Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

Tampilkan postingan dengan label Pemkot. Tampilkan semua postingan

SAMARINDA: Dinas komunikasi dan Informatika kota Samarinda  mengadakan webinar Data Informasi Publik dan Layanan Informasi Publik yang dilaksanakan pada hari selasa 30 Juni 2020. 

Kegiatan dilaksanakan di Command Center Kominfo kota Samarinda, dihadiri oleh sekretaris Kominfo Dian Ruhendra, ST.MM, Kepala Bidang PPI Euis April Yanti, S,STP,  para kasi, serta para staf bidang 1 yang bertugas dalam seminar online ini. 


Acara dipandu oleh Idfi Seftiani, S.STP, MSI, dan dibuka oleh Sekretaris dinas Kominfo, mewakili kepala dinas. Setelah sambutan Kabag bidang 1, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh 3 kepala seksi yakni: Kasi Pengelola Data Informasi Publik Abdillah Syafei, Kasi PPID Hj Ernawati, dan Kasi Opini dan Aspirasi, Reni Setyawati. 

Kegiatan webinar ini diikuti oleh seluruh OPD yang ada di kota Samarinda. Setelah sesi pemaparan materi, diadakan dialog atau tanya jawab. Dalam dialog para peserta yang mayoritas adalah admin PPID pembantu ini banyak menanyakan berbagai permasalahan berkenaan dengan pengumpulan data informasi publik dan aneka pelayanan, serta keluhan masyarakat yang masuk ke instansi mereka.

Bidang 1 Kominfo kota Samarinda adalah ujung tombak pelayanan informasi publik, yang merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008, mengenai keterbukaan Informasi. 

Dengan diadakannya webinar ini, diharapkan, terjalin sinergi yang baik, antara PPID utama pemerintah kota Samarinda, dengan PPID pembantu, yang ada di tiap-tiap OPD di kota Samarinda. (*/sy)
Share on:

SAMARINDA. Setelah melakukan masa relaksasi tahap pertama, tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 melakukan evaluasi, selanjutnya melakukan masa relaksasi tahap kedua yang akan dimulai 15 Juni 2020.

Rapat evaluasi masa relaksasi tahap pertama sendiri dilakukan melalui video conference di kediaman masing-masing dipimpin Walikota Samarinda, Syaharie Jaang selaku Ketua GTPP Covid-19 diikuti Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, Dandim Samarinda Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo, Sekda Kota Sugeng Chairuddin, Asisten I Setda Tejo Sutarnoto, Asisten II Nina Endang Rahayu, Asisten III Ali Fitri Noor, Kepala Diskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Ismed Kusasih, BPBD, OPD dan Camat, serta seluruh anggota GTPP Covid-19, Sabtu (13/06) malam.

Ismed menyampaikan hasil evaluasi selama masa relaksasi tahap pertama menyampaikan bahwa Pemkot Samarinda sudah memasuki hari ke 13 masa relaksasi. Sampai saat ini perkembangan dari Covid-19 sesuai yang diharapkan tidak ada peningkatan yang signifikan dan yang ada beberapa penambahan kasus selama masa relaksasi semua dari luar dan itu membuktikan tidak ada transmisi lokal.

“Karena ini bukan saja kita selalu melakukan screening, tetapi kita juga melakukan swab test massal di beberapa tempat-tempat keramaian seperti pasar-pasar tradisional, beberapa perkantoran dan  Alhamdulillan hasilnya semua negatif,” terangnya.

Dikatakannya pasien-pasien yang positif angka kesembuhannya juga cepat.  

“Dari 59 orang yang terkonfirmasi positif tersisa 11 orang yang dirawat di rumah sakit karantina dan semoga hasil swab yang keluar besok menyatakan negatif mereka juga bisa pulang,” tambah Ismed.

Syaharie Jaang mengatakan jika melihat perkembangan setelah melaksanakan masa relaksasi tahap pertama tanggal 1 Juni 2020 kegiatan masyarakat seperti sudah normal, seperti tempat-tempat ibadah seluruh agama sudah berjalan dan menerapkan protokol kesehatan, walaupun masih ada beberapa yang tidak menggunakan masker, tetapi tetap harus selalu mensosialisasikannya. 

“Semoga kondisi ini cepat normal, sehingga ekonomi maupun kebutuhan masyarakat dapat berjalan dengan baik dan semua dalam lindungan Allah SWT,” harap Jaang.

