecamatan dan kelurahan utamanya dalam mendukung Satu Data Indonesia Satu Data Samarinda.

"Hal ini menjadi jauh lebih mudah mengingat Pemkot Samarinda telah memiliki jaringan komunikasi lokal berbasis fiber optic di semua OPD yang terintegrasi dengan ruang pusat komando dan pusat data Kota Samarinda yang berlokasi di Balai Kota," terang Dian.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu telah digelar Sosialisasi Program Statistik Sektoral Berbasis Masyarakat dan Kolaborasi yang seyogyanya dibuka oleh Kadis Kominfo. Namun karena berhalangan hadir, maka diwakili oleh Kabid Persandian dan Statistik Kumarul Zaman.

Dalam sambutannya Kumarul mengatakan bahwa pembangunan di Indonesia tidak lepas dari ketersediaan data.

"Saat ini data merupakan suatu informasi yang sangat penting, dengan data itu juga kita akan dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan tepat sasaran," ucap Kumarul.

Sementara Kasi Statistik Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Sofyan Agus mengatakan, mencoba berkolaborasi dengan PPKBD yang ada di kelurahan. Menurutnya karena terlalu banyak petugas yang turun ke lapangan melakukan pendataan, padahal butir pertanyaan masih memiliki kesamaan satu sama lain.

"Permasalahan itu akan kita coba pecahkan melalui kolaborasi dengan instansi lain. Butir pertanyaan kita satukan dalam satu kuisioner elektronik dan itulah yang akan kita lakukan 1 hingga 2 tahun kedepan melalui program statistik sektoral berbasis masyarakat dan kolaborasi," terang Agus. (kmf13)

Penulis: Ferdy --Editor: Dony
Siaran Pers No.742/KM/KOMINFO/X/2019
Tanggal 14 Oktober 2019

Share on:

SAMARINDA. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Samarinda menggelar Grand Launching Aksi Nyata Bersama Kurangi Inflasi (Sinergi) dengan tema "Gerakan Menanam Cabai Kota Samarinda", di Kantor Kelurahan Sungai Siring, Selasa (8/10).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Kaltim, Tutuk SH Cahyono dalam laporannya menyampaikan kerjasama TPID Kota Samarinda menunjukkan sinergi yang mengamankan distribusi dan pasokan bahan pangan membawa hasil yang memuaskan.

Tentunya lanjut Tutuk, Samarinda yang hampir seluruh sembakonya didatangkan dari luar kota masih jauh di bawah dan relatif stabil dari tingkat inflasi nasional. Bukan hanya itu sebutnya, demi mengurangi menggantungkan pasokan dari daerah lain yang cenderung memiliki resiko yang tidak kecil, produksi di daerah sendiri menjadi solusi penguatan. Dengan demikian, apabila terjadi gejolak harga di daerah lain, Kota Samarinda masih stabil karena memiliki pasokan bahan pokok hasil produksi sendiri.

"Kota Samarinda sendiri sering mendapat prestasi TPID Award dari kreasi,Inovasi, serta kerjasama yang solid dari Lembaga tingkat Kota sampai tingkat RT untuk menstabilkan harga di Kota Samarinda di tengah-tengah Inflasi nasional yang kini melanda," beber Tutuk.

Ia mengutarakan Pemkot Samarinda bekerjasama dengan Bank Indonesia menginisiasi Gerakan Menanam Cabai Di Kota Samarinda. Menurutnya, dengan kuatnya kelembagaan dan partisipasi masyarakat, gerakan ini diharapkan bisa disuntikan kepada masyarakat secara berkelanjutan, hingga meluas dan mendorong peningkatan kecukupan pangan.

Dikatakannya Gerakan Menanam Cabai sendiri sudah terbentuk dari tahun 2014. Dengan terbentuknya daerah produksi cabai dan memulai program sistem tanam organik di berbagai daerah pertanian Kota Samarinda. Kontribusi dalam hal ini adalah pembagian 400 bibit cabai.

“Dahulu cabai bukanlah bahan yang perlu dipusingkan dan tak terlalu terpengaruh dengan harga di pasar, karena ketika hendak memasak kita tinggal ambil di pekarangan rumah, semua orang punya tanaman cabai. Sekarang tidak ada karena lahannya tidak ada," ucap Barkati dalam sambutannya. 

Barkati berharap seluruh tim bisa menjalankan kerjasamanya dalam mengantisipasi tingkat inflasi nasional, seperti halnya Kampung KB yang mengkampanyekan tanaman bahan pokok rumah tangga, sehingga tidak hanya memperindah pekarangan, tapi bisa digunakan untuk kebutuhan pokok.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi dalam kunjungannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bank Indonesia di Samarinda, Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim atas sinerginya dalam mengurangi Inflasi. 

“Khususnya komoditi makanan seperti cabe, cabe kriting, cabe merah, cabe rawit itu merupakan kompeni inflasi yang harganya selalu fluktuatif," ujarnya. 

Tentunya dengan adanya acara ini dimana semua ibu-ibu rumah tangga yang ada di Kampung KB ini menanam cabai, maka kebutuhan cabainya akan terpenuhi, sehingga tidak bergantung kepada pasokan dari daerah lain. 

“TPID sendiri secara nasional ada 3 yang disasar, satu adalah keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dengan cara ini ada salah satunya agar ketersediaan pasokan itu bisa dikuasai dan secara mandiri oleh masyarakat di Kota Samarinda, sehingga tidak bergantung dengan yang lain dan harga pun bisa stabil," ungkapnya. (kmf15)

Penulis: Thohir --Editor: Doni

Siaran Pers No.722/KM/KOMINFO/X/2019 Tanggal 8 Oktober 2019

Share on:

SAMARINDA. Kali ini giliran Kampung KB se-Kecamatan Samarinda Utara diresmikan oleh Wakil Walikota Samarinda, M Barkati di gedung SLB Jl Padat Karya Kelurahan Sempaja Utara, Selasa (8/10).

Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan terpadu, mulai bidang KB, kependudukan, pemberdayaan masyarakat, serta lingkungan hidup dan kesehatan.









Barkati berharap launching Kampung KB tersebut tidak hanya berlangsung hanya sekejap saja. Menurutnya, program tersebut harus memiliki progres, sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. 

"Peresmian Kampung KB ini bukan hanya sekedar seremonial saja, akan tetapi bagaimana kita mengisi program Kampung KB ini tetap berkegiatan dan menjadi percontohan," ucap Barkati dalam sambutannya.

Dia juga menjelaskan bahwa setiap program Pemerintah itu tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.

"Tidak mungkin ada program yang menyengsarakan, selalu tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Program ini kalau tidak didukung oleh masyarakat, maka tidak akan bisa berjalan dan masyarakatlah yang paling dominan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut," imbuhnya.

Dalam peresmian ini, Wakil Walikota meresmikan sebanyak 5 Kampung KB, yakni Kampung KB Kencana Berseri Kelurahan Sempaja Utara, Kampung KB Guyub Rukun Kelurahan Tanah Merah, Kampung KB Mungkal Kelurahan Sempaja Barat, Kampung KB Gema Turi Sejati Kelurahan Sempaja Timur dan Kampung KB Pampang Berseri Kelurahan Budaya Pampang.

Tampak hadir pada peresmian tersebut diantaranya Kepala Perwakilan BKKBN Eli Kusnaeli, Kepala DPPPA Fiterman dan Kepala DPPKB Nurul Mu'minayati. (kmf13)

Penulis: Ferdi --Editor: Doni

Siaran Pers No.721/KM/KOMINFO/X/2019
Tanggal 8 Oktober 2019
Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home