Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan


SAMARINDA
- Setelah 48 tahun (1976), Provinsi Kalimantan Timur kembali mendapat kesempatan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur an Nasional (MTQN) ke XXX. Seluruh rangkaian kegiatan MTQN akan berlangsung di Kota Samarinda, hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), Hj Dasmiah saat rapat koordinasi, Rabu (31/07/2024) di ruang rapat Sembuyutan lantai III gedung Balaikota Samarinda.

Untuk itu Dasmiah mengharapkan dukungan dan kerjasama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda demi kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan MTQN tersebut. Dia melanjutkan diperkirakan saat pelaksanaan MTQN nanti, Kota Samarinda akan dipadati oleh sekitar 10.000 lebih tamu.

Jumlah peserta yang akan bertanding nanti ada 1.960 orang, pelatih 910 orang, ofisial 990 orang, pendamping 1.630 orang, dewan haqim (juri) 156 orang, pejabat pusat dan daerah 150 orang serta tamu negara 50 orang. Dasmiah menambahakan bahwaa jumlah tersebut ditambah lagi oleh para sporter dari masing-masing provinsi, seperti DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah memastikan akan mengirimkan masing-masing 1.000 orang. Pada MTQ nanti juga akan diselenggarakan lomba kaligrafi internasional yang akan diikuti oleh 10 negara. Artinya Kota Samarinda harus benar-benar bersiap.



Dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda, Dr H Muhammad Ridwan Tasa MM tersebut juga dipaparkan mengenai seluruh jadwal dan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan MTQN. Ridwan Tasa mengatakan, Pemkot Samarinda juga segera membuat panitia lokal yang akan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim, guna kelancaran koordinasi dan komunikasi dalam mempersiapkan Kota Samarinda sebagai tempat pelaksanaan MTQN ke XXX.

Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda mengharapkan dukungan dari semua elemen, sehingga Provinsi Katim dan Kota Samarinda sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQN dan mendapat nama baik. Dasmiah mengingatkan hal yang cukup penting juga untuk diperhatikan, yaitu restoran atau rumah makan untuk menetapkan Harga normal, sebab dari pengalaman yang sudah-sudah, resoran dan rumah makan yang berada di kota pelaksanaan MTQN maupun even-even besar tingkat nasional itu ada yang menaikan Harga hingga 100 persen.

Dasmiah juga mengharapkan agar UMKM di Kota Samarinda untuk aktif dalam berpartisipasi di arena-arena atau venue pelaksanaan MTQN, terutama di luar venue utama yang tidak diatur oleh EO. Ini merupakan kesempatan besar bagi UMKM kota Samarinda dan daerah disekitarnya untuk memasarkan dan mengenalkan produknya. Dinas terkait tentunya nanti dapat mengkoordinasikannya. UMKM yang berpartisipasi harus bersertifikasi halal.

Menurut rancana MTQN akan berlangsung sejak tanggal 09 hingga 14 September 2024. Namun diperkirakan sejak tanggal 06 - 07 September, Kota Samarinda sudah mulai ramai kedatangan tamu dari luar daerah, baik itu kafilah MTQN maupun para tamu undangan dan sporter. Pembukaan MTQN akan berlangsung pada tanggal 08 September dan penutupan pada tanggal 15 September 2024.

Untuk memeriahkan MTQN nanti, juga akan dihadirkan berbagai even hiburan bernuansa Islami dan kehadiran artis-artis dari Kota Jakarta, pawai ta'aruf, pameran MTQN, pameran Halal Food dan lain-lain. Semoga masyarakat Kota Samarinda dan daerah-daerah disekitarnya dapat meramaikan seluruh venue pelaksanaan MTQN ke XXX. (MAF/KMF-SMR)


Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Bekerjasama dengan kelompok penggemar ayam hias Serama, Dinas Kpmunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda menyelenggarakan Kontes Kecantikan Ayam Serama, Minggu (6/11/2022) bertempat di Convention Hall kompleks GOR Kadrie Oening Sempaja Samarinda. 


Perlombaan diikuti oleh 11 peserta dengan menurunkan 45 ekor ayam hias Serama pilihan. Para peserta tersebut tidak hanya berasal dari Samarinda namun juga dari kota lain seperti Balikpapan dan Tenggarong. 


Ada 7 kelas yang dilombakan dalam kontes ini yakni 3 kelas jantan yang terdiri dari kelas remaja, muda, dan Dewasa. 3 kelas Betina juga terbagi dari kelas remaja, muda, dan dewasa. Dan satu kelas eskebisi anakan. 

Kepala Diskominfo kota Samarinda, Dr. Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos, M.Psi mengatakan bahwa salah satu tupoksi OPD yang dipimpinnya adalah penyebaran informasi dan sosialisasi pembangunan melalui desiminasi tradisional. 



