Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA: Walikota Samarinda Dr H Andi Harun bersama puteranya yang saat ini menjadi anggota DPRD kota Samarinda Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, melakukan penanam padi sawah di Girirejo Lempake, Rabu (13/07/2022). 

Kegembiraan dan antusiasme yang tinggi terlihat di wajah masyarakat petani Girirejo Lempake yang menyelenggarakan acara penanaman padi. Setelah beberapa kali mereka mengalami gagal panen lantaran lahan sawah selalu terendam banjir, saat ini harapan untuk memperoleh hasil yang lebih baik hadir kembali.

Apalagi orang nomor satu di pemerintah kpta Samarinda, yakni Wali Kota Dr H Andi Harun, datang dan membersamai mereka. Bersama para petani Andi Harun melakukan penanaman perdana bibit padi di lahan seluas 300 hektare milil kelompok tani di Lempake tersebut.

Semangat warga ini mendapat apresiasi yang sangat besar dari Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun yang dengan senang hati hadir bahkan turun langsung ke lumpur sawah guna menaman padi bersama para petani.

"Hari ini kita mengadakan kegiatan menanam bersama para petani. Kami menerima beberapa laporan, terkait perlindungan lahan, sesuai Perda, sudah kita tetapkan kawasan P2D (Personel sarana Prasarana,Dokumen). Kemudian yang ke dua pengalaman gagal panen di tahun-tahun sebelumnya akibat banjir, sekarang sudah ada kegiatan pengerukan di sisi Karangmumus, dan setahun ini Alhamdulillah  relatif sudah aman", terang Andi Harun.

Pimpinan Kota Samarinda tersebut pun juga berjanji akan memperbaiki saluran Irigasi Girirejo yang rusak yang akibatnya dirasakan para petani karena limpahan air irigasi yang rusak dan tersumbat masuk ke areal persawahan. (*/ASYA/MEDIAIBUKOTA)
Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA.COM: Suasana di beberapa ruas jalan dalam kota Samarinda tampak mengalami kemacetan malam ini (1/5/2022). Aparat kepolisian dibantu relawan terlihat bekerja keras mengurai tumpukan kendaraan, terutama di persimpangan-persimpangan yang tidak ada 'lampu merah' nya dan yang lampu lalu lintasnya sedang mati.
 
 

Berdasar pantauan mediaibukota, di simpang wisma (Rajawali), Grilya, dan ruas jalan Lambung Mangkurat kendaraan roda dua dan empat bergerak merambat. Riuh rendah suara  klakson berbaur dengan lantun takbiran yang menggema di malam Idul Fitri 1443 H.

Malam Idul Fitri tahun ini memang tidak seperti dua tahun berlalu. Jika dua kali Idul Fitri yang telah lewat kegiatan masyarakat masih sangat dibatasi oleh PPKM, tahun ini tampaknya terlihat lebih bebas. Akibatnya, seolah melepaskan hasrat yang lama terpendam, masyarakat banyak yang keluar rumah. Entah memang karena ada keperluan penting atau hanya sekedar jalan-jalan menikmati malam hari raya yang sebelumnya tidak bisa dijalani sebebas kali ini.

Semoga Idul Fitri tahun 1443H / 2022M menjadi titik balik kehidupan umat manusia secara normal. Dan semoga kita bisa kembali bangkit dari aneka keterpurukan yang terjadi selama ini. Aamiin. (Asya)
Share on:

 

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda beserta jajaran Forkopimda serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan Inspeksi mendadak (sidak) di beberapa titik pasar, agen sembako  serta ke SPBU jalan PM Noor, Selasa (26/4/2022).

Sidak pasar yang langsung dipimpin wakil wali kota Samarinda Dr H Rusmadi ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok strategis dalam menghadapi  hari raya Idul Fitri 1443 H.

 

Rusmadi mengatakan  berdasarkan hasil Sidak pada hari ini dari sisi persediaan aman tidak ada kendala, hanya ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti daging segar dengan kisaran harga Rp 140.000 –Rp 150.000,-  namun masih terbantu dengan daging import (daging beku) dengan harga Rp 100.000 – Rp 110.000,-. 

Sedangan bahan pokok yang lain seperti gula, tepung terigu, minyak goreng harganya  masih stabil  tergantung jenisnya. “Khusus  lombok tidak dapat dihindari karena kita masih mendatangkan dari Sulawesi dan Jawa dengan harga Rp 70.000 sampai dengan Rp 80.000, " tambahnya.

Ia mengatakan Pemkot akan menjamin dan memantau persediaan pasokan bahan pokok di pasaran.  “Kalau melihat cuaca saat ini, semoga pasokan di pasaran akan berjalan aman dan lancer,” harapnya.

Ia mengemukakan pula Pemerintah mengeluarkan kebijakan sistem  Fuelcard untuk pembatasan volume liter  setiap jenis kendaraan agar merata dan untuk menghindari praktek-praktek kecurangan oleh oknum driver nakal seperti setelah mengisi di SPBU satu ke SPBU yang lain dalam satu hari yang sama bisa terpantau.

“Untuk pasokan yang kurang Pemerintah Kota akan bersurat ke BPHMIGAS  agar menambah pasokan BBM. Namun saat ini di setiap SPBU sudah mengalami tambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan BBM," jelas Rusmadi.(EKO/DON/KMF-SMD)

 
 
https://ppid.samarindakota.go.id/berita/kabar-pemerintahan/amankan-lebaran-wawali-samarinda-sidak-ke-pasar-hingga-spbu
Share on:

 

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Mendukung salah satu program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Tim Penggerak PKK kota Samarinda sebagai mitra Pemerintah Kota Samarinda melaksanakan Sosialisasi Pelayanan Dokter on Call secara daring, Senin (25/4/2022).

“Tim Penggerak PKK kota Samarinda sebagai mitra pemerintah kota Samarinda sangat mendukung terlaksananya 10 program unggulan wali kota dan wakil wali kota Samarinda. Salah satunya program Dokter on Call. Agar pelayanan Dokter on Call dapat dimanfaatkan dan diketahui lebih luas oleh warga, PKK kota melalui Pokja IV melaksanakan Sosialisasi Pelayanan Dokter On Call secara daring,” ucap ketua TP PKK kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun dalam sambutannya.

Menurut Rinda, Sosialisasi Pelayanan Dokter on Call ini menyasar kepada kader kesehatan, Dasawisma, ormas perempuan, organisasi profesi, dan lembaga kemasyarakatan dan organisasi lainnya.

“TP PKK memiliki peran penting dalam mendukung berbagai program pemerintah kota Samarinda dalam meningkatkan pembangunan terutama di bidang Kesehatan, karena di PKK sendiri terdapat program bidang kesehatan,” ujar Rinda yang juga ketua Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda.