Terhitung 15 Juni lanjut Sugeng relaksasi tahap kedua dimulai, diantaranya seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Samarinda kembali beraktifitas di kantor selain itu juga Puskesmas membuka pelayanan rawat inap 24 jam dan semua layanan terutama SPM kesehatan masyarakat di dalam gedung puskesmas, posyandu dibuka sebanyak 50% dan total jumlah posyandu per puskesmas dengan layanan standar dan protokol kesehatan, serta KPU lanjut proses tahapan Pilkada.

“Walaupun ASN masuk, tetapi masih akan dibatasi dengan ASN yang mempunyai penyakit-penyakit bawaan, utamanya yang berusia 50  tahun keatas, maka wajib mendapatkan surat keterangan kesehatan dari Dinas Kesehatan,” ucap Sugeng.

Kemudian lanjutnya waktu bekerja di kantor wajib menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak, menggunakan masker dan masing-masing membawa hand sanitizer, serta setiap jam pulang jam kerja ruangan wajib disemprot desinfektan. 

“Di awal memasuki masa relaksasi tahap kedua akan diadakan swab test dan rapid test kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Samarinda dan semua staf di lingkungan Balaikota,” tambah Sugeng. (eko/don/kmf-smd)
Share on:

SAMARINDA. Melalui Video Conference, Wakil Walikota Samarinda M Barkati bersama Sekda Samarinda Sugeng Chairuddin, serta Gugus Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Virus Corona atau Covid-19 memastikan stok kebutuhan bahan pokok dan penting di Kota Samarinda aman, Jumat (17/4) pagi.

"Stok kebutuhan pokok aman. Stok beras masih bisa sampai 1 bulan kedepan, pemesanan masih dalam perjalanan. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih dan cabai yang dikhawatirkan masyarakat kita masih punya stok, 28% nasi dan lauk menjadi kebutuhan sekarang, saat ini juga harga masih stabil,” ujar Barkati.

Oleh karena itu, ia berharap warga Samarinda tak perlu khawatir dan menyetok bahan-bahan kebutuhan sehari-hari ini. Tak lupa Barkati mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri, lingkungan dan kesehatan bersama. 

“Mari kita tetap menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan,” tegas Wawali. (KMF14)

Penulis : Fany Dwi —Editor: Doni
Share on:

SAMARINDA. Seorang warga Jl Pemuda 2 inisial N usia 52 tahun cluster Gowa yang akan mengikuti Itjima Ulama dengan status PDP yang hasil rapid tesnya positif, menolak diisolasi di RSUD AWS.

“Pada tanggal 8 April dinyatakan hasil rapid tes positif, dan di-isolasi di RSUD AWS. Kemudian yang bersangkutan menolak dirawat dengan memecahkan kaca jendela, mengancam tenaga medis RS dan mendobrak pintu ruangan. Jadi bukan kabur,” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda Ismed Kusasih didampingi kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Samarinda dr Osa Rashfodia, Jumat (10/4) malam.

Namun diimbau Ismed agar warga tak perlu panik karena aparat sudah bertindak.
Menurutnya rumah yang bersangkutan sudah diawasi pihak keamanan dari Babinsa, Babinkamtibmas, pihak kelurahan dan kecamatan.

“Warga kami himbau tetap tenang karena yang bersangkutan sudah diawasi dan besok tim laboratorium Dinas Kesehatan akan melakukan uji swab di rumah bersangkutan,” ucap Ismed.
Ismed menegaskan jika yang bersangkutan tidak kooperatif maka Dinas Kesehatan akan menetapkan karantina di wilayah sekitar yang bersangkutan.

“Polsek akan memasang Police Line dan karantina wilayah di sekitar rumah yang bersangkutan. Jadi kami minta warga tenang karena kita Dinas Kesehatan dan keamanan akan bertindak tegas terhadap yang bersangkutan,” ungkap Ismed.(kmf2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi
Siaran Pers No.1192/KM/KOMINFO/IV/2020
Tanggal 10 April 2020




Share on:

SAMARINDA. Meringankan beban warga dan rumah ibadah dalam pembayaran tagihan air bersih PDAM Samarinda Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengeluarkan kebijakan penggratisan selama dua bulan.

“Kita gratiskan selama dua bulan bagi pelanggan kelompok rumah tangga D1 dan kelompok sosial untuk pemakaian April dan Mei. Jadi saat bulan puasa tidak perlu bayar,” ucap Jaang didampingi ketua Dewan Pengawas PDAM Samarinda Aji Syarif Hidayatullah di rumah jabatan walikota, Jumat (3/4).