"Kominfo masuk ke berbagai komunitas dalam menebarkan inforrmasi dan pesan-pesan pembangunan khususnya mengenai pro bebaya. Dan dalam hal ini kami masuk ke komunitas penggemar ayam hias Serama," ujar Dayat (nama pangilannya) kepada media ini. 

Dayat menuturkan bahwa sebelumnya diskominfo juga menfasilitasi kelompok budaya. Misalnya kelompok seni Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) yang mementaskan karya musik khas Samarinda di panggung Kaltim Charity Festival pada Jum'at (4/11/2022) kemarin. 

Sementara Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar yang menjadi pelaksana kegiatan ini mengatakan bahwa pesan-pesan pembangunan pro bebaya akan terus digemakan oleh Diskominfo khususnya Bidang Pelayanan Komunikasi melalui berbagai desiminasi yang ada. 

Diharapkan dengan peran Diskominfo ini pembangunan kota Samarinda dengan program pro bebayanya semakin meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Hal ini merupakan tugas dan tangungjawab yang besar sebagai abdi  masyarakat dan abdi negara. (MAL/MIK)

Share on:

SAMARINDA, KOMINFONEWS- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda menampilkan kearifan lokal seni musik daerah di atas panggung hiburan Kaltim Charity Festival 2022 di Convention Hall Stadion Kadrie Oening Sempaja Samarinda, Jum'at (4/11/2022) sore. 


Kelompok musik yang dipilih adalah Kuarsa Mahakam pimpinan Lutfi Chairullah. Kelompok musik tradisi ini menyuguhkan lagu-lagu daerah dalam balutan irama Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) yang merupakan musik khas Samarinda. 

Dalam kesempatan ini Kuarsa Mahakam menurunkan 8 dari personilnya, masing-masing Lutfi Chairullah, Abdillah, Sopiansyah, Hary Gunawan, dan Muhammad Nurrohim. Dodukung 3 vokalis yang menyanyikan lagu-lagu daerah se Kalltim yakni Siti Rahmadaniah, Syaifatul Hadijah dan Aji Vema Herlina. 

Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Dr Aji Syarif Hidayatullah, S Sos, M Psi mengatakan bahwa generasi muda harus mengenal kearifan lokal daerahnya. Oleh sebab itu Diskominfo sebagai instansi yang bertugas menyampaikan informasi positif ke masyarakat beupaya masuk melalui berbagai komunitas termasuk komunitas musik Salating. 


Musik Salating yang merupakan singkatan dari Samarinda Lagu Tingkilan ini adalah musil khas Samarinda yang merupakan perpaduan antara tradisi tingkilan ala Kutai dengan musik panting Banjar. 


"Bukan hanya hari ini, tapi nanti jari Minggu, Diskominfo juga akan memeriahkan panggung ini dengan kegiatan lomba Ayam Serama," ujar Aji Syarif Hidayatullah didampingi Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar. Menurut dia komunitas ayam Serama juga merupakan potensi yang unik yang patut diperhatikan karena selama ini memang kurang di kenal di masyarakat. Padahal nilai budaya dan kekhasannya sangat bagus. 

Sementara itu Kabid Pelayanan Komunikasi Publik, Syamsul Anwar berharap bahwa diseminasi informasi bisa masuk melalui berbagai komunitas, sehingga informasi positif dan sosialisasi program-program pemerintah kota dapat menyebar di masyarakat. Terutama dalam menggemakan program andalan pemerintah kota Samarinda Pro Bebaya.

Hadir pula dalam kesempatan ini seniman senior Kalltim Elansyah Jamhari yang merupakan pembina Kelompok Kuarsa Mahakam. Tokoh budaya yang banyak memiliki binaan di Bumi Etam ini memimpin Forum Aktualisasi Seni Tradisional (FORMAT) Kaltim yang merupakan wadah berkumpulnya aneka seniman daerah. (UJE/MIK)


Share on:

 


SAMARINDA. MEDIAIBUKOTA – Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun membuka Grand Final Duta Wisata dan Putri Pariwisata tahun 2022 di Grand Ballroom Aston Hotel Samarinda, Sabtu (29/10/2022) tadi malam.

Andi Harun mengatakan untuk memperkenalkan potensi wisata sebuah daerah kepada wisatawan, selain upaya pengelolaan kawasan wisatanya dengan baik, dibutuhkan juga promosi yang kreatif dan efektif, sehingga informasi tentang potensi wisata bersangkutan dapat tersampaikan dan diterima khalayak dengan baik. Demikian pula halnya di Kota Samarinda.