Rinda mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini karena memberikan harapan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, meningkatkan harapan hidup bagi lansia, menunjang program cegah stunting, dan beberapa tujuan pembangunan kesehatan. 

“Mengingat pentingnya ini dalam dukungan PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat maupun keluarga, kami merasa perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui PKK sendiri, kecamatan dan kelurahan, Dasawisma, organisasi perempuan, organisasi profesi  dan lembaga yang ada di masyarakat dengan harapan semua lapisan masyarakat mengetahui dan memahami program ini sehingga layanan Dokter on Call dapat diterima, dimanfaatkan dan mendapat dukungan semua lapisan masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu Rinda mengharapkan kepada peserta sosialisasi agar dapat melanjutkan informasi ini ke seluruh  anggota maupun seluruh lapisan masyarakat.

“Sampaikan bagaimana program unggulan ini, seperti apa manfaatnya dan bagaimana peran masyarakat dalam mendukung layanan Dokter on Call, sehingga beberapa permasalahan layanan kesehatan dapat kita tanggulangi bersama,” tegas Rinda.

Adapun Program Dokter On Call ini adalah program pelayanan cepat di bidang kesehatan secara gratis khusus untuk lansia, bayi, balita, ibu hamil, melahirkan, nifas dan warga yang dalam keadaan darurat.

Dalam realisasi program ini, masyarakat dapat berkonsultasi atas permasalahan kesehatan yang dialami kepada dokter yang siap sedia 24 jam, dengan target layanan yakni pasien dengan kondisi darurat, balita, dan lansia.(DON/KMF-SMD)

 

https://ppid.samarindakota.go.id/berita/kesehatan/dukung-pemkot-samarinda-tp-pkk-sosialisasikan-program-dokter-on-call

Share on:

 

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA.COM: Bertempat di Kafe Rumah Rawa Jl. Pramuka para seniman Sandiwara Mamanda yang tergabung dalam Forum Aktualisasi Seni Tradisional Kalimantan Timur (FORMAT) menyelenggarakan acara buka puasa bersama. 

 


Tampak hadir para tokoh seniman seperti Iyan BL (Ketua Teater Mahakam), Sulistyo (Pantomim) bersama istri, Luthfi Chairullah dan Istinya Siti Rahmadaniah yang merupakan pentolan kelompok musik Kuarsa Mahakam, Ipay Van Kutai (Pelestari budaya Kutai), Pemeran Permaisuri yang juga istri Sultan Elansyah Jamhari Syaifatul Khadijah, Puteri Sandima Desi,  Pemusik Abdillah, Serta Penulis Format yang juga pemeran Wazir dalam Sandima Abdillah Syafei. 

Juga ada beberapa seniman di Luar Sandima baik perorangan seperti Dadang dari Jogja, Jo ketua Rumah Seniman, Achmad Muhlish Navis ketua Aliansi Seniman maupun  kelompok lainnya. 

 


Menurut Ketua Format kaltim Elansyah Jamhari, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh keluarga besar Sandiwara Mamanda (Sandima) untuk lebih menguatkan ikatan tali silaturahmi antar sesama anggota. 

Selain sebagai ajang silaturahmi momen ini juga mereka gunakan untuk berkoordinasi mempersiapkan  aneka kegiatan yang dimulai setelah hari raya Idul Fitri nanti.
Elansyah menuturkan, akan cukup banyak rencana pementasan yang kita lakukan pasca lebaran nanti. Oleh karena para anggota Sandima harus mempersiapkannya dari sekarang demi hasil yang terbaik.

Hal senada diungkapkan oleh ketua FORMAT kota Samarinda Muhammad Nur Rahim yang secara operasional merupakan pimpinan Sandiwara Mamanda. Menurut dia selain akan menggelar banyak pementasan pasca lebaran ini, juag akan diupayakan menulisan pakem-pakem Sandima agar bisa dipelajari di dunia pendidikan, khususnya di kota Samarinda.

"Saya berharap bung Abdillah memasukan pakem-pakem Sandima dalam buku yang ditulis nantinya," ujar Nur Rohim saat memberikan masukan atas penulisan buku Sandima yang sedang dilakukan oleh penulis Format, Abdillah Syafei.

Sementara itu sebagai Kepala Bidang Seni Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Samarinda, Elansyah Jamhari memberitahukan bahwa dalam waktu dekat akan diterbitkan 3 buku seni budaya oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Buku-Buku Tersebut adalah; Sandima: Catatan Seorang Wazir (Abdillah Syafei), Sungai Mahakam dalam Arus Sejarah Samarinda (Muhammad Sarip), dan Teater di Samarinda (Dadang). Ketiga buku ini diterbitkan dalam rangka Peningkatan Akses Masyarakat terhadap Data dan Informasi Sejarah. (asya)

Share on:

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Masuk di penghujung Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama dengan Baznas Kota Samarinda  melaksanakan kegiatan gerakan cinta zakat yang berlangsung di perkarangan mushola Ar Raudah, komplek gedung Balai Kota, Senin (25/4/2022) sore.

Pada kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa dan sholat terawih berjamaah ini, sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot dipimpin langsung Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dan Wawali Dr H Rusmadi membayar zakat fitra, infaq dan sodaqoh mereka kepada sejumlah petugas Baznas Samarinda.

Wali Kota Andi Harun dalam sambutannya mengatakan jika perintah membayar zakat fitrah sendiri sudah tertulis dalam Alquran surah Al Baqarah. Dimana menurutnya, perintah menunaikan zakat ini untuk menyempurnakan ibadah puasa selama ramadhan.


“Jadi semua kita kembalikan ke Alquran, karena yang kita lakukan sudah tertuang jelas dalam ayat-ayat Allah ini,”ungkapnya.

Ia berharap dari zakat yang dikumpulkan nanti dapat disalurkan kepada mustahiq (orang yang berhak dan membutuhkan). Tak hanya demi menunaikan ibadah semata, melainkan zakat juga bisa menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat.

"Kita tidak ingin ada pengumpul zakat yang liar, karena itu harapannya zakat ini tersalurkan kepada fakir miskin dan amil zakat," kata Andi Harun.

Sementara, Ketua Baznas Samarinda Widyasmoro Eko Prawito dalam laporannya mengatakan, dari Januari hingga masuk ramadhan dana zakat, infaq dan sedekah yang dihimpun melalui Baznas telah mencapai Rp 1.2 Miliar.

“Dan telah didistribusikan mencapai Rp 938 juta dengan menyasar 2100 mustahiq melalui berbagai program sosial,”ungkapnya.