Namun dijelaskan Jaang khusus pelanggan Rumah Tangga D1 tersebut digratiskan untuk pemakaian 10 kubik pertama. “Kalau pemakaian 12 kubik, dia hanya membayar dua kubik aja,” terang Jaang.

Khusus pelanggan kelompok sosial seperti rumah ibadah baik masjid, Langgar, Gereja, Vihara, dan Pura serta rumah ibadah lainnya digratiskan selama dua bulan. 

“Khusus kelompok sosial tagihannya digratiskan selama dua bulan, pemakaian di April dan pemakaian Mei,” ucap Jaang.
Adapun jumlah pelanggan kategori rumah tangga D1 sebanyak 40.919 SR dan kategori pelanggan kelompok sosial 1.169 SR.(kmf2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi


Share on:

* Jaang Himbau Warganya Tidak ke Balikpapan dan Kukar

SAMARINDA. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang terus berusaha keras dalam pencegahan penyebaran virus corona, termasuk mengimbau warganya agar tidak berpergian ke daerah wabah.

“Seperti kita ketahui Kaltim sudah ada kasus positif di Samarinda, Kukar dan Balikpapan. Jadi bukan hanya larangan keluar Kaltim, tapi juga sebaiknya jangan ke Balikpapan dan Kukar karena masuk daerah wabah,” ungkap Jaang di kediamannya, Jumat (20/03).

Alangkah baiknya lagi harap Jaang untuk sementara ini tidak keluar rumah, mengingat terus bertambahnya kasus positif di Kaltim. Bukan hanya larangan ke daerah wabah, upaya pencegahan penyebaran lainnya, lanjut Jaang akan membuat wastafel cuci tangan di taman-taman kota.

“Saya sudah perintahkan ke Pak Sekda agar meminta ke PDAM membuat wastafel di taman-taman kota, seperti di Taman Samarendah, Taman Cerdas dan di Tepian. Ini agar tangan kita selalu bersih,” katanya.

Bahkan dikemukakannya sebelum masuk ke aula serbaguna rumah jabatan sudah dibuatkan wastafel.

“Masuk ke aula tangan dalam keadaan steril,” imbuh Jaang.

Membiasakan cuci tangan ini diharapkan Jaang bukan hanya untuk mencegah corona saja, tapi sampai seterusnya dibiasakan cuci tangan. (KMF2)

Penulis: Doni —Editor: Redaksi
Share on:

SAMARINDA. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda (Diskominfo) melaksanakan rapat penguatan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang diadakan di Ruang Rapat Utama, Balaikota, Kamis (12/03).

PPID sendiri adalah pelayanan publik dengan menyediakan sarana, prasarana, fasilitas berupa desk layanan informasi, instrumen transaksi, produk pelayanan, serta menetapkan waktu layanan informasi. Acara yang dibuka Asisten II Setkot Samarinda, Nina Endang Rahayu ini dihadiri berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat se Kota Samarinda, Lurah. 

Pemerintah Kota Samarinda sebagai PPID Utama melaksanakan Rakor ini dengan tujuan untuk menguatkan PPID, baik PPID Utama dan PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, serta melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik.

Hal tersebut dimaksud untuk memperkuat PPID Pembantu agar dalam memberikan Informasi kepada pemohon bisa tepat dan cepat dan langsung terkoneksi kepada PPID Utama.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Khaidir Aly dalam materinya memaparkan pentingnya kerjasama dari setiap OPD untuk bisa memaksimalkan PPID. 

"Pelayanan yang berbasis Informasi dan Dokumentasi ini bersifat terbuka agar keterbukaan Informasinya dari Pemerintah kepada masyarakat bisa dirasakan oleh masyarakat melalui sumber yang akurat dan terpercaya," kata Khaidir. 

Selain itu Euis Eka selaku Kabid PPI dan moderator dalam rakor PPID tersebut menekankan bahwa PPID Pembantu bisa mengumpulkan rekap layanan informasi per bulan dengan batas tanggal 5 di bulan berikutnya.(KMF15)

Penulis: Thohir
Share on:

**Walikota Sumbang Hadiah Umroh

SAMARINDA. Ribuan warga Samarinda penuhi halaman parkir Gedung Olah Raga (GOR) Segiri Jl Kesuma bangsa Samarinda guna menghadiri acara puncak Hari Olah Raga Nasional (Haornas) 2019 yang diselenggarakan Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Samarinda,  Minggu (22/09).