“Peran pemuda sebagai komunikator dalam mempromosikan sebuah daerah memang sangat dibutuhkan, terlebih yang memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi, agar informasi yang disampaikan mendapat umpan balik yang baik dari banyak pihak, salah satunya melalui ajang pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata,” ucap Andi Harun.

Untuk itu, lanjut Andi Harun, sebagai program tetap tahunan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata dirinya berharap ajang pemilihan duta dan putri pariwisata ini tidak terpaku pada kegiatan lombanya saja, melainkan harus benar-benar mampu menghasilkan sosok figur seorang duta yang memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang destinasi wisata Kota Samarinda, sekaligus mampu menjadi jembatan komunikasi kepada publik termasuk dalam hal promosi.

“melalui event pemilihan ini diharapkan dapat melahirkan seorang duta dengan sikap disiplin, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi, untuk membantu pemerintah khususnya dalam hal mempromosikan kekayaan seni budaya dan wisata di Kota Samarinda,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Kota Samarinda ini pada hakikatnya pemilihan putri dan duta wisata bukan semata untuk menampilkan kelebihan secara lahiriyah dan fisik semata, melainkan lebih kepada upaya untuk mendidik sesorang agar bisa menjadi sosok yang memiliki wawasan, cerdas, berpikiran positif namun tetap menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal daerah.

“kepada seluruh calon duta dan putri pariwisata Kota Samarinda, saya sampaikan bahwa kalian semua adalah harapan untuk majunya dunia pariwisata Kota Samarinda, untuk itu bila nanti terpilih sebagai duta, kalian harus dapat menunjukan semangat dalam memberikan konstribusi bagi daerah,” tandasnya. (FER/KMF-SMR).


Share on:

 

KUPANG - Kontingen Kaltim benar-benar tampil maksimal di ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II yang berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 25 sampai 31 Oktober 2022. Bahkan sejak awal pada pembukaan kegiatan yang berlangsung di Stadion Oepoi Kupang itu, kontingen Kaltim menjadi "bintang". Tidak hanya karena berada di urutan terdepan sebagai kontingen peraih juara umum Pesparani I sehingga didaulat menyerahkan piala bergilir ke Gubernur NTT untuk selanjutnya diserahkan ke panitia pelaksana buat diperebutkan. Tetapi juga karena penampilan busana adat Dayak yang mampu menyita perhatian publik hingga berkali-kali diminta untuk foto bersama.


Tak cukup hanya sampai di situ. Penampilan kontingen Kaltim di hampir semua mata lomba juga sangat meyakinkan. Mulai dari paduan suara, mazmur, cerdas cermat, hingga bertutur Kitab Suci.

 



"Makanya, saya punya keyakinan yang sangat kuat untuk bisa membawa pulang kembali piala bergilir. Sesuai rencana awal kami sebelum keberangkatan, Kaltim kalau bisa juara umum," ungkap Pastor Petrus Prilion MSF, imam dari Keuskupan Agung Samarinda yang ikut mendampingi Kontingen Kaltim.

Karena itu lanjut Pastor Ion -sapaan akrab Petrus Prillion-, ia berharap agar Kaltim bisa meraih emas untuk semua kategori lomba. Itu berlaku untuk mata lomba baik yang offline maupun online.

"Bahkan kalau bisa Champion.Tapi Champion itu nilainya tinggi karena harus dua kali lipat. Yang jelas itu urusan nanti. Yang terpenting kalau bisa juara umum," ungkpnya.

Keyakinan Pastor Ion itu bukannya tanpa alasan. Karena untuk beberapa mata lomba sudah mulai terlihat. Bahkan dipastikan Cerdas Cermat Anak (CCA) dan Cerdas Cermat Remaja (CCR) bisa masuk sesi final. Belum lagi untuk mata lomba lainnya. Namun dari semua itu, Pastor Ion mengingatkan agar tetap mengedepankan semangat persaudaraan. Karena esensi sesungguhnya dari Pesparani adalah beryanyi dan menyatakan kemuliaan Tuhan dengan suasa hati yang penuh sukacita.

 



"Saya juga melihat semua peserta sangat semangat, hingga bisa masuk final. Mudah-mudahan kita mendapatkan hasil yang terbaik," tambah Hermanus Barus, tokoh umat dari Samarinda yang juga ikut mendampingi.

Sementara Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan menyebut Pesparani II di NTT ini benar-benar mengusung semangat toleransi dan kebersamaan dalam membangun bangsa. Karena itu, kepanitiaan kegiatan Pesparani II ini juga melibatkan segenap elemen masyarakat lintas agama. Bahkan KH Jamaludin Ahmad yang menjadi ketua panitia Pesparani II ini merupakan seorang muslimin sejati. (*)




Share on:

SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA- Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi menyerahkan hadiah kepada enam pemenang lomba baca puisi, di ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Jum'at (21/10/2022) malam. 