Dengan mengangkat tema spirit gerakan cinta zakat mensejahterakan umat, ia yakin target pengumpulan zakat sebesar Rp 8 miliar bisa terpenuhi tahun ini. (CHA/ASYA/KMF-SMD)

 

https://ppid.samarindakota.go.id/berita/kabar-pemerintahan/penghujung-ramadan-wali-kota-ajak-asn-pemkot-tunaikan-zakat-di-baznas-samarinda

Share on:

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun tampak merakyat pada kegiatan Pasar Murah di kelurahan Sindang Sari, kecamatan Sambutan. Mulai melayani warga yang membeli minyak goreng hingga memborong sayur untuk dibagikan kepada warga.

Pasar Murah yang digagas Dinas Perdagangan Samarinda, Senin (25/4/2022) ini merupakan pelaksanaan ke 6 dan yang terakhir.

Sebelumnya telah terlaksana kegiatan serupa di Gedung Graha Tepian (kantor terpadu Disdag dan Diskoperin) jalan Juanda, kemudian di Mangkupalas, Palaran, Lempake dan Bayur.

“Dengan kegiatan pasar murah ini, Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan berupaya untuk menstabilkan harga bahan pokok di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Seperti kita ketahui dalam situasi ini sering kali mengalami lonjakan harga,” ucap Andi Harun.

Menurutnya kegiatan pasar murah yang rutin dilaksanakan ini selain sebagai tindakan mengantisipasi kenaikan harga sekaligus sarana silaturahim Pemerintah Kota dengan warga sekitar.

Oleh karena itu dalam kesempatan tersebut dilakukan pula pembagian sembako bagi warga prasejahtera dengan harapan bisa sedikit membantu meringankan beban biaya belanja yang harus dikeluarkan oleh masyarakat.

Andi Harun mengharapkan pula pelaksanaan pasar murah, khususnya di kelurahan Sindang Sari yang merupakan rangkaian akhir pelaksanaan Pasar Murah kota Samarinda tahun 1443 H ini benar-benar sesuai target. Sasarannya kepada warga yang membutuhkan yakni tingkat  ekonominya menengah ke bawah.

Sebelumnya kepala Disdag Samarinda Marnabas Patiroy menyampaikan, bahwa kegiatan pasar murah yang digelar mendapat dukungan distributor.

“Ada 1.000 liter minyak goreng curah. Dijual Rp 14.000 dengan jatah hanya 2 liter. Harganya murah Rp 28 ribu per 2 liter dalam kemasan plastik. Ada juga bawang merah dan putih yang dijual di bawah harga pasar. Harganya Rp 12 ribu per setengah kilo,” pungkas Marnabas.

Walaupun diguyur hujan, namun tidak menyurutkan warga untuk datang ke Pasar Murah. Bahkan terlebih dahulu dilakukan silaturahmi antara wali kota bersama jajarannya Pemkot dengan ketua RT dari kelurahan Sindang Sari, Pulau Atas dan Makroman.

Kegiatan yang dirangkai dengan pemberian hadiah doorprize juga dihadiri Camat Sambutan Yosua Laden dan Lurah se kecamatan Sambutan.(DON/ASYA/KMF-SMD)

https://ppid.samarindakota.go.id/berita/kabar-pemerintahan/pasar-murah-di-sindang-sari-andi-harun-jualan-minyak-goreng-hingga-borong-sayur

Share on:

 

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wakil Wali Kota Samarinda Dr H Rusmadi menyebut peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya) yang diikuti perwakilan warga sebagai pejuang pembangunan.

Hal ini disampaikannya saat membuka Bimtek Pro Bebaya di ruang rapat Mangkupelas, kantor Balaikota Samarinda, Senin (25/4/2013

Pembukaan Bimtek/Sosialisasi Pro Bebaya (Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat)  resmi di buka oleh Wakil Wali kota Samarinda Dr. H. Rusmadi  di Ruang Rapat Mangkupelas  kantor balai kota Samarinda, Senin (25/4/2022) pagi.

Rusmadi mengucapkan terima kasih atas kehadiran Peserta Bimtek/Sosialisasi Pro Bebaya  yang merupakan garda terdepan dan  Pejuang Pembangunan di kota Samarinda.

Menurut Rusmadi yang dimaksudkan dengan Pro Bebaya ini untuk membangun prakarsa dan partisipasi dari masyarakat untuk mewujudkan kota Samarinda sebagai kota pusat peradaban.

“Pro Bebaya ini juga dilakukan dengan prinsip transparan akuntabel dan berkelanjutan hingga pelaksanaannya memerlukan partisipasi masyarakat  termasuk ketua RT dan tokoh masyarakat , tokoh agama di lingkungan RT,” jelas Rusmadi.

Oleh karena ini pemerintah kota memerlukan pendampingan, pengawasan agar program-program pembangunan dapat  memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan Pembangunan di kota Samarinda.

“Pro Bebaya  ini juga bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pokok yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.

Ia mengutarakanDana yang ada di program pro Bebaya tidak hanya diperuntukan  insfrastruktur namun juga dapat digunakan untuk sosial kemasyarakatan seperti kesehatan dan pendidikan bagi warga yang tidak mampu.

Bimtek dan sosialisasi program Pro Bebaya bertujuan agar semua pendampingan program ini sama-sama memiliki pengetahuan yang sama tentang perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sampai dengan pelaporannya dengan pemahaman yang sama."tutup Rusmadi (EKO/DON/KMF-smd).

https://ppid.samarindakota.go.id/berita/berita-pembangunan/buka-bimtek-pro-bebaya-rusmadi-sebut-peserta-sebagai-pejuang-pembangunan
Share on:


SAMARINDA. KOMINFONEWS - Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Dr H Rusmadi menyampaikan hadirnya Otonomi Daerah (Otda) sangat membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengakselarasi pembangunan, karena antara Pemerintah Pusat dan Pemda memiliki kejelasan dalam pembagian kewenangan, hal ini dikatakan Wawali usai hadir dalam peringatan ke XXVI Hari Otonomi Daerah tahun 2022 melalui video conference di Ruang Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samairinda, Senin (25/4/2022).

“Sudah 26 tahun Otda ini berlangsung, saya kira sudah memberikan bukti bahwa daerah diberikan ruang untuk menata kemudian membangun daerahnya masing-masing,”kata Rusmadi.

Sebelumnya, acara yang bertema dengan semangat Otonomi Daerah kita wujudkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang proaktif berakhlak dengan membangun sinergi pusat dan daerah dalam rangka mewujudkan Indonesia emas di tahun 2045 ini dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro.