Haornas di tahun ini lebih untuk kembali meningkatkan masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai gaya hidup dan mengangkat tema "Ayo Olahraga, Kapan Saja dan Dimana Saja". Selain itu  juga diharapkan menjadi momentum  penting bagi  masyarakat  Indonesia untuk kebangkitan prestasi olahraga. 

Kali ini Puncak Haornas diadakan dengan 3 kegiatan sekaligus, diantaranya Jalan Sehat, Fun Bike dan Fun Run. Dengan menyediakan berbagai macam hadiah seperti umroh yang dipersembahkan Walikota Samarinda Syaharie Jaang, sepeda motor, lemari es, sepeda gunung, serta berbagai hadiah hiburan lainnya.

"Kita tidak perlu melakukan olahraga yang mahal untuk mendapatkan sehat, dengan berjalan kaki seperti yang kita lakukan saat ini saja sudah cukup untuk mendapatkan sehat dan bugar,” ujar Wakil Walikota Samarinda M. Barkati dalam sambutannya.

Oleh karena itu lanjutnya berolahraga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, tidak mengenal waktu.

"Apabila ingin sehat harus dari diri kita sendiri yang memulai,” pungkasnya.

Begitu pula Ketua DPRD sementara Kota Samarinda Siawasi menyambut baik dengan diadakannya acara semacam ini.  

"Mudah-mudahan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat akan mendapat perhatian kita bersama,“ ucapnya.

Sebelum meninggalkan tempat acara untuk menuju ke acara di Makroman, Barkati berkesempatan mengambil kupon undian umroh persembahan dari Walikota Samarinda untuk peserta yang akan diumumkan diakhir acara. Dan yang beruntung mendapatkan hadiah umroh Suwarni Eko Putri, warga desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang.  

Hadiah sepeda motor didapatkan Novitra Yassin, warga Jl. Gerilya, Kecamatan Sungai Pinang.

Hadir dalam kesempatan Sekda Kota Samarinda Sugeng Chaeruddin, Asisten I Kota Samarinda Tejo Sutarnoto, Ketua Formi Kota Samarinda Sri Lestari Nusyirwan, Kadispora Erham, Kabid Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Dinas Kominfo Syamsul Anwar, Sekretaris Dinas Pariwisata  Masrullah, Kadis Perindustrian dan Kabag Kesra Kota Samarinda.(kmf10)

Penulis: Eko  ---editor: Doni
Siaran Pers No.689/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 23 September 2019
Share on:

SAMARINDA. Wakil Walikota Samarinda M Barkati mengingatkan kepada para petani pemilik lahan agar tidak menjual lahannya yang merupakan sebuah kenikmatan sesaat.


"Palingan dihargai Rp 2 juta per perkan mengingat Kaltim akan menjadi Ibu Kota Negara, kemudian dibangunkan gedung-gedung. Terus tidak ada lagi lahan pertanian. Jangan tergiur sekarang ini, bisa saja 10 tahun nanti harganya menjadi Rp 10 juta per perkan," ucap Barkati dalam sambutannya pada Panen Bersama di Kelompok Tani Makroman Sejahtera Rombongan XI Kelurahan Makroman, Minggu (22/9).

Apalagi sebut Barkati merasa petani bukan pekerjaan yang berkelas, sehingga merelakan menjual lahannya, ditambah lagi diiming-imingi harga menggiurkan dari perusahaan.

"Petani ini pekerjaan yang mulia. Sama pentingnya dengannya pekerjaan lainnya. Banyak petani yang sukses melahirkan anak-anaknya menjadi pejabat, jenderal dan pengusaha sukses. Jangan minder menjadi petani dan anak petani," pesan Barkati yang mengaku pernah berjualan di pasar.

Untuk itu Barkati mengapresiasi kepada Kelompok Tani Makroman Sejahtera yang melakukan panen hari ini, bahkan di panen sebelumnya menghasilkan rupiah sebesar Rp 20 juta. Apalagi diakuinya untuk mencukupi kebutuhan cabai di Kota Samarinda masih mendatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

"Kita harus mendukung agar ketersediaan di Kota Samarinda bisa tercukupi karena erat kaitannya dengan inflasi," tegas Barkati yang hadir bersama Wakil kketua TP PKK Samarinda Siti Saniah.

Namun demikian katanya, walaupun pasokan cabai masih tergantung dari luar, tapi patut bangga karena masih memiliki kantong-kantong produksi seperti di Makroman.