Acara ini merupakan puncak dari rangkaian lomba dan seminar yang yang berlangsung sejak tanggal 17 Oktober 2022 lalu, dengan tajuk "Repertoar Kebudayaan dalam bingkai Pancasila," Gelaran seni budaya dan penanaman semangat kebangsaan yang dilaksankan oleh komunitas "Ampas Kopi". Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut momentum Hari Sumpah Pemuda. 


Tampak hadir dalam acara penutupan dan penyerahan hadiah berbagai lomba ini, Wakil Gubernur H. Hadi Mulyadi, Seniman Senior Hamdani Swara dari Dewan Kesenian Kaltim, Sultan Sandima Elansyah Jamhari dari Dewan Kesenian Samarinda, Politisi Sarwono, Anggota DPRD Kaltim Martinus, Ketua Teater Mahakam Iyan BL dan banyak tokoh lainnya. 

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa oleh Sastrawan Abdillah Syafei, dan Sambutan sekaligus pembagian hadiah baca puisi dan berbagai lomba lainnya. Selain itu juga dimeriahlan dengan atraksi seni dan budaya dari berbagai sekolah dan komunitas yang ada di kota Samarinda. 


Dalam sambutannya Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasi atas semangat dan bakat yang ditampilkan oleh generasi muda khususnya para pelajar dalam mengembangkan potensi seni yang mereka miliki. Menurut Hadi seni membuat manusia memiliki kelembutan jiwa. 

Hadi Mulyadi yang yang seorang sastrawan  ini juga menyelipkan pantun dan anekdot-anekdot yang membuat suasana semakin cair serta meriah. Wakil Gubernur Kalimantan Timur ini bercerita tentang berbagai kisah yang ada di balik beberapa puisi yang ditulisnya dan telah dibukukan dalam momen ini.

Acara menjadi semakin meriah dengan tampilan beberapa tokoh seniman senior  yang hadir pada acara malam sabtu ini. (AF/MEDIAIBUKOTA)

Share on:

SAMARINDA; Usia 38 tahun bukanlah perjalanan yang singkat dan mudah bagi sebuah organisasi termasuk organisasi teater. Demikian halnya dengan Teater Mahakam, sebuah kelompok seniman yang mengalami pasang surut dan menempuh perjalanan panjang berliku di dunia perteateran tanah Kalimantan ini.


Sabtu malam minggu (15/10/2022) bertempat di Taman Edukasi perumahan Puspita Bengkuring, para tokoh teater lintas generasi berkumpul untuk merayakan 38 tahun kelahiran teater legendaris ini. Acara berlangsung sederhana namun dengan suasana yang penuh khidmat. 






Memang tidak sebanyak tahun lalu para tokoh yang menghadiri acara ini, namun cukup terwakili oleh beberapa seniman senior yang hadir. Ada Saiful Yasan ketua pertama Teater Mahakam, Elansyah Jamhari, Muhammad Sabir, Wawan Timor, H. Pance, Abdillah Syafei, Husin KH, Bhuyung Ardiansyah, Lutfy Chairullah, Iwan Rebel, Amink dan masih banyak para tokoh teater Kalimantan Timur lainnya. 



Tak ketinggalan tentunya generasi Mahakam maupun  teater binaan orang-orang Mahakam yang hingga saat ini masih eksis dan aktif berkarya di dunia kebudayaan. Ketua Teater Mahakam saat ini, Sofiansyah alias Iyan BL tampak didampingi para anggotanya seperti Muhammad Nurrohim, Bunga, Tasya, Maria Ulfah, Memey, Ipay van Kutai dan beberapa anggota aktif lainnya yang menjadi panitia acara. 


Acara berlangsung santai dan penuh kebersahajaan, diisi dengan sambutan para tokoh budayawan yang dirangkai dengan unjuk tampilan mereka dengan keahliannya masing-masing. Ada yang bermain musik, menyanyi, membaca puisi, bercerita ataupun berpantun memberikan apresiasi kepada teater Mahakam yang sudah berusia 38 tahun ini. 




Tokoh teater senior Kaltim Wawan Timor misalkan, memberikan ucapan selamatnya dan mengapresi kekonsistenan teater Mahakam yang mampu bertahan dalam usia sepanjang ini. Banyak grup teater hebat di daerah ini, namun jarang yang bisa bertahan lama seperti teater Mahakam. 

Sementara itu Haji Pance, seniman senior yang juga seorang pengusaha mengungkapkan kecintaan dan rasa terimakasihnya pada para pendiri Teater Mahakam. Ia sendiri mengaku mendapat didikan langsung dari Muhammad Sabir yang merupakan generasi awal Mahakam. 