"Izinkanlah saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada daerah - daerah otonomi baru yang telah berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskalnya, peningkatan tersebut diharapkan agar dimanfaatkan untuk program-program pembangunan dan kesejahteraan rakyat, sehingga dapat meningkatkan angka indeks pembangunan manusia, menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan konektivitas, serta akses infrastruktur yang baik, dan lain-lain," ucap Suhajar saat membacakan sambutan Mendagri.

Acara peringatannya sendiri dilanjutkan dengan launching Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Versi 1.1 dan Konsultasi Virtual Otonomi Daerah. (FER/CHA/KMF-SMD)

 https://ppid.samarindakota.go.id/berita/kabar-pemerintahan/peringati-hari-otonomi-daerah-wawali-sebut-pemda-diberi-ruang-untuk-membangun

Share on:

 
 
SAMARINDA.KOMINFONEWS-Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Tim Penggerak (TP) PKK Kota Samarinda lagi-lagi mencapai prestasi gemilang. Kali ini Program Jelantah Membangun Samarinda (Jeng Rinda) mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri). Pemkot Samarinda dinilai telah sukses menjadi fasilitator pengumpulan minyak jelantah terbanyak se-Indonesia.

Penyerahan penghargaan tadi langsung diberikan oleh Senior Manager Museum Rekor Indonesia Triyono kepada Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun di Ballroom Hotel Aston, Jalan Pangeran Hidayatullah, Kamis (7/4/2022).

Kegiatan pengumpulan Minyak Jelantah ini sendiri terlahir pada tahun 2019. Mulanya pengumpulan minyak tadi hanya ditujukan kepada dunia usaha, kemudian dikembangkan di tahun 2021 kepada seluruh ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkot Samarinda. Lalu disempurnakan pada tahun 2022 dengan menggerakkan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan dengan pengumpulan minyak jelantah, yang mana nilai donasi dari hasil pengumpulan minyak tersebut akan ditujukkan untuk membangun  objek wisata di Gunung Steling.

Sedikitnya ada sebanyak 125 relawan yang bergabung untuk mensosialisasi program Jeng Rinda di 59 Kelurahan. Kini sudah ada 4.064 peserta donatur dari 1.998 RT di 10 Kecamatan yang ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Kurang lebih berjalan setahun, Program Jeng Rinda yang bekerjasama dengan PT Garuda Sinar Perkasa (GSP) hingga saat ini telah mengumpulkan sebanyak 14.362 Kg jelantah, dengan nilai mencapai Rp 100.540.300. Dan rencananya setelah lebaran akan implementasikan untuk kegiatan pembangunan yang ada di Gunung Steling.

Dalam pidatonya, Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun tak henti-hentinya mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian prestasi dari Museum Rekor Indonesia dalam pengumpulan Minyak Jelantah terbanyak se Indonesia.

"Saya sangat senang atas pencapaian Dinas Lingkungan Hidup bersama mitranya PT Garuda Sinar Perkasa dengan mendapat Rekor Muri, hal ini bukan hanya berdampak untuk pengembangan objek wisata Steling, tetapi juga menjaga serta mengurangi dampak negatif atas limbah rumah tangga karena minyak jelantah yang sering dibuang begitu saja di lingkungan sekita,”kata Andi Harun.

Orang nomor satu di Kota Samarinda imi berharap agar prestasi Pemkot Samarinda bukan hanya mendapatkan penghargaan rekor Muri saja, melainkan bisa terus membangun dan menjaga lingkungan dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (Pro Bebaya).

(THR/CHA/KMF-SMD)

Share on:

 


SAMARINDA, Tidak hanya BBM jenis Pertamax yang naik, dikabarkan tarif air ledeng di Kota Samarinda diberitakan akan juga mengalami kenaikan. 

Sebagaimana dikutip media online daulatnews.com dari kantor berita antara bahwa Perumdam Tirta Kencana berencana menyesuaikan tarif tarip air sebesar 9% atau sekitar Rp.500,- per meter kubik. Penyesuaian ini akan berlaku mulai senin 4 April 2022 nanti.  

Direktutur Utama Perumdam Tirtakencana Nor Wahid mengungkapkan bahwa kenaikan tersebut masih jauh di bawah ketentuan yang berlaku sehingga dinilai tidak memberatkan masyarakat.

Dia mengatakan bahwa Perumdam Tirtakencana sejak tahun 2016 lalu belum pernah melakukan penyesuain tarif, baru tahun 2022 inilah akan diadakan penyesuain kembali.

Jika dibanding dengan daerah lain, memang penyesuaian tarif Samarinda masih jauh dibawah rata-rata. Dimana jika di Balikpapan tarif airnya adalah Rp.10.018, Kutai Timur Rp.7.785, Banjarmasin Rp.8.140, dan Palangkaraya Rp.7.258, di Samarinda masih di angka Rp.6.367.

(ant/dlt/asya)

Share on:

Ilustrasi antrian minyak goreng
 gambar: ilustrasi

TELUK BAYUR: Meski sudah dilarang sang suami, lantaran sedang sakit, seorang ibu rumah tangga di Berau tetap memaksakan diri ingin ikut antre minyak goreng, namun iya  meninggal saat akan ikut dalam antrian, Sabtu (12/03/2022).

Ketika itu dengan mengendarai sepeda motor korban berinisial S pergi ke salah satu gerai minimarket  untuk bergabung bersama warga yang antre membeli minyak goreng. Namun baru saja turun dari kendaraannya dan belum sempat mengikuti antrean ia terjatuh, kejang dan batuk-batuk.

Korban yang merupakan warga Teluk Bayur tersebut sempat dibawa ke rumah sakit namun masih dalam perjalanan yang bersangkutan menghembuskan napas terakhirnya. Warga masyarakat yang mengetahui kejadian itupun segera melaporkan ke pihak yang berwajib.

Sebagaimana diberitakan di berbagai media bahwa kelangkaan minyak goreng terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Menurut Kementerian Perdagangan ini disebabkan "panic buying" masyarakat.

Di lapangan ternyata ditemui juga penimbunan stok di beberapa gudang. (*/As)

Share on:

 

SAMARINDA. Kamis sore (10/03/2022) Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun mengumpulkan Forkopimda se Kota Samarinda di ruang Karamumus Balaikota untuk mengadakan rapat membahas pendistribusian minyak goreng curah. Hal ini dilakukan guna membantu masyarakat agar lebih mudah mendapatkan pasokan minyak goreng.

Belakangan ini cukup ramai berita diberbagai media tentang antrian warga yang ingin membeli minyak goreng. Oleh sebab itu Andi Harus memerintahkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Samarinda Marnabas, S.Sos., M.Si untuk melaksanakan operasi pasar minyak goreng curah dengan mendistribusikan langsung keseluruh Keluraahan di Kota Samarinda guna menghindarkan membludaknya antrian.