Barkati juga menyampaikan harapan kepada anggota DPRD Samarinda Abdul Rofiq yang hadir diacara itu, agar eksekutif dan legislatif bisa searah dalam membangun kota ini, termasuk membangun di sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Ary Yasir Philipus mengemukakan dalam rangka mendukung pemenuhan cabai, Pemkot melalui Dinas Pertanian telah melakukan intensifikasi pertanian, khususnya pemupukan yang seimbang sesuai anjuran 5 T, tepat waktu, tepat dosis, tepat tempat, tepat jenis dan tepat  cara. Panen bersama ini ditutup dengan diskusi antara Wawali dan petani.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni
Siaran Pers No.690/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 23 September 2019




Share on:

SAMARINDA. Wakil Walikota Samarinda M Barkati menyebutkan kegiatan Menembak Metalic Silhoutte Tahun 2019 harus memunculkan bibit-bibit penembak baru untuk mendukung atlet daerah di skala nasional.

“Saya berharap lomba ini mampu memunculkan bibit penembak baru dari kompetisi ini,” ungkap Barkati usai membuka Lomba Menembak di lapangan Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Sabtu (21/9) pagi.









Barkati mengatakan keunggulan Sumber Daya Manusia tidak bisa disiapkan hanya sekedar latihan, namun bagaimana keunggulan yang diperoleh harus dengan cara bersaing atau berkompetisi.

“Prestasi itu jangan dijadikan hanya kepuasan dan mendapatkan hadiah, tetapi jadikanlah prestasi suatu motivasi untuk mendapatkan prestasi yang lebih baik lagi,” katanya.

Selanjutnya Kepala Dishub Kota Samarinda Ismansyah mengatakan, kegiatan Lomba Menembak ini selain ajang meraih prestasi juga untuk menjalin silaturahim, baik Pemerintah Kota, TNI, Polresta dan komunitas menembak.

“Jadi dibutuhkan komunikasi yang baik antara Pemerintah Kota dengan Forkopimda. Selain menyalurkan hobi, juga saling bersillahturahim,” kata Isman.

Lomba menembak ini diikuti oleh puluhan Komunitas Club Shooting termasuk Dandim dan Polresta. Lomba terbagi dalam 4 kelas menembak. Kelas pertama adalah kelas pemula menembak sejauh 15 meter, kelas kedua posisi 25 meter, kelas ketiga 3 posisi 33 meter, kelas terahir kelas yang terberat adalah kelas Benchrest 30 meter. (kmf7)

Penulis: Akbar --Editor: Doni
Siaran Pers No.687/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 21 September 2019
Share on:

SAMARINDA. Wakil Walikota Samarinda, M Barkati berbaur dengan jajaran pegawai melakukan Senam Bersama dirangkai dengan Gerakan Masyarakat (GERMAS) Bugar dengan (bude atau penjual) jamu di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman parkir Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Jl Milono, Jumat (21/9).
















Kegiatan ini diawali apel bersama, dilanjutkan dengan senam kesehatan dan launching Posbindu Sejira (Pos Pembinaan Terpadu Sehat Jiwa Raga) Dinas Kesehatan Kota Samarinda. Kemudian minum jamu bersama, pelayanan akupuntur dan akupresur,akan buah bersama, pemeriksaan kesehatan, konsultasi gizi, serta bazar buah dan ayur.

Menurut Barkati, sebenarnya minum jamu ini bukan hanya pada hari ini saja melainkan mulai zaman nenek moyang dulu sudah terbiasa minum jamu. Hanya saja saat ini memang jamu tradisional sudah mulai berkurang dan tergusur oleh jamu yang lebih modern dalam kemasan. 

“Dulu namanya orang sakit itu saya masih ingat betul cukup dikasih kunyit, telur, madu. Itu saja manjur sudah. Tetapi sekarang sudah diramu sedemikian rupa, bahkan dari kapsul. Namun buatan tradisional itu lebih alami dan hati-hati dengan obat atau jamu palsu yang banyak beredar," pesannya. 

Dengan gerakan minum jamu diharapkan bisa mandiri dan setiap rumah bisa menanam bijiannya seperti apotek hidup sekarang toga istilahnya, sehingga bisa membuat sendiri agar tidak khawatir lagi dengan jamu palsu atau campuran bahan kimia. 

"Kita budayakan lagi agar kembali seperti zaman dahulu lagi bahwa minum jamu itu sudah menjadi tradisi turun temurun,” jelasnya.