Menurut Haji Pance, berteater di Kaltim saat ini tidak menghasilkan uang, namun dari teater banyak hal positif yang tidak ternilai dengan materi. Oleh karena itu, karena kecintaannya pada seni ini, begitu ada undangan ia selalu berusaha untuk hadir dan meninggalkan kesibukan lainnya. 

Tokoh pendiri Teater Mahakam, Elansyah Jamari dalam sambutannya berpesan kepada generasi Mahakam agar terus berkarya dan tetap berlatih meski sudah mahir dalam ekting. Aktor sekelas Rendra, Riantiarno, dan lainnya saja, ujar Elansyah selalu rutin berlatih meski mereka sudah menjadi seniman hebat. Karena itu ia mengingatkan kepada para anggota teater saat ini untuk terus berlatih terutama materi-materi dasar. Hal itu sangat penting. (AS/MEDIAIBUKOTA)

Share on:


SAMARINDA, MEDIAIBUKOTA-  Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi dan Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menghadiri dan turut terlibat dalam acara pemecahan rekor membatik terpanjang se Kalimantan Timur, bertempat di halaman SMA Islam Samarinda, Minggu (02/10/2022). Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Batik Nasional tahun 2022.



Dalam kesempatan ini Rusmadi dan Faisal juga turut menorehkan lukisannya, membatik bersama masyarakat yang terlibat dalam pemecahan rekor. Dengan bersemangat Rusmadi memotivasi seluruh peserta dan memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang diikuti oleh pelajar dan masyarakat umum ini.

Dalam sambutannya Rusmadi berpesan agar acara seperti ini sering-sering dilaksanakan. Hal ini penting dalam menjaga warisan budaya bangsa. Menurut dia batik merupakan produk khas Indonesia yang sudah ada sejak awal peradaban bangsa, sejak jaman Majapahit, dan menggambarkan peradaban Nusantara.

Rusmadi menuturkan bahwa aktifitas membatik bukan sekedar mencanting atau melukiskan bentuk pola dan motif tertentu pada selembar kain, tapi lebih dalam daripada itu adalah memiliki nilai-nilai filosofis yang tinggi dalam prinsip kehidupan. Ada nilai keikhlasan, kesabaran, konsistensi serta semangat pantang menyerah.

"Sehingga terbentuklah keselarasan pola, warna dan motif dalam satu wastra batik yang penuh makna," ujar Rusmadi.

Tak hanya pemecahan rekor membatik, kegiatan ini sebelumnya juga diisi dengan penampilan fashion show yang melibatkan 12 model dengan menampilkan desain busana modern. Mereka berasal dari komunitas MUA, Desainer, Fotografi, dan Model binaan Suko Buwono.

Kegiatan pemecahan rekor dilakukan dengan membatik bersama yang dilakukan oleh sekitar 300 peserta di atas kain sepanjang 54 meter. Tampak Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi dan Kepala Dina Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) provinsi Kalimantan Timur Muhammad Faisal memulai goresannya di atas kain diikuti oleh  seluruh peserta terdiri dari para siswa, guru, dan tamu undangan. Motif dan corak  batik yang dipilih adalah motif khas Kalimantan Timur. (DIL/MIK)




Share on:

SAMARINDA: Gelaran Akbar Taman Budaya se- Indonesia malam tadi, Jum'at (23/09/2022) resmi ditutup oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur di Taman Budaya Kaltim Jl. Kemakmuran Samarinda. Acara berlangsung meriah, hingga halaman taman budaya yang biasanya lengang tiba-tiba begitu padat oleh pengunjung. 


Pondok Dongeng Kaltim yang digawangi Suhu pendongeng Muhammad Sabir berkolaborasi dengan grup Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) pimpinan Luthfi Chairullah. Maka terjadilan pentas dahsyat dongeng dengan nuansa teaterikal dan puitisasi bertajuk "Tangisan Terakhir Sang Pesut". 


Meski tampil pamungkas dan teramat larut malam, namun Alhamdulillah suguhan para seniman hebat Kalimantan Timur ini tetap menarik dan menyedot antusiasme penonton. Para pejabat daerah dan Nusantara yang hadir pun seakan enggan beranjak dari kursinya demi menyaksikan suguhan penuh makna ini. 


Padahal jujur, saya sudah agak khawatir saat mendapat info kalau tampilan bang Sabir dan kawan-kawan sempat dua kali diundur. Awalnya yang direncanakan tampil pertama digeser menjadi kedua. Eh, ujung-ujungnya malah mendapat giliran terakhir. 