Jumlah minyak goreng curah kurang lebih 250.000 liter yang akan didistribusikan ke Kelurahan se Kota Samarinda. Untuk waktu pastinya masih menunggu perizinan dari Kementerian Perdagangan.

Andi Harun berharap, nantinya operasi pasar ini dapat meredakan kerumunan warga yang mengantri minyak goreng ditengah kondisi Covid-19 yang belum reda dimana Kota Samarinda masih berada di zona merah. Selain itu diharapkan pula tercukupinya ketersediaan stok minyak goreng  bagi warga Kota Samarinda telebih menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri nantinya.

Untuk mengantisipasi kecurangan akan diberlakukan sistem kupon dan bukti Kartu Keluarga (KK) dimasing-masing wilayah Kelurahan serta bekerja sama dengan pihak TNI/Polri dalam kegiatan distribusi dan operasi pasar murah minyak goreng curah ini. (*/MAF)

Share on:

 

SAMARINDA: Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Kementerian Kominfo, Kamis (10/3/2022) melakukan penandatanganan kesepakatan sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Acara yang dilaksanakan di Hotel Mercure Samarinda itu dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kaltim, Muhammad Faisa dan para pejabat dinas kominfo kota Samarinda maupun Kutai Kartanegara.  

Untuk pemerintah kota Samarinda, Penandatanganan itu lansung dilakukan oleh Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dengan Dr Hary Budiarto selaku Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo.

Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kominfo yang telah melakukan kegiatan hari ini  dalam rangka kemitraan dengan Pemkot Samarinda. "Semoga ini dapat memberikan manfaat dalam rangka mendukung Pemkot Samarinda dalam upaya membangun secara bertahap Samarinda sebagai Smart City," ucapnya.

Andi Harun juga menyampaikan bahwa salah satu misi Pemkot Samarinda sangat sinergis dengan tujuan tersebut, yakni mewujudkan warga kota yang religius, unggul, dan berbudaya. Sektor komunikasi dan informatika menurut dia, adalah bidang yang sangat potensial dewasa ini. Apalagi jika dikaitkan dengan akselerasi percepatan pembangunan demi menyongsong perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. "Samarinda tentu harus mempersiapkan diri, karena menjadi salah satu daerah penyangga IKN, yang juga sekaligus merupakan ibu kota Provinsi Kaltim," ungkapnya.

Sementara Kapala Bidang Litbang SDM Kementerian Kominfo RI Dr Hary Budiarto berharap dengan adanya MOU ini, bisa ada kesepakatan, kesepahaman, dan menyatu padukan serta menyelaraskan program kegiatan pengembangan SDM yang ada pada Badan SDM Kementerian Kominfo, baik secara langsung melalui kelompok kerja, maupun melalui program Balai Pengembangan SDM yang ada di Organisasi Perangkat Daerah. (*/kmf-Smd/As)


Share on:


JAKARTA – Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan menyebutkan pemindahan Ibu Kota Negara ke Nusantara bukan sekadar memindahkan aparatur sipil negara (ASN) dan membangun gedung-gedung pemerintahkan melainkan sebagai lompatan transformasi.

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menyebut IKN Nusantara menjadi representasi bangsa yang unggul sehingga menjadi contoh bagi perkembangan kota-kota lain di Indonesia dan menunjukkan warga di dunia bagaimana Indonesia menjalankan rencana baru dalam mewujudkan cita-cita masa depan.

Untuk mewujudkan cita-cita tentu tidak cukup dengan hanya memiliki visi, melainkan perlu dilengkapi dengan rencana dan paling penting adalah implementasi.

Modal pertama sudah di tangan yaitu Undang-undang Nomor 3 tahun 2022 tentang IKN yang telah diundangkan pada 15 Februari 2022.

Meski masih butuh aturan-aturan turunan, namun UU IKN dan lampirannya sedikit banyak memberikan gambaran mengenai tahapan perpindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.

Jokowi menyebut rencana pembangunan IKN Nusantara akan dimulai pada tahap pertama di kawasan inti pusat pemerintahan dan diawali dengan merevitalisasi dan mereboisasi hutan terlebih dahulu, diikuti dengan pembangunan infrastruktur dasar, wilayah hijau dan biru kota, kompleks pemerintahan, perkantoran beserta sarana dan prasarananya.

Pembangunan tersebut menandai transformasi masyarakat yang disebut Presiden Jokowi dimulai dari pengembangan kota. Jokowi menyebut akan mewujudkan dalam IKN sebagai kota bersama lingkungan alami dan lingkungan binaan berperan penting dalam mentranformasi budaya masyarakat yang baru dan relevan dengan perkembangan masa kini dan siap untuk masa depan.

Pembangunan IKN nantinya seminimal mungkin berdampak pada lingkungan, menggunakan material alam dan berbasis energi terbarukan.

IKN juga akan menghadirkan transformasi dalam bermukim, harmonis dengan alam, dilengkapi dengan hunian yang dinamis, humanis dan berbasis semangat gotong royong dan kebersamaan.

Jokowi menyebut transformasi dalam bekerja, yang cerdas, kreatif, saling terkoneksi, saling terintegrasi dan menjalin kolaborasi menciptakan budaya kerja yang produktif, melayani dan dekat dengan masyarakat.

Dalam Rencana Induk IKN setebal 126 halaman disebutkan bahwa pemerintah mengakui masyarakat yang terkena dampak pembangunan dan rencana infrastruktur pada Tahap 1 yaitu periode beberapa tahun pertama pemindahan karena mendesak serta memerlukan strategipembebasan lahan dan relokasi untuk permukiman kembali.

Selain itu, terdapat potensi pergeseran di masyarakat, baik perubahan mata pencaharian maupun perpindahan secara fisik ke permukiman di dalam kawasan IKN yang dapat dikembangkan.

Adapun bagi masyarakat yang tidak terkena dampak langsung akan berpartisipasi dalam pengembangan ekonomi.

Tahap pembangunan

IKN Nusantara sendiri direncanakan meliputi wilayah daratan seluas sekitar 256.142 hektare dan wilayah perairan laut seluas sekitar 68.189 hektare yang berada di kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, provinsi Kalimantan Timur.

Pembangunan IKN dirancang menjadi 5 tahap pembangunan yaitu:

1. Tahap 1 pada 2022-2024.

Pada tahap ini, pembangunan dibagi ke dalam tiga alur kerja besar, yaitu pembangunan perkotaan, pembangunan infrastruktur, dan pembangunan ekonomi. Pada Tahap 1, perumahan untuk ASN, TNI, Polri dan BIN akan dibangun baik berbentuk rumah tapak maupun unit apartemen.