Ditambahkan, sebenarnya jamu itu kalau diminum secara rutin dengan aturan yang benar seperti pada usia yang tidak muda lagi sangat membantu kesehatan. 

“Sampai sekarang saya pun masih mengkonsumsi jamu juga, maka saya yakin bisa membuat bugar badan kita karena sehat itu mahal. Budayakan kembali hidup sehat dengan jamu atau obat alami sebagai warisan nenek moyang kita. Mudah-mudahan kita bisa melestarikan agar menjadi warisan budaya anak cucu kita mendatang. Karena minum jamu itu murah meriah dan sehat,” tambah Barkati.

Sedangkan menurut Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Kesehatan Rustam, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional Ke 55 dengan beberapa kegiatan seputar kesehatan. 

Tampak hadir pula Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Abdullah, Plh Asisten I Abdul Jami, dan Kepala Puskesmas seluruh Samarinda dan seluruh peserta. (kmf5)


Siaran Pers No.685/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 20 September 2019
Penulis: Afdani -- Editor: Doni

Share on:


Siaran Pers No.683/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 19 September 2019
Tentang :


**Baru Sebulan Jadi Wawali, Banyak Terima Laporan Pegawai Tidak Disiplin

SAMARINDA. Wakil Walikota Samarinda, M. Barkati mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Samarinda agar tidak semena-mena melanggar peraturan. Hal ini disampaikannya pada Pengambilan Sumpah Janji ASN kepada 250 ASN Tahun 2019 di lingkungan Pemkot Samarinda di aula Rumah Jabatan Walikota Samarinda, Jl S Parman No 1 Samarinda, kamis (19/9).

“Memang baru sebulanan ini saya menjabat sebagai Wawali, namun sudah banyak laporan bahwa banyak pegawai ASN yang tidak masuk kantor dikarenakan cari kerja tambahan di luar karena gajinya habis dipotong oleh pinjaman bank," beber Barkati.

Ia mengatakan boleh meminjam di bank, tetapi harus faham konsekuensinya. Paling tidak harus menyesuaikan diri, bukan memaksa diri. 

"Jangan mentang-mentang ASN kenal Walikota, Wawali, Sekda, Kepala OPD dan sebagainya, bisa seenaknya tidak mentaati aturan yang berlaku. Kalau memang kenal pejabat harusnya bisa mengangkat harkat dan martabat atasan kita,” tegas Barkati.

Ditambahkannya bahwa masih banyak ASN Kota Samarinda yang melanggar disiplin. Khusus kepada pegawai yang baru diambil sumpahnya, agar pengambilan sumpah janji ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka karena hakekatnya merupakan kesanggupan melaksanakan tugas dan fungsi sebagai ASN dengan baik dan benar.

“Kita ini melamar menjadi ASN perjuangannya sangat panjang, jadi jangan disia-siakan. Jangan beranggapan bahwa menjadi ASN tidak bisa diberhentikan, bisa semaunya sendiri. Nanti tetap akan diproses inspektorat sesuai peraturan yang berlaku. Sebagai ASN harusnya selalu berbuat baik untuk melayani masyarakat, berkarya untuk Kota Samarinda dan berbakti pada NKRI. Jadilah ASN yang berprestasi baik,” terang Barkati.

Hadir pula dalan kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala Kantor Kemenag Kota Samarinda Masdar Amin, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat dan seluruh tamu undangan terkait lainnya. (kmf5)

Penulis: Afdani --Editor: Doni


Share on:

SAMARINDA. Kelurahan Karang Asam menggelar Pelatihan Pengurusan Jenazah (Fardu Kifayah) untuk warga sekitarnya dengan dihadiri Wakil Walikota Samarinda M. Barkati ini dilaksanakan di Majelis Ta’lim Raudhatul Akhyar pimpinan guru KH Ahmad Riduan, Kamis (19/09).

“Saya sangat bangga ada kegiatan seperti ini. Karena untuk pelatihan pengurusan jenazah (fardhu kifayah, red) itu acara paling langka. Saya ingat dulu untuk mengurus jenazah sulit mencari orang yang bisa, perlu lari ke kampung orang dan sangat merepotkan,” ujar Wawali dalam sambutannya. 

Selain mengapresiasi, Barkati juga berharap agar pelatihan ini bisa dilaksanakan di setiap kelurahan se-Samarinda. 