Apalagi kalau melihat penampilan tim kesenian dari beberapa provinsi lain sebelumnya, cukup membuat ragu apakah saat anak-anak Kaltim ini beraksi masih ada mata yang menyaksikannya? Bukan meragukan kehebatan Sabir dan kawan-kawan, tapi khawatir emosi penonton sudah habis terkuras menyaksikan tari kerennya Jogjakarta atau Ronggeng menghanyutkannya Jawa Barat? Juga provinsi lain yanng semuanya tampil atraktif. 


Lebih "parah" lagi, penampilan para seniman Kaltim ini ditaruh benar-benar paling akhir dan paling larut malam, bahkan setelah acara ditutup secara resmi. Artinya, secara psikologis hadirin bisa saja mengangap tampilan ini sudah bukan merupakan bagian penting dari acara penutupan. Ya, daripada nggak tampil saja.


Tapi beruntung, mereka yang bermain malam ini memang bukan seniman ecek-ecek yang baru tumbuh. Mereka adalah para maestro di bidangnya. Siapa yang tidak mengenal bung Muhammad Sabir? Generasi awal Teater Mahakam ini adalah Suhu (guru) bagi banyak sekali tokoh seniman Kalimantan Timur. 

Bila kawan seangkatannya, Elansyah Jamhari lebih cenderung menggarap seni teater tradisi yang kemudian sukses mengembangkan Sandiwara Mamanda (Sandima), Muhammad Sabir mengambil "madzhab" Dongeng. Ia kemudian berkreasi dengan berbagai inovasi cara dan sarana mendongeng. Dan diapun telah menghasilkan begitu banyak karya. 

Sabir setia dengan "Pondok Dongeng" nya puluhan tahun. Ia berbagi kisah-kisah dengan ribuan bahkan mungkin jutaan anak-anak dan orang dewasa di daerah ini. Keluar masuk kampung, melintas kota dan provinsi, bahkan menyeberang ke luar negeri sudah dijalaninya. Semua itu dengan tulus dilakukan untuk mengajak anak-anak berkisah, agar dipetik hikmahnya dan dijadikan pelajaran dalam hidup mereka.  


Kekuatan ekting dan deklamasi seorang Sabir dilengkapi dengan ilustrasi gerak pemain pantomim Sulistyo Hernawan menjadi perpaduan yang klop. Seniman satu ini merupakan salah seorang tokoh pantomim terbaik daerah ini. Ia mampu meningkahi gerak, narasi dan akting Sabir hingga menjadi sebuah harmoni.

Apalagi, suasanapun berhasil dibangun oleh kelompok Salating (Samarinda Lagu Tingkilan) Kuarsa Mahakam yang dengan apik mengiriingi dongeng yang dituturkan Sabir dan Sulis. Tabuhan gendang Abdillah, petikan gambus Luthfi, dan pukulan gong Muhammad Nurrohim begitu kompak dengan lantunan lagu dan puisi yang dibacakan Siti Rahmadaniyah. Semua  berkolaborasi dengan apik. 

Dari segi naskah dan jalan cerita, sebenarnya dibuat sangat sederhana oleh Sabir. Namun kesederhanaan itu yang saya rasa memang ingin ia  suguhkan. Untuk acara seperti ini, tampaknya penonton memang tidak memerlukan alur cerita yang terlalu rumit serta njelimet. Sabir lebih ingin membangun suasana dengan alunan musik dan puitisasi "menghipnotis" yang dia lantunkan. 

Kekuatan seorang Sabir yang selama ini saya kagumi memang dari suaranya yang khas. Sebagai pendongeng dia benar-benat mampu memainkan aneka intonasi agar makna yang terkandung dalam monolognya benar-benar terasa berbobot, baik secara auditori maupun secara makna. 

Pendek kata, tidak sia-sia rasanya saya yang  baru sembuh dari sakit harus menunggu hingga larut malam untuk menyaksikan pementasan spektakuler tersebut. 

Semangat Pondok Dongeng dan Kuarsa Mahakam! Teruslah berkarya yang positif. Karya yang tidak hanya sekedar hiburan, tapi juga mengandung makna dan pesan-pesan kebaikan. Jadikan seni yang kalian lakukan menjadi sarana untuk perbaikan. Lantunkan suara-suara kebenaran. Ajak manusia berbuat baik, memelihara alam, mengikuti budi pekerti yang mulia dan semakin bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.  (Abdillah Syafei)
Share on:

 

Catatan Rizal Effendi

SAYA tak mengira launching buku saya “Bukan Pak Wali Lagi” di Kedai Kong Djie, Citra Niaga Samarinda, Rabu (7/9) malam jadi reuni meriah para tokoh. “Sekalian reuni alumni Universitas Mulawarman,” kata Gubernur Isran Noor. Maklum yang datang sebagian besar jebolan Unmul. Isran sendiri adalah ketua ikatan alumni. Saya ketua IKA FEB. Malah owner Kong Djie, Elita juga dari kampus yang sama.