Pada awal 2023-2025 dimulai pembangunan fasilitas litbang, perguman tinggi kelas dunia, lembaga pendidikan sepanjang hayat, pusat inovasi, fasilitas kesehatan, dan rumah sakit internasional.

Relokasi penduduk akan dimulai dengan TNI, Polri, dan BIN pada 2023 (relokasi pelopor) dan relokasi representasi badan eksekutif, legislatif, yudikatif, serta ASN akan dilakukan pada awal 2024. Tahap 1 tercapai ketika perpindahan ASN dimulai. Sebelum relokasi, IKN didominasi oleh pekerja konstruksi dan pertahanan keamanan.

2. Tahap 2 pada 2024-2029

Pada tahap ini, infrastruktur utama ditargetkan sudah siap untuk dihubungkan ke kawasan baru. Fasilitas transportasi umum primer maupun sekunder ditargetkan siap dipakai.

3. Tahap 3 pada 2030-2034

Sejumlah infrastrutkur ditargetkan telah selesai seperti sistem angkutan umum massal, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), instalasi pengolahan air minum (IPAM), fasilitas penunjang kota spons, pengolahan sampah, penambahan amenitas digital dan perkotaan.

4. Tahap 4 pada 2035-2039

Tahap 4 ditandai dengan dimulainya perkembangan pesat di bidang pendidikan dan kesehatan yang akan menjadi motor penggerak sektor ekonomi lain di IKN. Contoh fasilitas yang ditargetkan selesai adalah pembangunan kereta api regional, bendungan multiguna.

5. Tahap 5 pada 2040-2045

Pada Tahap 5, diharapkan pengembangan IKN telah mencapai puncaknya ditandai dengan pengembangan industri berkelanjutan serta pertumbuhan penduduk yang telah stabil. Populasi KIKN dicanangkan mencapai 1,7 juta – 1,9 juta jiwa dengan kepadatan kawasan perkotaan mencapai sekitar 100 jiwa per hektare. Infrastruktur ditargetkan telah terbangun secara menyeluruh.

“Smart Governance”

Dalam dokumen tersebut juga dijelaskan paradigma pemerintahan yang diterapkan di IKN disebut mengarah pada konsep pemerintahan pintar yang efektif dan efisien.

Kerangka yang digunakan adalah penyederhanaan proses bisnis dan urusan pemerintan, pengembangan jejaring kelembagaan, menerapkan ekosistem digital sebagai strategi transformasi multisektor dan penataan manajemen ASN di kementerian dan lembaga.

Pemindahan kementerian dan lembaga juga dilakukan secara berhatap dalam 5 klaster yaitu:

Klaster 1 terdiri dari:

  1. Presiden dan Wakil Presiden
  2. Lembaga tinggi negara (MPR, DPR, DPD, MA, MK, KY, BPK)
  3. Kementerian Koordinator (Kemenko Perekonomian, Kemenko Polhukam, Kemenko PMK, Kemenko Marves).
  4. Kementerian triumvirat (Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan)
  5. Kementerian dan Lembaga yang mendukung kerja Presiden-Wapres secara langsung, yaitu Kementerian
  6. Sekretariat Negara, Sekretariat Presiden, Kantor Staf Presiden dan Dewan Pertimbangan Presiden Kementerian dan Lembaga yang mendukung proses perencanaan, penganggaran dan kinerja pembangunan yaitu Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan
  7. Kementerian yang mendukung penyiapan infrastruktur dasar IKN yaitu Kementerian Komunikasi dan Infromatika, Kementerian PUPR, Kementrian Agraria dan Tata Ruang/BPN
  8. Alat pertahanan dan Keamanan dan kementerian/lembaga yang mendukung penegakan hukum yaitu Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU, Mabes Polri, Paspampres, BIN, BSSN, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, KPK.


Klaster 2

  1. Kementerian yang mendukung pengembangan wilayah IKN yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian BUMN
  2. Kementerian yang mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar, pembangunan manusia dan kebudayaan yaitu Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kemendikbudristek, Kementerian Sosial, Kemendes PDTT, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kementerian Pemuda dan Olahraga


Klaster 3


Kementerian yang mendukung pengembangan ekonomi dan investasi yaitu Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pertanian, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenrinves, Badan Koordinasi Penanaman Modal

Klaster 4

Lembaga pemerintah non-kementerian yaitu Badan Pusat Statistik, Badan Kepegawaian Negara, Lembaga Administrasi Negara, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Badan Narkotika Nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Basarnas, Badan Informasi Geospasial, Bakamla, Lemhanas, Wantanas, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa, Badan Riset dan Inovasi Nasional, BPOM.

Klaster 5

Lembaga non-struktural yaitu Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Ombudsman RI, Komisi ASN, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Komisi Informasi Pusat, Komite Kebijakan Industri Pertahanan dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah

Sedangkan kelembagaan yang tidak dipindahkan karena mempertimbangkan peran, tugas, dan fungsi yang penyelenggaraannya akan lebih optimal jika tidak dipindahkan yaitu Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Badan Standardisasi Nasional (BSN), BMKG, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Perpusnas, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Komnas HAM, Komnas Perempuan, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Selanjutnya SKK Migas, BP Batam, Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional (BKPRN), Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PB2MI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Komite Preofesi Akuntan Publik.

Kemudian Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional, Badan Pengawas Rumah Sakit, Lembaga Sensor Film, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Konsil Kedokteran Indonesia, Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia, Konsil Keperawatan Indonesia dan Dewan Sumber Daya Air Nasional.

“Superhub” ekonomi

Selain melakukan pemindahan ASN, IKN juga tetap melakukan kegiatan ekonomi. IKN dimaknai sebagai “superhub” ekonomi melalui strategi tiga kota (IKN, Balikpapan, dan Samarinda) membentuk segitiga pembangunan ekonomi.

IKN diharapkan mendorong inovasi, seperti biosimilar dan vaksin, protein nabati, nutraceutical, dan energi baru terbarukan (EBT). IKN menjadi basis untuk “Smart City” dan layanan digital, pendidikan abad ke-21, serta pariwisata kota, bisnis, dan kesehatan.

Samarinda nantinya akan menjadi “jantung” dengan sektor pertambangan, minyak, dan gas menjadi sektor energi yang baru, rendah karbon, dan berkelanjutan.

Sedangkan Balikpapan akan menjadi “otot” pembangunan ekonomi Tiga Kota dengan memanfaatkan pusat logistik dan layanan pengirimannya yang telah mapan untuk sektor-sektor berorientasi impor dan ekspor. Balikpapan juga menampung klaster petrokimia dan membantu mendorong diversifikasi produk dari minyak dan gas hulu menjadi berbagai turunan petrokimia hilir.