“Kalau perlu dibikinkan satu yayasan yang khusus menangani pelaksanaan Kepengurusan jenazah agar warga Samarinda yang ditempatnya tidak ada yang bisa mengurus jenazah bisa langsung menghubungi yayasan tersebut,” harapnya. (kmf15) 







Penulis: Thohir --Editor: Doni
Siaran Pers No.682/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 19 September 2019


Share on:

TENGGARONG. Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengikuti rangkaian prosesi puncak Erau Adat Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, di Museum Keraton Kutai Kartanegara, Minggu (15/9).

Jaang yang menghadiri puncak Erau seusai pagi harinya melepas Fun Walk BPJS Ketenagakerjaan di GOR Segiri Samarinda, mengikuti prosesi adat dari awal hingga akhir, mulai prosesi mengulur naga hingga belimbur.

Menghadiri puncak adat Erau ini, tentunya sudah harus siap basah-basahan. Begitu pula dengan Jaang yang mengenakan baju nuansa Sarung Samarinda.

Saat mengikuti prosesi adat belimbur yang dilakukan oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Pangeran Aji Muhammad Arifin, Jaang pun harus rela untuk disiram air tuli atau air suci yang dibawa dari Kutai Lama oleh Sultan, menandai dimulainya adat belimbur atau bersiram-siraman untuk mensucikan diri.

"Tidak boleh marah. Ini adat yang harus dilestarikan dan dibudayakan. Tentunya juga seperti diharapkan adat ini tetap dipelihara dengan adab. Jangan sampai dikotori dengan hal-hal yang negatif. Jangan sampai ada menyiram dengan air kotor. Apalagi, tamu yang datang bukan hanya dari Kaltim, turis asing, raja-raja nusantara juga hadir, termasuk dari pulau Bali ada tadi," ucap Jaang.

Tampak hadir Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda Kukar Sunggono, Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim Dadek, Dandim Balikpapan Kolonel Inf Muhammad Eliyas, Kasi Pers Korem 091 ASN Letkol Inf Windarto dan Forkopimda Kukar, tokoh masyarakat dan agama se Kukar, Raja dan Sultan se Nusantara.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni
Siaran Pers No.670/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 16 September 2019
Share on:


SAMARINDA. Puncak Erau Adat Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Minggu (15/9) juga tak terlepas dengan keterlibatan Kota Samarinda yang dulunya merupakan wilayah kerajaan Kutai.

Pelaksanaan puncak adat Erau yang terpusat di Keraton (museum) berada di Tenggarong, kemudian Samarinda Seberang untuk prosesi Naga Bekenyawa (Naga Beristirahat) dan terakhir di Kutai Lama sebagai cikal bakal kerajaan Kutai.

Petinggi Pemkot Samarinda pun terlibat dengan Erau Adat Keraton ini. Wakil Walikota Samarinda M Barkati pada acara adat pembukaan, Minggu (8/9). Walikota Samarinda Syaharie Jaang pada puncaknya di Keraton, mulai Ngulur Naga hingga Belimbur bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Pangeran Aji Muhammad Arifin dan Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. Sedangkan Naga Bekenyawa oleh Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin yang berlangsung di Dermaga Aji Muhammad Parikesit, Kecamatan Samarinda Seberang.

Naga Bekenyawa sendiri adalah prosesi dimana rombongan Pembawa Naga yang dipimpin Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara, Adji Pangeran Harjo Adi Kesuma beristirahat di Samarinda Seberang, sebelum melanjutkan prosesi Mengulur Naga yang akan dilaksanakan di Kutai Lama.

Kedatangan Putra Mahkota yang menaiki speedboat ini disambut hangat masyarakat setempat. Beralaskan Karpet Kuning khas Kesultanan, pangeran pun diarak menuju panggung. Suguhan tari Paduppa dari gadis-gadis Bugis pun turut memeriahkan.

Sugeng Chairuddin yang mewakili Walikota mengapresiasi acara rutin tahunan. 

"Melalui kesenian dan kebudayaan kita dapat menelusuri sejarah yang menjadikan ciri kita sebagai suatu bangsa yang memiliki beragam adat istiadat," ujarnya. 

Dalam perkembangannya, budaya dan seni berkembang sampai ke daerah yang jauh dari tempat dimana dia berasal, seperti halnya budaya Ngulur Naga yang akan dilaksanakan di Kutai Lama dan Naga Bekenyawa sebagai tempat persinggahannya.