Rektor Unmul yang hadir, Prof Dr Masjaya, M.Si tampak berbunga-bunga. “Sekalian saya undang mengikuti rangkaian acara Dies Natalis ke-60 Unmul, 27 September mendatang,” kata Masjaya. Itu juga dies natalis terakhir dia setelah 8 tahun menjadi rektor. Penggantinya Dr Ir Abdunnur, M.Si, asli Samarinda, putra  tokoh ulama kharismatik, KH Sabranity.



“Saya juga alumnus Unmul karena S2 saya di kampus ini, meski S1 dan S3-nya di UI,” kata Dr Sabri Ramdhani yang turut hadir. Pengusaha Balikpapan ini pernah memimpin Perusda Kaltim, pada era Gubernur Suwarna AF. Isran menyebutnya sebagai pengusaha ferry di Kariangau, sebab  salah satu usaha Sabri memang di bidang itu.

Selain Sabri, hadir juga mantan gubernur Kaltara Dr Irianto Lambrie, alumnus Fakultas Pertanian Unmul. Dirut Bankatimtara M Yamin dari fakultas ekonomi. Ketua harian IKA FEB pengusaha muda Apri Gunawan. Sejumlah dosen Unmul di antaranya Dr Aji Sofyan Effendi dan Dr Fitriadi, dan mantan pejabat Kaltim dan seniman Drs Syafruddin Pernyata, MHum. “Kami sama-sama… tidak saja di kampus, aktivis,  tapi juga dalam dunia pers,” kata Irianto, yang juga pernah menjadi Sekprov Kaltim.



 

Saya juga menaruh respek atas kehadiran Ketua DPRD Kaltim Drs H Makmur HAPK, MM. Padahal lelaki berdarah biru yang bernama lengkap Drs H Makmur Haji Aji Pangeran Kahar, MM,  ini beberapa jam sebelumnya tengah berada di Tanjung Redeb, Berau. Juga sesepuh Kaltim dan Nasdem, H Harbiansyah Hanafiah, yang harus terbang dari Jakarta. “Saya ingat disuruh membaca puisi di Sporthall Segiri. Harbi, harapan bangsa Indonesia,” kata Harbiansyah yang pernah bersama-sama saya menjadi anggota MPR Utusan Daerah.

 

 

Wagub Hadi Mulyadi dengan “segudang” pantunnya juga datang. Dia  langsung berpantun. Gubernur sempat mencandai Wagub. Melihat sesuatu di panggung.  Maksudnya kok tak ada alat musik drum. Kalau ada drum itu pasti digebuk Hadi bertubi-tubi.

Juga datang Wali Kota Samarinda Dr Andi Harun masih mengenakan pakaian kerja, didampingi Sekkot Samarinda Hero Mardanus Satyawan.  “Selesai rapat anggaran kami langsung ke sini,”. Hadir juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Samarinda Hermanus Barus, SE M.Si. Malah Andi Harun sempat begadang sampai tengah malam di teras Kedai Kong Djie.

 

Makmur lagi menjadi pusat perhatian terutama dari awak media. Banyak wartawan yang hadir malam itu membicarakannya, di antaranya Intoniswan, Charles Siahaan, Abdurrahman Amin, Sofyan Masykur, Hamdani, dan Sekretaris PWI Wiwid Marhaendra.  “Pak Makmur, ketua DPRD yang ‘baru’,” kata Gubernur Isran setengah bercanda.

Seperti kita ketahui Golkar ingin mengganti Makmur dari kursi ketua DPRD Kaltim. Penggantinya Hasanuddin Mas’ud. Pelantikan dijadwalkan 12 September ini di Hotel Mercure. Tapi sebagian pihak melihat hal itu niscaya terhalang karena turunnya putusan PN Samarinda, yang membatalkan rencana tersebut. “Terima kasih atas doa dan dukungannya,” kata Makmur merendah.



Hadir juga owner Mesra Group, Yusi Ananda dan istri, putra tokoh Kaltim H Rusli, yang juga pemilik Hotel Mesra. Sejumlah kepala dinas dan Humas termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs Agus Tianur dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Drs M Syafranuddin, MM.

Ada juga Ketua KNPI Kaltim Arif Rahman Hakim, S.Hi dan Ketua Kadin Kaltim Dayang Dona Faroek. “Salam dari ayahanda, Pak Awang Faroek,” kata Dona. Pak Awang, mantan gubernur yang sekarang menjadi anggota DPR RI dapil Kaltim dari Nasdem.