Akan ada 6 klaster ekonomi di dalam “superhub” IKN yaitu klaster industri teknologi bersih, farmasi terintegrasi, industri pertanian berkelanjutan, ekowisata, kimia dan produk turunan kimia serta energi rendah karbon.

Di antara berbagai klaster tersebut, terdapat 2 klaster yang sudah melekat dengan penduduk lokal yaitu klaster ekowisata dan pariwisata kesehatan/kebugaran.

IKN diharapkan dapat menciptakan sejumlah lapangan kerja dari klaster-klaster tersebut yaitu:

a. pengusaha dan pemandu wisata beserta pemandu satwa liar, jagawana, ekowisata komunitas dan budaya;
b. perajin, pengusaha, pekerja di toko cenderamata lokal, penyelenggara lokakarya kerajinan tangan;
c. pengusaha dan pekerja di pusat kesehatan/kebugaran, spa lokal, klinik kecantikan, dan penyembuhan tradisional;
d. pengusaha, manajer, dan pekerja di bidang akomodasi dan kuliner;
e. pengusaha dan pekerja di agro-ekowisata, koperasi pertanian, serta pasar pertanian; dan
f. pengusaha dan pekerja di ritel, makanan dan minuman, serta seni dan hiburan.
Skema pendanaan IKN
Adapun sumber pendanaan IKN dalam UU diatur berasal dari:
1. APBN
2. Kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU)
3. Partisipasi badan usaha yang seluruh atau sebagian modalnya dimiliki negara termasuk BUMN/swasta murni
4. Pembiayaan internasional
5. Skema pendanaan lainnya (creative financing) seperti “croud funding” dan dana dari filantropi.

6. Pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) melalui skema sewa, kerja sama pemanfaatan dan bangun serah guna.

Pemerintah memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk IKN mencapai Rp466 triliun yang akan dipenuhi melalui APBN sebesar Rp89,4 triliun, Rp253,4 triliun dari kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) serta Rp123,2 triliun dari swasta.

Akhirnya, siap-siap berpindah setahap demi setahap ke Nusantara.(ANTARA)

Share on:

SAMARINDA: Pemerintah kota Samarinda berencana memotong TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) pegawainya untuk membantu pembelian obat-obatan yang akan disumbangkan kepada para pasien covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. 

Hal ini sebagaimana diberitakan melalui media sosial dan situs resmi pemkot Samarinda terkait konfrensi pers yang dilakukan oleh wali kota Samarinda Andi Harun di anjungan Kara Mumus, senin (26/07/2021). 

Menurut situs kominfo kota Samarinda, sebagai langkah antisipasi, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun telah melakukan pembagian tugas kepada para pejabat dengan sistem klaster hulu dan klaster hilir. Dimana Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Tejo Sutarnoto sebagai koordinator hulu. Sedangkan Asisten II drg Nina Endang Rahayu akan menangani sektor hilir.

Asisten III sekretariat kota Samarinda Ali Fitri Noor  mengatakan jika Pemerintah berencana akan melakukan pemotongan secara progresif terhadap Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) para ASN mulai dari Wali Kota hingga staf di lingkungan Pemkot Samarinda.  Yang mana dana yang terkumpul akan dibelikan paket sembako.

Sementara itu dilansir dari situs samarindasmartcity.com, Selain pemotongan TPP pegawai itu, sebagian kegiatan pemkot juga ditunda dan akan dialihkan anggarannya menjadi program bantuan beras dan obat - obatan kepada pasien isoman. 

Pemkot juga akan mendistribusikan 100 ton beras dari bantuan Bulog Samarinda. Direncanakan pula, Pemkot akan meminta bantuan kepada perusahaan perbankan untuk memberikan dukungan bantuan berupa barang kepada masyarakat. 

Sebagaimana diketahui, mulai hari Senin (26/07/2021), Kota Samarinda resmi melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Selama beberapa hari ini, semakin banyak pasien terkonfirmasi positif Covid - 19 melakukan isolasi mandiri (Isoman). Hal ini membuat kesulitan dalam pasokan obat dan makanan. 
 
Kembali ke masalah bantuan covid-19. Guna mencegah terjadinya kesalahan dalam distribusinya, Andi Harun telah menginstruksikan OPD terkait untuk melakukan update kepada data pasien Covid - 19. 

"Saya memerintahkan kepada seluruh lurah dalam dua hari ini melakukan pendataan dengan sistem door to door. Pada saat bersamaan, kita lakukan crosscheck data semua pasien di rumah sakit. Ini agar tepat sasaran, jangan sampai terdouble. Kita akan validasi data agar tepat sasaran," jelas Andi sebagaimana dimuat samarindasmartcity.com. 

Bantuan tersebut akan diperuntukkan kepada pasien terkonfirmasi positif Covid - 19 terdahulu. Andi menegaskan Pemkot Samarinda tidak akan pernah berhenti dan akan mengerahkan segala upaya untuk hadir di tengah masyarakat. (*/Kmf/sscn/asya)
Share on:

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun meminta segenap wartawan baik cetak, elektronik, maupun online untuk bisa menyampaikan berita yang berisi pesan menyejukkan di tengah situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini. Jangan sampai justru memberitakan hal-hal yang meresahkan, atau bahkan justru memprovokasi sehingga menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.
“Sampaikanlah pesan-pesan yang menyejukkan bagi masyarakat sehingga masyarakat bisa lebih tenang. Tulisan wartawan itu sangat besar efeknya bagi masyarakat. Saya paham bahwa wartawan pasti mencari sisi menarik untuk diberitakan. Tapi di situasi pandemi saat ini, kita memang harus berhati-hati. Sekali keliru dalam penulisan angle berita saja, bisa melukai hati masyarakat,” ujar Wali Kota dalam keterangan pers di Anjungan Karamumus Balai Kota Samarinda, Jumat (16/7/2021) pagi.
Pernyataan orang nomor satu di Kota Samarinda ini untuk meluruskan pemberitaan di salah satu media online lokal yang menyebut Wali Kota Samarinda menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Menurut dia, hal tersebut tidak benar. Yang justru dilakukan adalah Wali Kota bersama segenap jajaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini adalah dengan gencar dan bekerja keras untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Tak hanya karena mengkhawatirkan imbasnya bagi kesehatan masyarakat. Tetapi juga yang tak kalah penting adalah imbasnya di bidang perekonomian, terkhusus Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memang harus terus dijaga.
“Kita bahkan meminta segenap jajaran hingga ke camat dan lurah untuk bekerja siang malam untuk menghadapi situasi saat ini. Saya katakan ini bukan lagi sekadar soal jam kerja, tapi ini ibadah. Harapannya apa? Agar kita cukup di PPKM mikro terbatas dan tidak sampai ditetapkan menjadi PPKM darurat sebagaimana sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Karena kalau sudah PPKM darurat, maka semuanya termasuk rumah makan harus ditutup. Kalau sekarang masih boleh, meski tidak ada dine in (makan di tempat, Red) dan harus take away (beli bungkus bawa pulang, Red),” tukasnya. 
Melalui sejumlah media yang ada, Wali Kota juga memohon doa segenap warga Kota Samarinda. Terutama agar kota ini tidak sampai menuju PPKM darurat. Juga agar pandemi ini bisa segera berlalu. Tentunya masyarakat juga harus tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan pada segala aktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
“Meski begitu, di sisi lain kita juga siapkan berbagai alternatif kalaupun nanti kita sampai berada di level terburuk karena lonjakan kasus Covid-19. Tapi kita semua berdoa agar kita tidak sampai ke sana (level terburuk, Red). Karena kalau sampai PPKM darurat, maka imbasnya akan sangat besar sekali,” ungkapnya.
Di bagian akhir, Wali Kota memastikan tidak akan mempermasalahkan pemberitaan di salah satu media yang dianggap keliru tersebut. Baginya, saat ini lebih baik fokus untuk menghadapi Covid-19 yang menjadi masalah serius ini.
“Ini situasi Covid-19, sehingga memang harus hati-hati kalau ‘goreng’ berita. Tapi kita tidak permasalahkan, karena percuma kalau berperkara dalam situasi serius saat ini. Sekali lagi, kami minta pers kalaupun tidak bisa ikut menekan laju Covid-19, minimal menyampaikan berita-berita yang menyejukkan bagi masyarakat,” pinta Wali Kota. (HER/KMF-SMD)
Share on:

SAMARINDA.SSCNews- Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah segera melakukan rencana aksi percepatan serapan APBD 2020. Pasalnya, terhitung per 15 Desember 2020, anggaran belanja yang baru terserap sekitar 70 persen, sedangkan anggaran pendapatan mencapai 98 persen.

Disela mendengarkan arahan evaluasi penyerapan anggaran APBD 2020 bersama Kementerian Dalam Negeri via video conference, Senin (15/12) sore, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin mengatakan  masih ada beberapa OPD yang penyerapan anggarannya masih dibawah 80 persen. Oleh itu ia meminta kepada OPD terkait harus bisa memaksimalkan penyerapannya di sisa waktu 10 hari kerja kedepan hingga 21 Desember mendatang.

“Saat ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah juga terus memantau perkembangan setiap harinya penyerapan anggaran dimasing-masing OPD. Bahkan BPKAD juga sepakat untuk bekerja di hari sabtu hingga tengah malam untuk menerima berkas pekerjaan pihak ketiga agar bisa segera dilakukan pencairan saat Senin harinya,”tutur Sugeng.

Menurutnya, banyak faktor penyebab serapan anggaran belum maksimal, sebut saja karena kondisi Covid-19. Sehingga ada perubahan mekanisme dalam tata kerja. Oleh karena itu, mantan Kepala Bappeda Samarinda ini meminta agar semua OPD dalam waktu 10 hari tadi bisa membuat target berapa besar serapan anggaran yang bisa dicapai hingga 21 Desember.

“Sedangkan untuk tim, harapan saya agar fokus pada OPD yang capaiannya masih dibawah 80 persen dan membuat analisa rencana penyerapan sampai Desember,”pintanya menutup. (FER/dil)

Share on:

JAKARTA. Akhirnya Walikota Samarinda Syaharie Jaang di akhir masa jabatan kembali menambah koleksi penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk yang ke empat kalinya.

“Alhamdulillah kembali saya yang juga Ketua TPID Kota Samarinda berhasil menerima penghargaan. Ini adalah yang ke empat kali khusus TPID,” kata Jaang seusai menerima penghargaan yang diserahkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di ruang Graha Sawala Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis(22/10).

Perlu diketahui empat kali penghargaan TPID yang diraih Samarinda yakni TPID Berprestasi tahun 2015 diserahkan Presiden RI Joko Widodo, kemudian TPID Terbaik Nasional tahun 2017 diserahkan tahun 2018 oleh Presiden RI, TPID 2018 tahun 2019 yang diserahkan Wapres RI dan TPID Kota Berkinerja Terbaik Wilayah Kalimantan tahun 2019 diserahkan Menko Perekonomian didampingi Mendagri Tito Karnavian.

Penyerahan penghargaan ini adalah rangkaian acara Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2020 dengan tema "Transformasi Digital UMKM Pangan, Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Stabilitas Harga Menuju Indonesia Maju".

Rakor yang dibuka Presiden RI Joko Widodo secara virtual ini diikuti 635 peserta secara virtual dan peserta terbatas di gedung Graha Sawala Kemenko.

Selain Kota Samarinda, 2 kota dan 2 kabupaten lainnya yaitu Gorontalo, Jayapura, Banyuwangi dan Bungo juga mendapat penghargaan ini. Gubernur Kalimantan Timur pun juga mendapat penghargaan bersama Walikota Samarinda. (hen/don/kmf-smd)


Share on:

SAMARINDA. Setelah Juli lalu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 yang keenam kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kaltim, Pemerintah Pusat Republik Indonesia mengapresiasi dan memberi penghargaan terhadap Pemerintah Kota Samarinda yang ditandatangani Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani. Penyerahan Penghargaan dilaksanakan oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltim, khususnya Pemerintah Kota Samarinda yang diterima Walikota Samarinda yang diwakili oleh Asisten III Ali Fitri Noor di Hotel Mercure, Samarinda, Rabu (21/10).

Selain Pemkot Samarinda yang secara 6 tahun berturut-turut berhasil mempertahankan Opini WTP, ada pula Pemerintah Kota Balikpapan, Pemerintah Kota Bontang dan Kabupaten Paser. Kemudian kabupaten yang berhasil mempertahankan Opini WTP selama 5 tahun yakni Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Timur. Lalu disusul oleh 4 tahun, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Tidak hanya menerima penghargaan, acara ini juga dirangkai dengan penyerahan hadiah lomba Akuntansi Tingkat Pemerintah dan Mahasiwa yakni Pemerintah Kota Bontang dan Universitas 17 Agustus 1945.

"Apresiasi dari Kementerian Keuangan ini adalah penghargaan di akhir jabatan Walikota Syaharie Jaang. Harapan kami kedepan semakin memotivasi dan mempertahankannya untuk terus memberikan pelayanan terbaik, kinerja yang baik dan mempertahankan lagi WTP untuk ke 7 kalinya," ungkap Ali. (bar/don/kmf-smd)



Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home