Ia berharap melalui Upacara adat ini akan selalu terjalin persaudaraan antara Kesultanan Kutai Kartanegara dan pemerintah, serta seluruh masyarakat.

Sebelum Putra Mahkota melanjutkan perjalanan ke Kutai Lama, acara dilanjutkan dengan prosesi Tepong Tawar terhadap Putra Mahkota dan kerabat Kusultanan Kutai. (kmf15)

Penulis: Thohir --Editor: Doni

Siaran Pers No.671/KM/KOMINFO/IX/2019
Tanggal 16 September 2019
Tentang :



Share on:

HABAR SAMARINDA: Berikut status (postingan) media sosial bapak Elansyah Jamhari, Kabid Kesenian dan Kebudayaan, dinas Kebudayaan kota Samarinda:
Budaya dihati kami, Ibu Susi Yanti mencontohkan salah satu salam budaya yang sudah memasyarakat di Direktorat Jenderal kebudayaan dengan meletakkan tangan kanan pada kiri dada.

Pada kesempatan ini Walikota Samarinda Bapak Syaharie Jaang menerima tim dari rektorat Jenderal kebudayaan dan menyambut baik rencana kegiatan pekan seni Nasional Indonesia yang akan dilaksanakan di kota Samarinda 
Kegiatan ini tidak main-main karena 3 kegiatan besar nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian yang kesemuanya dilaksanakan di kota Samarinda. 


Walikota Samarinda mendukung penuh kegiatan ini karena walau bagaimanapun juga kebudayaan adalah satu sisi yang memang harus selalu diperjuangkan agar generasi kita mempunyai karakter sopan santun, tata krama karena hal ini sudah terkikis oleh keberadaan zaman yang sekarang ini.
Kemudian beliau menambahkan bahwa suatu saat budaya lah yang akan menopang perekonomian Kota Samarinda kala sumber daya alam terkikis Kita habis. 
Pada pertemuan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas kominfo Kota Samarinda Kepala Dinas Kebudayaan Kota Samarinda asisten 1 Kota Samarinda Bpk Tejo Sutarnoto dan para pejabat di lingkungan Dinas Kebudayaan Kota Samarinda ibu Susiyati didampingi 3 orang diantaranya adalah Bapak Darmansyah dari direktur jenderal kesenian kemudian Pak Bambang asrini sebagai kurator dan Bapak Aidil Usman sebagai co-kurator.
Salam Budaya.
Share on:
  • ← Previous post
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Advertorial
  • Agama
  • astrologers
  • astrology
  • Balikpapan
  • Banjar
  • Banjir
  • Bencana
  • blood sugar
  • blood sugar control
  • body weight
  • Budaya
  • business
  • Catatan Ismunandar
  • chronic conditions and diseases
  • Covi-19
  • diabetes
  • diet and nutrition
  • donations
  • DPRD Kaltim
  • Ekonomi
  • entertainment
  • exercise
  • exercise equipment
  • fitness
  • food and drink
  • government
  • Headline
  • health
  • health & fitness
  • health & fitness
  • health advice
  • health and exercise
  • health and healthcare economics
  • health benefits
  • health insurance
  • health risks
  • health tips
  • healthcare and medicine
  • healthcare industry
  • heart diseases
  • Hedline
  • Hiburan
  • Hikmah
  • horoscopes
  • Hukum
  • illness
  • incident
  • insurance
  • Internasional
  • Iptek
  • jobs and careers
  • Kalteng
  • Kaltim
  • Kasus
  • Keamanan
  • Kependudukan
  • Kesehatan
  • Kominfo
  • Komunitas
  • Kota
  • Kriminal
  • Kukar
  • Kuliner
  • Kursus
  • Kutim
  • lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • local news
  • Mahulu
  • medical conditions and diseases
  • medicine and healthcare
  • Medsos
  • metabolism
  • Motivasi
  • Nasional
  • news
  • Nusantara
  • Olah Raga
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas
  • Paser
  • Pejabat
  • Pembamgunan
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pemkot
  • Pendidikan
  • Perpustakaan
  • PKK
  • politics
  • politics and government
  • Politik
  • PPU
  • Prestasi
  • public health
  • Ramadhan
  • running and fitness
  • sagittarius
  • Samarinda
  • Sastra
  • Sejarah
  • Sosiail
  • Sosial
  • spirituality
  • sports
  • sports injuries
  • Tokoh
  • Video
  • Wanita
  • working out
latest posts
latest comments
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Media Ibukota

Aneka Informasi penting nasional dan dunia.

  • Home