PESTA LEMPENG

Saya sengaja memilih launching buku saya di Kedai Kong Djie. Maklum kedai ini menyediakan menu zaman baheula, yang tak ada di tempat lain yaitu lempeng. Makanan yang dibuat dari pisang. Ada yang bilang itu pizza masa silam. Ternyata penganan bahari itu juga  disukai Gubernur Isran. “Saya sering dikirimi,” katanya. Semasa kecil dahulu, ibu saya sering membuat lempeng untuk sarapan pagi.

Isran yang datang paling awal mendahului semua undangan, langsung melahap lempeng Kong Djie. Dia memuji ada alumnus Unmul berani jualan lempeng.  Saya kira malam kemarin itu, lebih seratus lempeng dinikmati para undangan. Suasana kedai sangat terasa guyub dan gembira. Isran sendiri duduk berbaur, tak perlu ada kursi khusus. “Di sini tak ada gubernur, santai saja,” katanya.

Pembawa acara Ririz, yang saya datangkan dari Bali juga bersemangat. Dia asal Balikpapan, yang sekarang tinggal di sana. Saya bilang dia lagi go international, sebab Bali sedang membutuhkan banyak pembawa acara atau presenter berkaitan dengan dilaksanakannya pertemuan pemimpin dunia, G-20 dalam waktu dekat ini. “Yang ingin pakai Ririz, silakan hubungi manajernya Anggun,” kata saya mempromosikan.

Buku saya setebal 413 halaman itu, memang saya tulis setelah saya tak lagi menjadi wali kota. Masa jabatan kedua saya sebagai wali kota Balikpapan, berakhir 31 Mei 2021. Belakangan saya banyak menulis, lalu teman-teman meminta saya dikumpulkan menjadi buku. Ada 64 tulisan di situ, sesuai dengan HUT saya ke-64, tanggal 27 Agustus lalu. Ada tulisan pengantar dari Zainal Muttaqin dan penulis kawakan, bos saya Pak Dahlan Iskan.

 


Tim penyusun buku itu, di antaranya Syafril TH Noer, wartawan yang juga ketua Dewan Kesenian Kaltim. Ada “Jenderal” Sjarifuddin Hs sebagai editor bahasa. Ada putra sulung Syafruddin Pernyata, yakni Ramadhan S Pernyata yang menjadi  ilustrator.  Saya juga disemangati Ketua PWI Kaltim Endro S Effendi, yang datang walau acara sudah berakhir. “Buku Pak Rizal saya akan kirim ke Dewan Pers untuk menunjukkan bukti bahwa Pak Rizal masih aktif sebagai wartawan senior,” kata Endro. Saya berencana akan menerbitkan buku “Bukan Pak Wali Lagi” edisi kedua menyambut HUT ke-66 Provinsi Kaltim, 10 Januari 2023. Ada 66 tulisan tengah saya siapkan. Tentu lebih banyak soal Kaltim, yang menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Pak Isran sangat mendukung. Dia mengajak yang lain juga menulis buku. Isran sendiri sudah menulis beberapa buku dan bahkan menjadi rujukan di salah satu universitas di Negeri Kanguru.  

Buku Isran sudah terbit sejak tahun 2012. Di antaranya “Politik Otonomi Daerah untuk Penguatan NKRI, Cakrawala Gagasan: Dari Daerah untuk Indonesia, Kepemimpinan Progresif: Menghindari Perangkap Sumber Daya Alam dan Daerah Maju Indonesia: Strategi Pembangunan yang Menyejahterakan dan Berkeadilan”.




Saat acara berlangsung malam itu saya memberi Gubernur Isran sebuah figura yang memuat foto dia hanya berdua dengan Presiden Joko Widodo di lokasi IKN. Itu juga bagian ilustrasi dari salah satu tulisan saya. Saat menyerahkan figura itu saya bilang foto ini seakan menggambarkan Presiden Jokowi bersama suksesor alias penggantinya. Isran tampak mengulum senyum. “Insyaallah beliau menjadi tokoh nasional,” timpal Irianto.

Bicara soal buku, saya jadi teringat sebuah joke. Ada seorang istri pagi-pagi penuh semangat menceritakan mimpinya semalam. Dia mendapat hadiah istimewa dari sang suami, cincin berlian yang sudah lama dia idamkan. Dia berharap mimpinya itu benar-benar menjadi kenyataan. Sorenya ketika sang suami pulang kerja, membawa bungkusan kado. “Alhamdulillah,” kata sang istri berbinar-binar. Tapi dia kaget ketika membuka bungkusan. Isinya bukan cincin berlian, melainkan buku tafsir mimpi.(*)

 












 

Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home